Showing posts with label Volkswagen. Show all posts
Showing posts with label Volkswagen. Show all posts

08 November 2009

VW Golf Mk VI Rp 575 Juta, Apa Hebatnya?

Pertanyaan yang bisa muncul terhadap VW Golf GTI Mk VI atau generasi ke-6 bagi awam adalah harganya. Kok harus dijual seharga Rp 575 juta. Padahal dimensinya sedikit lebih besar dari Honda Jazz (panjang: 3.920, lebar: 1.695, tinggi: 1.52 dan jarak sumbu roda 2.500 mm).

Sementara Golf GTI Mk VI: panjang: 4.213, lebar1.786, tinggi 1.501 dan jarak sumbu roda 2.578 mm. Namun harganya, hampir tiga kali Jazz standar (Rp 196 juta). Harga tersebut juga mendekati Prius dengan dimensi lebih besar.

Itulah kehebatan dan keistimewaan mobil sport kompak ini. Dari segi penampilan, lampu depan, pelek dan ban yang digunakan, sudah memperlihatkan, Golf bukan sembarangan mobil kompak. Mobil ini punya kelas sendiri. Lebih tepatnya, Golf GTI Mk VI menjual teknologi dan “image”.

Mesin
Perbedaan utama lain adalah mesin. Kalau mobil kompak lain, mengandalkan mesin 1,5 liter, Golf 2,0 liter, turbocharger, injeksi langsung bensin, TSI dengan kemampuan hebat. Mesin 2,0 liter mampu menyemburkan tenaga 210 PS @ 5.300-6.200 rpm. Sedangkan torsi masksimum 280 Nm @1.750-5.200 rpm.

Performa tersebut menggambarkan kehebatan mobil ini. Bukan hanya tenaga dan torsinya yang besar. Tetapi, tenaga dan torsi maksimum diperoleh pada rentang lebar. Karakteristik tersebut menggambarkan, mobil ini enak dikebut pada putaran tinggi. Buktinya, klaim VW kecepatan maksimal 238 km/jam.

Sedangkan torsi, selain membuat mobil ini enak diajak santai (1.750 rpm) juga oke dikebut (5.200 rpm). Saat ini belum ada mobil kompak yang menyamai kemampuan Golf tersebut!

Dengan karakteter tersebut, VW mengklaim, hatchback ini mampu melakukan sprint 0-100 km/jam dalam 6,9 detik. Untuk, konsumsi bahan bakar (kombinasi), 13,5 km/liter.

DSG
Teknologi lain dan fitur yang disertakan juga hebat. Mobil yang mengusung tema “Men Drive It, Boy Dream About It” ini dipersenjatai dengan fitur teknologi canggih masih kini yang cukup lengkap.

Untuk memperkuat sosok sportnya, VW melengkapi mobil ini dengan pelek dan ban 18 ninci. Ukuran ban yang digunakan 225/40R18. Sedangkan lampu menggunakan bi-xenon dengan jet washer.

Transmisi tipe DSG atau Direct Shift Gearbox yang juga dikenal dengan Dual Clutch Gearbox, 6-kecepatan dengan fitur tiptronic.

DSG adalah transmisi otomatik inovatif yang banyak digunakan mobil-mobil terkini dan juga menjadi tren di masa yang akan datang. Kehebatan transmisi ini, bisa difungsi seperti transmisi manual.

Fitur Teknologi
Kelengkapan standar mobil ini yang merupakan produk teknologi canggih masa kini adalah adalah DCC atau Adaptive Chassis Control. Dengan teknologi ini, peredaman damper bisa bekerja sendiri-sendiri sesuai dengan kondisi jalan dan situasi mengemudi. Kecepatan kerjanya dalam milidetik. Tingkat peredaman bisa dipilih melalui tombol sentuh: Comfort, Normal dan Sport.

Fitur lain diberi nama Volkswagen dengan XDS, merupakan pengembangan dari EDL (Electronic Differential Lock). Fitur ini berkeja untuk mencegah terjadi slip dan memanfaatkan tekanan hidraulik ESP (Electronic Stabilitation Programme). Tugas lain dari sistem ini, meningkatkan traksi ketika mobil membelok cepat plus mengurangi kencenderungan understeer. Tambahan lain adalah TCS (Traction Control System).

Fitur lain adalah ABS yang dikombinasikan dengan EBD (Electronic Brake Distribution Force), HBA (Hydraulic Brake Force Brake Assist) dan sabuk pengaman pre-tensional untuk jok depan plus 7 airbag. Wajarkan dihargai Rp 575 juta?

