Showing posts with label Hyundai. Show all posts
Showing posts with label Hyundai. Show all posts

25 August 2009

Hyundai Luncurkan Tucson ix

Di tanah kelahirannya, Selasa (25/8), Hyundai Motor Company resmi meluncurkan produk terbaru all-new Tucson ix. Kehadiran compact sport utility vehicle (SUV) ini diharapkan bisa memperkuat penetrasi di pasar mobil domestik.

Mobil ini dilengkapi mesin berkapasitas 2.000cc, baik untuk tipe bensin, maupun diesel. Sistem transmisi enam tingkat percepatan otomatis dengan spesifikasi gas emisi euro-5. Konsumsi bahan bakar, untuk diesel yang bertenaga 184 dk bisa menempuh 15,4 km untuk satu liter. Sementara itu, mesin bensin yang mampu menghasilkan tenaga 166 dk, untuk satu liter bisa melesat sejauh 11,7 km.

Untuk varian bensin, yang ditawarkan ke pasar, hanyalah yang bersistem penggerak roda depan. Sementara itu, untuk varian diesel terdapat pilihan tambahan all wheel drive.

Berbagai fitur keamanan tertanam di balik kemudi. Di antaranya vehicle dynamic control, downhill brake control and hill-start assist control, emergency stop signal, dan safety rear-view mirror.

Khusus pasar domestik Korsel, Tucson ix diproduksi di pabrik Ulsan. Targetnya sebanyak 16.000 unit hingga akhir tahun ini, dan 40.000 unit pada 2010.

Untuk pasar Eropa, mobil ini akan dikeluarkan dalam label ix35 yang baru diluncurkan awal tahun depan. Khusus produk Eropa ini akan diumumkan pada awal September dalam ajang Frankfurt Motor Show mendatang.

Untuk mesin diesel, Tucsan ix dilego dengan rentang harga 21 juta won (sekitar Rp 161,7 juta)-27 juta won (Rp 218,4 juta) per unit. Adapun model mesin bensin ditawarkan dengan harga 19 juta won (Rp 153,6 juta)-24 juta won (Rp 194,1 juta).

22 August 2009

Hyundai-KIA Menyodok 4 Besar Dunia

Pabrikan otomotif terbesar dari Korea Selatan Hyundai-KIA berhasil menyodok ke peringkat empat dalam penjualan global terbanyak pada semester pertama 2009. Bahkan, secara mengejutkan, mereka telah menyingkirkan hegemoni salah satu prinsipal otomotif terbesar di Amerika Serikat, Ford, yang selama ini bercokol di posisi itu.

Hadirnya krisis keuangan global bukan hanya berdampak pada penurunan pasar otomotif dunia, tetapi juga pada komposisi. Hal itu juga dialami Hyundai-KIA yang naik satu peringkat dari tahun sebelumnya. Selama ini, produsen mobil dari Negeri Ginseng mengandalkan AS sebagai pasar terbesarnya di seluruh dunia.

Mengutip Reuters, dari angka yang dikeluarkan Automotive News Data Centre (ANDC), Hyundai-KIA berhasil menjual 2.153.000 mobil atau 0,37 persen lebih tinggi dari produsen mobil Negeri Paman Sam yang digesernya dengan total penjualan 2.145.000 unit. Lonjakan yang dialami Hyundai-KIA mencapai sekitar 30 persen.

Padahal, dalam semester pertama tahun ini, kesepuluh besar produsen otomotif dunia ini mengalami keterpurukan rata-rata dua digit persen. Cuma produsen asal Jerman, Volkswagen, yang berhasil menahan kejatuhan pasar hanya satu digit, yakni turun 5,1 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu.

Masih menyisir data ANDC, di posisi pertama masih dipegang Toyota dengan penjualan terbanyak 3.564.105 unit. Sekalipun begitu, dari jumlah tersebut, penjualan mereka justru mengalami penurunan sebesar 26 persen dari semester pertama 2008 yang tercatat 4.815.442 unit. Di posisi kedua, General Motors dengan 3.552.722 unit (-21,8 persen), Volkswagen 3.100.300 (-5,1 persen), Hyundai-KIA 2.153.000, Ford 2.145.000 (-30,6 persen).

Bahkan, produsen asal Jepang lainnya, Honda, hanya mampu menempati posisi ketujuh sebanyak 1.586.000 unit di bawah PSA Peugeot-Citroen 1.586.900 unit. Salah satu yang menarik adalah aliansi Nissan dan Renault melaporkan total unit jualannya secara terpisah. Namun, jika mereka bergabung seperti dua produsen dari Korea Selatan dan Perancis, maka posisi keempat dunia akan diperolehnya.

Data Penjualan Otomotif Dunia-Semester Pertama 2009
PabrikanSemester I/2009S I/2008 % change
1. Toyota3.564.105

4.815.442

-26,0
2. General Motors3.552.722 4.541.125 -21,8
3. Volkswagen3.100.300 3.265.200-5,1
4. Hyundai-Kia2.153.000
5. Ford 2.145.0003.093.000 -30,6
6. PSA Peugeot-Citroen1.586.900 1.844.700-14,0
7. Honda1.586.0002.022.000-21,6
8. Nissan1.545.9762.013.611 -23,2
9. Suzuki1.152.0001.283.000-10,2
10. Renault1.106.9891.326.164-16,5

08 August 2009

Senjata Andalan Hyundai i20: Mesin Diesel Turbo Common Rail

Hyundai Getz “games over”, muncul i20 sebagai pengganti dengan penampilan makin menantang. Bagi PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), i20 adalah produk keduanya yang dipasarkan di Indonesia dengan pembuka “i” setelah i10 yang diluncurkan Maret lalu.

Hyundai i20 masih berada dalam kelompok mobil kota (city car). Dengan dimensi dan mesin yang digunakan plus harga, mobil kecil ini dibagi lagi dalam segmen “medium city car”. Segmen ini terbesar pangsa pasarnya sekaligus paling “beringas” arenanya.

Pemain yang sudah malang melintang di segmen ini adalah Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki SX4 dan Swift, Nissan Livina dan X-Gear 1,5 liter, Daihatsu Sirion, Chevrolet Aveo, KIA Pride, Mazda2, Proton Gen2 dan Neo, Subaru R1 dan R2, serta VW Polo. Juga ada saudara i20 sendiri, yaitu Avega.

Mesin diesel. Strategi yang dilakukan PT HMI untuk mendukung penjualan i20 cukup menarik. Varian produk yang ditawarkan tidak didasarkan pada fitur atau transmisi. Kali ini, Hyundai menawarkan dua pilihan mesin kepada konsumen mobil kota Indonesia, bensin, dan diesel. Keduanya sama-sama berkapasitas 1,4 liter. Di beberapa negara, selain kedua mesin di atas, juga ditawarkan i20 dengan mesin bensin 1,2 liter dan 1,6 liter.

Dengan ini, i20 dapat dinilai melakukan terobosan di segmen atau kelasnya karena satu-satunya mobil kota yang menawarkan mesin diesel. Kemudian, bagi mereka yang ingin biaya operasional ekonomis, i20 diesel layak jadi pertimbangan, mempertimbangkan tingkat kemacetan lalu lintas kota besar, utamanya Jakarta.

Mesin diesel yang diusung i20 adalah versi mutakhir, yaitu common rail, Hyundai menyebutnya CRDi, 4 silinder, 16 katup. Mesin ini juga dilengkapi dengan senjata pamungkas diesel, yaitu turbocharger.

Kemampuan menghasilkan tenaga tidak jauh beda dengan versi bensin. Jika mesin bensin menghasilkan tenaga 100 PS @6.300 rpm, diesel 90 PS @4.000 rpm. Namun, keunggulan yang tidak bisa disamai oleh mesin bensin dan dipastikan “pas” buat kondisi lalu lintas macet adalah karakteristik torsi maksimumnya, 22,5 kg-m @1.750–2.750 rpm (flat). Bandingkan dengan versi bensin: 13,9 kg-m @4.200 rpm.

Klaim tenaga tersebut berdasarkan hasil tes Hyundai Korea (khususnya diesel) dengan menggunakan bahan bakar diesel yang memiliki kualitas lebih baik. Hal itu antara lain kadar sulfur yang rendah dan nilai “cetan” yang lebih tinggi. Hal yang sama juga berlaku untuk mesin dengan oktan yang lebih tinggi, tentunya atau biasanya paling rendah 92 untuk mesin dengan perbandingan kompresi di atas 10:1.