02 September 2009

L1, Hibrida Diesel dan Motor Listrik dari VW

Selama ini, mobil hibrida umumnya menggunakan kombinasi motor listrik dan mesin bensin. Namun, Volkswagen dari Jerman tampil beda dengan menawarkan hibrida yang dikawinkan dengan mesin diesel dan motor listrik. Hasilnya, so pasti konsumsi bahan bakar makin irit!

Hebatnya lagi, mesin diesel yang digunakan hanya berkapasitas 800 cc. Teknologi yang diusung adalah turbocharger diesel direct injection (TDI). Kalau sudah begini, harapan yang diinginkan Volkswagen adalah konsumsi bahan bakar superirit dipastikan bisa dicapai. Menurut VW, untuk jarak 100 km, L1 hanya membutuhkan 1,38 liter solar alias 72,5 km/liter.

Wuah ueenak sekali, kantong tak akan jebol kendati jalanan makin macet! Tak kalah menarik, pencemaran atau C02 yang dikeluarkan sangat rendah, hanya 36 g/km.

Semua performa itu diperoleh berkat teknologi yang digunakan, antara lain bodi yang beratnya cuma 124 kg. Itu bisa diperoleh karena dibuat dari plastik yang diperkuat dengan serat karbon atau carbon fibre reinforced plastic (CFRP). Dengan ini pula, berat total L1 hanya 380 kg.

Aspek lain yang mendukung kinerja tersebut adalah hambatan angin atau Cd yang rendah, hanya 0,195! VW mengklaim, mobil ini cocok digunakan sebagai kendaraan sehari-hari dan akan menjadi mobil teririt di dunia. Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, digunakan transmisi 7 kecepatan DSG yang dipasang di roda belakang.

Keunikan lain dari mobil ini adalah proporsinya. Panjang L1 3.813 mm sama dengan VW Fox, tinggi 1.143 mm, mendekati optimalisasi aerodinamika Lamborghini MurciƩlago. Lebarnya hanya 1.200 mm, pas sebagai kendaraan praktis di daerah urban yang makin macet.

Pada kondisi standar, “ECO Mode”, mesin TDI L1 mampu menghasilkan tenaga 20kW atau 27 PS @4.000 rpm. Selanjutnya, pada “Sport Mode”, untuk mencapai kecepatan tertinggi, tenaga mesin naik menjadi 29 kW (39 PS) @4.000 rpm. Torsi maksimumnya cukup besar, yaitu 100 Nm @1.900 rpm.

Fitur lainnya adalah sistem Stop-Start. Mesin akan mati dengan sendiri bila mobil berhenti dan akan hidup kembali jika pedal gas ditekan. Dengan kinerja seperti itu, VW berencana segera memproduksinya. Sayang, waktunya belum dipastikan!

20 August 2009

VW Recall 13.500 Unit Jetta dan Eos

Akibat ada kerusakan teknis pada sistem transmisi kopling ganda, hal itu membuat petaka bagi produsen mobil asal Jerman, Volkswagen (VW). Pasalnya, pabrikan terpaksa menarik (recall) 13.500 unit, terdiri dari dua tipe, yakni Jetta dan Eos yang dipasarkan di Amerika Serikat, untuk diperbaiki.

Recall untuk Jetta meliputi beberapa varian yang diproduksi pada 2009, seperti Jetta Sport, Wagen, Jetta GT, dan Jetta 2010 yang diproduksi terbatas (limited edition); serta Eos tahun produksi September 2008-Agustus 2009.

Pihak VW menyatakan, beberapa kendaraan bisa didiagnosis mengalami gangguan pada sensor temperatur di sistem transmisi yang mengakibatkan menyalanya lampu peringatan pada panel di dasbor. Bahkan, mereka mengaku bahwa kerusakan ini bisa tiba-tiba mengubah posisi gigi transmisi ke netral. Akan tetapi, hal itu memang sangat jarang terjadi.

Sampai saat ini, pihak VW mengklaim bahwa belum ada kecelakaan atau luka korban akibat kerusakan teknis, seperti dikutip Kantor Berita AP. Kedua model mobil di atas akan segera diperiksa, diperbaiki, atau bahkan diganti, jika perlu dengan cuma-cuma.

Nah, bagi Anda pemilik Jetta dan Eos yang diimpor secara utuh atau completely built up (CBU) dari AS, seharusnya segera melapor ke importir umum yang menyalurkan mobil Anda itu agar segera diselesaikan.