Solar biasa. Inilah yang membuat Jongkie D Sugiarto, Presdir HMI, lebih banyak membahas versi diesel saat memperkenalkan produk terbarunya. Dijelaskan, sebelum dipasarkan, mesin diesel tersebut ini sudah dicoba dengan solar biasa Indonesia.

“Tidak perlu Pertadex karena memang sulit mendapatkannya. Prinsipal kita membolehkan menggunakan solar biasa. Sama dengan merek lain yang juga sudah menggunakan teknologi yang sama,” ujar Jongkie.

Saat Kompas.com coba mengamati suara dan getaran dari mesin diesel Hyundai ini, itu sungguh sangat menarik; halus sekali dan tidak berbeda jauh dibandingkan dengan versi bensin. Namun, akselerasi belum bisa diuji. Akan tetapi, bila melihat torsi yang diperoleh pada putaran rendah dan flat, dipastikan, untuk 0–100 km/jam, diesel jago!

Penampilan. Penampilan i20 cukup dinamis, terutama grill bumper bawah berukuran besar dengan bentuk trapesium. Ciri khas lainnya adalah garis "lipatan" samping yang melintang dari fender depan sampai ke lampu belakang.

Transmisi. Untuk transmisi, ditawarkan dua pilihan manual (5 kecepatan) dan otomatik (4 kecepatan). Khusus untuk diesel, hanya menggunakan transmisi manual dengan harga Rp 177,5 juta (off the road). Dengan tambahan pajak, berarti harga on the road hampir menyentuh Rp 200 juta.

Perlengkapan lainnya adalah audio dengan interface yang sudah disiapkan untuk iPod. Pada versi yang dipasarkan di Indonesia, audio tampil dengan warna metalik. Adapun jok dan sandarannya bermotif dengan warna gelap. Untuk door trim dan dasbor tampil dengan dua warna.

Varian i20 terdiri dari standar, yaitu GL transmisi otomatik dan manual. Varian yang lebih lengkap adalah SG dengan pilihan transmisi manual dan otomatik. Hyundai menyebutnya i20 untuk mereka yang berorientasi keluarga. Versi ini dilengkapi dengan sunroof, lampu kabut, dan setir dengan tombol-tombol untuk mengontrol audio.

Untuk roda, varian GL pakai 175-70R14, sementara SG menggunakan ukuran 180-60R15.

Spesifikasi
Dimensi (mm)

Bensin
Diesel
Panjang
3.940
Lebar
1.710
Tinggi
1.490
Jarak sumbu roda
2.525
MESIN
Tipe
Bensin, CVVT

Turbo Diesel Common Rail

Kapasitas (cc)
1.396
1.396
Diameter x langkah (mm)
77 x 74,99
75 x 79
Perbandingan kompresi
10,5 : 1
17,0 : 1
Tenaga maks. PS @rpm
100 @5.500
90 @4.000

Torsi maks. kg-m @rpm

13,4 @4.200
22,5 @1,750-2.750
Kapasitas tangki bensin
45 liter

06 July 2009

Hyundai i20 Meluncur Juli Ini

Waspadalah Honda Jazz, Toyota Yaris, dan Suzuki Swift karena bakal datang pesaing dari Korea Selatan yang bisa "mengganggu" penjualan. Tamu baru itu adalah Hyundai i20 yang akan diluncurkan oleh PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) bulan ini juga.

Jongkie D Sugiharto, selaku President Director HMI, mengatakan, ajang pameran otomotif tahunan, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009 dipilih sebagai venue yang tepat untuk memperkenalkan produk terbarunya ini. "i20 merupakan produk terbaru yang akan diluncurkan Hyundai dalam waktu dekat ini, di pameran," ungkapnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (6/7).

Meski masih dikuasai Jazz, sebagai market leader di kelas sedan hatchback, hadirnya i20 akan memperuncing persaingan. Wajar jika "para pemain lama" perlu berhati-hati dengan kemunculan kendaraan dari negeri ginseng ini.

Dengan sedikit berbisik, Vice President HMI Erwin Djajadiputra membocorkan, i20 mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda dengan produk yang selama ini ada di pasar. Ketika dikulik lebih dalam, Erwin enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Masalah harga, nanti saja. Yang pasti, kalau i10 dtujukan untuk pasar entry level, produk ini setingkat di atasnya. Kami coba menghadirkan produk dengan memikirkan kebutuhan dan apa yang diharapkan masyarakat," tukas dia.

Selain i20, HMI juga akan memajang beberapa produk andalannya di IIMS. Produk tersebut antara lain, Avega Wave, i10 dengan optional baru, dan H1 personal image vehicle (PIV).

07 March 2009

Hyundai Perkenalkan X-over Baru: ix-onic

Perang di segmen x-over makin seru. Hyundai Motor dari Korea Selatan juga meluncurkan konsep x-over terbarunya di Pameran Mobil Jenewa. Mobil tersebut merupakan hasil karya para perancang Hyundai di markasnya di Eropa, yaitu Rüsselsheim, Jerman.

X-over yang diperkenal diberi nama ix-onic—nama yang unik—(menurut Hyundai dibaca: ik-sonik) yaitu SUV kompak 4 x 4 dengan panjang total 4.400 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.650 mm.

Kendaraan menggunakan mesin 1,6 liter, 4 silinder, bensin, injeksi langsung (Gdi) yang dilengkapi dengan turbo dan mampu menghasilkan tenaga 170 PS. Fitur mesin yang ditawarkan ISG (Idle Stop & Go) dan transmisi 6 kecepatan dengan kopling ganda.

Menurut Hyundai, ini merupakan mesin generasi mendatang mereka yang hanya mengeluarkan emisi CO2, 149g/km. Pada pameran ini, Hyundai juga memperagakan i20 dan i30 Blue yang dilengkapi dengan ISG.

27 February 2009

Hyundai i10: Imut-imut, Lincah, dan Irit

Para wartawan, termasuk Kompas mendapat kesempatan mengetes Hyundai i10 sebelum diluncurkan 5 Maret nanti. Tes tidak menggunakan alat ukur, tetapi lebih kepada kesan atau dikenal juga dengan “test by feeling”. Meski begitu, dengan memanfaatkan data yang bisa dicatat, beberapa hasil tes tentu dapat digunakan terutama bagi mereka yang sudah naksir sama ‘i10”.

Hyundai i10, city car yang dikemudikan Kompas menggunakan transmisi manual 5 kecepatan. Menurut panitia, dari 15 unit i10 yang dicoba, hanya dua unit yang menggunakan transmisi otomatis.

Remote Key. Ternyata unit kunci sudah dilengkapi remote control sehingga, untuk membuka pintu, tak perlu lagi menyelipkannya ke lubang kunci di pintu. Begitu juga sebaliknya. Cukup dengan menekan salah satu ikon pada kunci.

Saat pertama masuk ke interior, perhatian tertuju pada warnanya yang cerah. Untuk konsumen Indonesia, dipilihkan two tone: beige hitam. Warna dominan, termasuk jok, adalah beige. Hitam dimanfaatkan sebagai aksentuasi pada bagian tentu, misalnya bagian tengah dasbor, rumah tombol power window, gril AC di bagian tengah dasbor yang juga digunakan untuk audio.

Penampilan jok bagus dan bisa menopang tubuh pengemudi dengan baik. Semua jok, depan dan belakang, dilengkapi dengan head rest atau penahan kepala. Ketika coba menyesuaikan posisi duduk terbaik buat mengemudi, mekanisme pengatur maju mundur jok berada di bawah dan gampang ditemui. Selanjutanya, untuk sandaran, ternyata mekanisme penyetel kemiringan berada di kiri atau sisi dalam samping jok.

Dari perlengkapan utama, hanya kaca spion yang harus dioperasikan secara manual. Pintu ternyata dilengkapi power window, tetapi bukan tipe “one touch”. Artinya, untuk menutup atau membuka habis kaca, tombol harus ditekan terus. Juga ada central lock yang memudahkan pengemudi mengontrol semua pintu.

Setir gampang digerakkan, yang menandakan mobil ini dilengkapi dengan power steeringelectric power steering). Perpindahan gigi berlangsung dengan mulus. Kopling tidak terlalu berat dan mudah dioperasikan. (

Kepadatan Lalu Lintas. Saat berbaur di tengah kemacetan Jakarta di pagi hari, dari Pondok Indah Mall ke tol Kebon Jeruk, dimanfaatkan untuk menguji kegesitan si kecil, imut-imut ini. Kemampuan tersebut mengingatkan Kompas.com saat pertama kali diberi kepercayaan mengetes Hyundai Atos pada tahun 2000. Ternyata, i10 juga seperti pendahulunya itu.