05 June 2009

VW Siap Meluncurkan Amarok Pick Up D-Cab

Volkswagen (VW) tertarik untuk bermain di kelas kendaraan komersil. Beberapa hari lalu, salah satu pabrik Jerman ini telah mengumumkan akan memproduksi mobil konsep pikap kabin ganda (pick up D-Cab) yang sudah diperkenalkan tahun lalu. Mereka menamakan D-Cab itu "Amarok" yang diambil dari bahasa penduduk asli Eskimo, Inuit yang artinya serigala (Wolf).

VW sengaja memakai nama Amarok lantaran serigala sebagai raja hutan rimba yang mempunyai sifat berani, kuat dan superior. "Nah, karena karakter itulah namanya kami jadikan nama pick up dan menjadi standar baru di dalam kelasnya," komentar CEO of Volkwagen Commercial Vehicles Stephan Schaller. Kami betul-betul selektif dalam memilih nama, lanjut Stephan agar bisa diterima secara global. "Jadi, kalau melihat tampilan Amarok terpancar sebagai pick up yang kekar, bertenaga dan punya stamina sangat kuat," bangga Stephan.

Dalam mempersiapkan Amarok tidak sebentar. Ide pertama terlontar pada 2005 dari divisi kendaraan komersil VW yang ingin bikin pikap kekar dan bisa untuk off-road bersama keluarga. Trus, pada 2007, situs Worldcarfans menayangkan foto RoAnSa Carspy Photography menampilkan pikap Toyota Hilux dengan menggunakan sasis VW. Tahun berikutnya, foto spyshoot Hans Lehmann berupa pikap kekar yang dirancang oleh Walter De Silva ditayangkan oleh Woldcarfans.

Pertengahan September 2008, divisi kendaraan komersil VW merilis pikap konsepnya yang kekar yang disamar sebagai kendaraan Search and Rescue (SAR). Berbagai media, kala itu menyebutkan kalau 95% dari tampilan pikap konsep itu mendekati dengan versi produksinya.

Untuk mesin, Amarok akan mengusung versi diesel TDI Cammon Rail dan mesin bensin direct injection dengan Flex Fuel (ethanol) khusus untuk pasar di Brasil. Rencananya, mobil light truck itu akan diproduksi di Pacheco, pabrik VW yang terletak di luar Buenos-Aires, Argentina pada 2010. Pasar pertama yang dibidik adalah Amerika Selatan di awal tahun, menyusul Amerika tengah di musim semi diikuti Eropa dan Russia di musim panas pada tahun yang sama. Setelah itu, Amarok diajak ke Australia dan Afrika.

Diperkirakan, kehadiran Amarok di Amerika, walau pabrikan mobil di negeri itu lagi dalam kesulitan, tidak akan bisa menyaingi Ford F-150 dan Chevy Silverado. Tapi, bukan tidak mungkin Amarok menjadi pesaing bagi produk Jepang Toyota Hilux, Nissan Navara dan Mitsubishi Triton.

18 May 2009

VW Indonesia Luncurkan Touran Minggu Depan

PT Garuda Mataram Motor (GMM), ATPM Audi dan VW di Indonesia, mempercepat keputusan meluncurkan Touran di Indonesia. Sebelumnya, pada acara media workshop tentang mesin TSI yang digunakan Touran di Indonesia, pada 14 April lalu, Andrew Nasuri, CEO GMM mengatakan akan meluncurkannya menjelang atau saat Indonesia International Motor Show Juli mendatang. Kenyataannya, hari ini perusahaan itu telah mengirimkan undangan peluncuran Touran yang akan dilakukan pada 28 Mei Minggu depan.

Menurut Andrew Nasuri yang dihubungi langsung KOMPAS.com, Touran yang akan diluncurkan sudah dirakit di Indonesia. Mesin yang digunakan, sama seperti yang telah mereka jelaskan sebelumnya, yaitu TSI 1,4 liter yang dilengkapi dengan kombinasi supercharger dan turbocharger untuk menyedot udara yang akan dipasok ke dalam silinder.

Hasilnya adalah, mesin 1,4 liter yang digunakan Touran mampu menghasilkan tenaga 170 PS @6.000 rpm plus torsi 240 Nm @1.750 – 4.500 rpm. Mesin bensin ini menggunakan sistem injeksi langsung dan diklaim konsumsi bahan bakarnya 13,8 km/liter. Ketika itu juga dijelaskan, Touran dengan mesin TSI, injeksi langsung ini telah dites sampai 50.000 km di Indonesia dengan menggunakan bensin oktan 92 yang tersedia di pasar Indonesia

Kinerja mesin yang hebat namun tetap irit, merupakan daya tarik sendiri dari Touran ini. Begitu juga dengan fungsinya sebagai MPV, kendaraan keluarga dengan tiga deret tempat duduk atau 7 penumpang.