Di jalan tol, kendati masih padat, kami sempat menguji berbagai kemampuan berdasarkan perasaan. Sebagai mobil kecil dengan mesin 1,1 liter, i10 cukup bisa diandalkan. Akselerasi juga oke. Namun, begitu coba menambah kecepatan dari 120 km/jam ke yang lebih tinggi pada gigi 5, mesin terasa mulai kepayahan. Waktu mencapai kecepatan lebih tinggi, akselerasi mulai lambat.

Ketika diparkir di tempat yang sempit, i10 sangat gampang karena dimensinya mungil. Karakter ini yang diandalkan Hyundai agar i10 bisa menjadi mobil kosmopolitan untuk bersaing dengan saudaranya sendiri, Avega, yang berukuran lebih besar.

Meski begitu, dengan tenaga mesin yang terbatas, saat mundur dengan kondisi tempat parkir naik, kemampuan mesin harus diperhatikan. Agar mesin tidak kepayahan atau mati, AC harus dimatikan.

Setelah lepas dari kemacetan, yang dirasakan, kaki kiri yang harus sering menginjak kopling terasa agak pegal. Pasalnya, harus sering pindah gigi (kalau sudah begini, transmisi otomatik memang enak!).

Tes Tanjakan. Wartawan kembali menguji kemampuan lainnya di tol Jakarta-Cikampek- Purwakarta. Cukup menarik, dari Pondok Indah, setelah berputar di Jakarta sampai Cikampek, jarum indikator tangki bensin hanya turun sedikit dari “F”. Padahal, jarak tempuh sudah mencapai 170 km, membuktikan mobil ini irit. Bensin yang baru terpakai belum lima liter karena total kapasitas tangki bensin mobil ini hanya 35 liter.

Rombongan wartawan dibawa menjajal si kecil ini melalui rute luar kota dengan jalan penuh tanjakan dan tinkungan antara Purwakarta dan Subang. Ternyata, i10 bisa mampu melakukan manuver dengan baik, sekalipun permukaan jalan basah.

Pada kecepatan 60 km/jam, putaran mesin 2.800 rpm, gigi 3, mobil i10 enak diajak menanjak dengan isi pengemudi dan penumpang depan. Semua itu berkat torsi maksimum yang diperoleh pada putaran rendah, yaitu 2.800 rpm.

Saat kembali menuju Jakarta dari Bandung melalui Tol Cipularang, Kompas.com mengamati suara yang ditimbulkan oleh ban. Hal itu terasa cukup mengganggu terutama saat meluncur pada kecepatan 100 km/jam. Suara audio kalah atau hilang oleh bising suara dari luar mobil.

Total jarak tempuh tes 453 km. Bensin premium yang masih tersisa pada tangki berkapasitas 35 liter masih ¼ atau sekitar 9 liter. Tepatnya, untuk 453 km membutuhkan 26 liter bensin. Konsumsi bensin rata-rata, 17,4 km/liter. Memang irit! Tidak berbeda jauh dari hasil tes yang dilakukan beberapa media otomotif di India terhadap i10.

Untuk versi transmisi otomotik, saat diamati ketika masih di Lembang, jarum indikator bahan bakarnya ternyata sudah berada di tengah. Kompas.com juga sempat mencoba versi otomatik sebentar. Kesannya sangat oke! sedangkan untuk konsumsi bahan bakar, itu sangat tergantung kepada pengemudinya.

Sebagai referensi, hasil tes yang dilakukan media otomotif di negara asalnya dengan ban 1150/80-R30 sebagai berikut.

Item
Hasil
Akselerasi
0–100 km/jam
15,3 detik
Kecepatan top
km/jam
143
Pengereman
100–0 km/jam
49,8 detik
Konsumsi bahan bakar
Dalam kota
15,4 km/liter
Tol
18,8 km/liter
Catatan dari Kompas : Jangan meninggalkan kunci di dalam mobil ketika mesin hidup. Sekitar 30 detik setelah semua pintu tertutup, door lock bekerja secara otomatis mengunci pintu. Kalau pengemudi ingin keluar dengan kondisi mesin hidup dan pintu ditutup, kaca harus dibuka.

10 February 2009

Hyundai Pusing Tentukan Harga i10

PT Hyundai Indonesia Motor telah memastikan untuk segera meluncurkan andalan terbarunya di segmen city car, yaitu i10. Meski begitu, menurut sumber internal Hyundai, mereka belum memastikan tanggal pasti peluncuran. “Pastinya segera kita luncurkan dalam waktu dekat. Namun, tanggalnya masih ditentukan,” jelas sumber tersebut.

Ditambahkan oleh sumber, masalah yang cukup pelik dihadapi Hyundai Indonesia pada i10 adalah untuk menentukan harga. Pasalnya, mobil ini diimpor dalam bentuk CBU dari pabriknya di India. Karena nilai rupiah terhadap dollar sangat tinggi, maka harganya jadi tinggi dan berat bersaing di pasar Indonesia.

Mobil yang diimpor dalam bentuk CBU dari India menghadapi kendala harga karena dikenakan bea masuk, sedangkan mobil yang berasal dari ASEAN, seperti Thailand atau Malaysia, tidak.

“Sekarang saja harga Kia Picanto manual Rp 128 juta. Apa memang pantas city car harga segitu,” komentar sumber tersebut tentang harga.

Kepastian Hyundai segera meluncurkan i10 juga diawali dengan acara kumpul dengan wartawan yang akan dilangsungkan besok. Menurut sumber lain yang mengetahui tujuan aktivitas tersebut, pertemuan tersebut merupakan teaser kehadiran i10 sebagai pengganti Atoz.

Dari penelusuran Kompas.com, Hyundai Indonesia memasukkan i10 bermesin 1,1 liter dengan transmisi manual dan otomatik. Karena belum memastikan harga, sebagai pembanding, Kia Picanto transmisi manual ditawarkan Rp 126 juta, sedangkan otomatik Rp 136.500.000.

Dengan harga sekitar tersebut, dipastikan Hyundai Indonesia pusing. Pasalnya, harga mobil lain, seperti Daihatsu Xenia bermesin 1,3 liter dengan ukuran lebih besar dan muat penumpang lebih banyak justru Rp 126 juta, apalagi sekarang ini harga bahan bakar lebih murah. Sebuah perjuangan yang mudah, tetapi harus dicoba!

Spesifikasi Hyundai i10

Dimensi dan Berat
Panjang (mm)
3.565
Lebar (mm)
1.595
Tinggi (mm)
1.550
Jarak sumbu roda (mm)
2.380
Berat total (GWV) (kg)
1.385
Jarak terendah (mm)
165
Mesin
Tipe
iRDE, 1.1, SOHC
Jumlah silinder
4
Jumlah katup
12
Kapasitas (cc)
1.086
Pasokan bahan bakar
Injeksi elektronik
Transmisi
Manual: 5 kecepatan,
Otomatik: 4 kecepatan
Tenaga maks. (ps/rpm)
67 @5500
Torsi maks. (kgm/rpm)
10.1 @2800
Suspensi
Depan
McPherson Strut, stabilizer
subrangka batang "I"
Belakang
Per koil
Rem
Depan
Cakram
Belakang
Teromol
Ukuran
155/80 R13
Kapasitas tangki bensin (liter)
35
Setir
Rack & pinion,
power steering listrik

05 July 2008

Alphard From Korea

Kompas mendapat kesempatan menjajal dua produk Hyundai yang bakal dipajang di Indonesia International Motor Show (IIMS), yakni Hyundai H1 dan New Avega. Kedua-duanya merupakan fice lift, tapi siapa sangka sepanjang perjalanan menuju Sentul City, H1 dilirik banyak orang karena bentuknya, terutama dari depan mirip dengan Toyota Alphard.

Hyundai H1 yang kami rasakan ini tipe XG, sedang generasi sebelumnya GLS dan Elegan.Platformnya masih sama dengan dua pendahulunya, hanya yang baru ini dengan 9 penumpang dengan kursi tengah, baik di depan, tengah dan belakang bisa dilipat. kemudian kursi baris tengah dan belakang model sliding.

Yang lain-lainnya di interior hampir sama, kecuali layar monitor bertambah menjadi 5, empat di head rest bangku depan dan baris tengah. satu lagi di atas head unit yang bisa menampilkan GPS, lengkap dengan kecepatan rata-ratanya. hanya suara dengung ban cukup terdengar di telinga, mungkin coba diganti merek lain.

Dari sosok eksterior, PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) selaku ATPM Hyundai di tanah air coba menambahkan body kit, mulai dari bagian depan seperti bumper dan gril, kemudian side skirt dan bumper belakang. Jika dilihat dari depan dengan jarak sedikit jauh, Hyundai H1 ini mirip Alphard.

Selama dalam perjalanan, coba mengamati interiornya. Ada beberapa peranti yang dikontrol dari pengemudi. Seperti lampu kabin tengah, jika penumpangnya lupa mematikan, bisa dimatikan oleh pengemudi. begitu juga AC. Kemudian saaat hendak parkir, usah takut belakang menabrak benda karena dilengkapi dengan sensor kamera.

Kompas.com sempat juga berada didalam kabin sedan Hyundai, New Avega. Meski hanya face lift, tapi tampilannya kian manis lantaran. Seperti gril dan bumper yang menyatu, dipadu dengan lampu kabut. Sementara bagian belakang, desain sayap kecil dengan spoiler bawah dihiasi lampu, jadi tambah keren.

Sementara interior, tak ada pembaruan. Kecuali custter center dibikin motif karbon, namun bukan hitam tapi keperakan. Begitu juga pembuka pintu dalam. Door trim dilapisi kulit hitam yang menyatu dengan kursi.

24 June 2008

Ratusan Hyundai Dukung Piala Eropa 2008

Kejuaraan sepakbola piala Eropa 2008 yang berlangsung di dua negara, Austria dan Swiss, tinggal seminggu lagi. Tepatnya, kick-off mulai 7 Juni hingga 29 Juni. Untuk keperluan mobilitas, panitia membutuhkan sekitar 265 sepedamotor danb 463 unit mobil dari berbagai tipe. Jumlah itu, utamanya untuk mengangkut tim sepakbola, panitia dan undangan VIP.

Selama sebulan berlangsung pesta akbar di lapangan rumput, ke-16 kesebelasan dari Eropa akan diangkut dengan kendaraan Hyundai. Direktur komersil UEFA Philippe Margraff dan Martin Kallen dari Uero 2008 menyambut baik partisipasi Hyundai Eropa. Bahkan Presiden Hyundai Motor Eropa (HME) K.H. Ahn tancap gas untuk mendukung perhelatan empat tahun sekali itu. "Suatu kebanggaan, Hyundai sudah tiga kali menjadi partner untuk kejuaraan sepakbola Eropa. Apalagi kesempatan membawa tamu VIP memberi keuntungan untuk membangun brand dan produk kami," ungkap Ahn.

Hyundai menyertakan 200 lebih unitnya dari berbagai tipe. Rinciannya, delapan unit sedan Sonata, 12 unit Santa Fe, 2 unit Tucson, 70 unit i30CW dan 134 H-1. Sebagian besar produk itu sudah beredar di Indonesia, termasuk yang baru Hyundai H-1. Yang belum, i30CW. Sementara sebagian lagi dari total 463 unit, panitia tidak menyebutkannya.

17 April 2008

Jelang EURO 2008, Hyundai Hadirkan Serangkaian Program Menarik

Sejalan dengan detik-detik hari dilaksanakannya perhelatan akbar UEFA EURO 2008, PT. Hyundai Mobil Indonesia (HMI) pun mengadakan serangkaian program penjualan untuk memanjakan konsumennya. Program bertajuk "Hyundai Euro 2008 Sales Program" ini akan dibagi menjadi dua dan berlangsung dari bulan April hingga Juni 2008.

Pertama, setiap pembelian Hyundai Getz dan Atoz dengan tipe apapun, konsumen akan memperoleh voucher senilai Rp. 1.000.000,- dari Permaisuri Ban. Dengan voucher tersebut, pelanggan dapat menukarkannya sebagai potongan harga untuk setiap pembelanjaan produk-produk Permaisuri Ban minimal seharga Rp. 5 juta.

Sedangkan untuk program kedua, setiap transaksi pembelian Tucson, Santa Fe serta Hyundai Coupe para pembeli berhak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti undian menyakskan secara langsung gelaran Formula 1 di Singapore pada tanggal 26 - 28 September 2008. Selama program ini berlangsung, HMI tetap melekatkan jaminan garansi after sales dengan kondisi terkait masing-masing produk.

Agar aura even Euro 2008 lebih terasa, HMI juga hadir pada exhibition di beberapa pusat perbelanjaan terkemuka di wilayah Jabodetabek dan akan diisi serangkaian program-program menarik untuk memuaskan para pengunjung mal tersebut.