Sebelumnya dijelaskan, dengan mesin 1,4 liter, VW dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan kalau menggunakan mesin di atas 1,5 liter. Meski begitu, ketika ditanyakan berapa harga pasti Touran yang akan dipasarkan ini, Andrew berkilah,”Sedangkan kita perhitungkan. Tunggul minggu depan yang kita umumkan,” jelasnya.

Bagi konsumen Indonesia yang akan membeli MPV 7 penumpang, berarti ada alternatif baru yang sangat menarik. Paling tidak, sebagai pembanding bila berniat atau ancar-ancar MPV asal Jepang, yang juga segera dipasarkan yaitu Honda Freed.

08 January 2009

VW Chico Kupu-Kupu Malam

Pabrik mobil Volkswagen (VW) di Jerman pasti geleng kepala (sebagai kekaguman) jika melihat VW 'Chico' bikinan Kunto Wibisono dan tim bengkel Kupu-Kupu Malam (KKM) dari Yogyakarta ini. Bagaimana tidak. Pihak prinsipal itu pasti tertipu habis kalau basis mobil itu dari VW Beetle 1.200 keluaran 1961, malah bisa dijadikan inspirasi untuk konsep mobil sport VW.

Pemberian nama Chico, "Pemiliknya suka minum Chivas campur Coca-Cola, (jadi) Chico mudah diingat," sebut Kunto Wibisono, komandan bengkel KKM. Tak salah pula bila KKM yang semula diberi julukan Pengrajin Mobil Yogyakarta ini acap melahirkan kreasi ekstrem.

Termasuk pada Chico yang mengangkat beban sebanyak 7 motorize. Gagasan memakai sistem ini yang mesti mengangkat beban berat merupakan poin utama agar target menciptakan inovasi mendapat apresiasi tinggi dari khalayak ramai.

Kunto menerjemahkan isi kepala Rudi, pemilik VW menggunakan motorize sebagai motor penggerak. Rinciannya, untuk tutup bagasi depan (1 unit), dua pintu kiri dan kanan (4 unit), kap bagasi belakang (1 unit) dan bumper depan (1 unit). "Satu unit motor mampu mengangkat beban 60 kg," ujar Kunto.

Untuk motorize 1 gerakan bolak-balik pada tutup bagasi depan menggunakan motor DC Custom dengan batang pendorong besi berdiameter 0,75 inci dan panjang 60 cm, sedang atap pakai besi berdiameter 2 inci panjang 45 cm. "Agar gerakan atap lebih lembut digunakan dua shock custom kiri dan kanan," tukas Kunto.

Keunikkan tampak pada buka tutup pintu yang dibikin dua arah ke atas dan ke samping dengan mengandalkan empat motor merupakan modifikasi dari motor DC 36 volt diubah menjadi 12 volt. Dan merancang motorize di banyak tempat bukanlah hal yang mudah. Ia mengaku butuh waktu 1 bulan untuk menghitung gerakan. Dan untuk menggerakkannya dibutuhkan 3 aki yang 80 ampere dan alternator standar Porsche yang 85 ampere.

Selain bodi, mesin juga 'diobrak-abrik' tidak kepalang tanggung. Jeroan dapur pacu diimplan dengan komponen Porsche 914 karena menurut Kunto basisnya sama dengan VW.

Komponen yang dipakai seperti kruk as dan setang piston berikut piston dari Scat. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan cam CB Performance berdurasi 120 derajat. Trus, total kapasitas ruang bakar menjadi 2.000 cc setelah dilakukan pemasangan silinder Porsche 914 berikut kepala silinder ditambah dengan turbo dari Garret T3.

22 December 2008

VW Jetta Bermesin Diesel yang Bersih

Para penyuka sedan kompak bermesin diesel di Amerika Utara dapat tersenyum lagi. Volkswagen Jetta 2.0 TDI (turbocharged diesel injection) keluaran 2009 akan kembali masuk ke Amerika Utara setelah absen selama dua tahun lebih.

VW Jetta 1.9 TDI pertama kali masuk ke Amerika Utara pada 2006. Sedan ini kemudian menjadi salah satu mobil diesel yang paling populer di kawasan itu. Namun, sayangnya, pada 2007, mobil itu tidak dimasukkan kembali ke Amerika Utara mengingat emisi (gas buang) mesin diesel yang disandangnya tidak dapat memenuhi standar persyaratan ketat emisi yang berlaku di wilayah tersebut.

VW kemudian menyempurnakan mesin dieselnya. Pada pertengahan 2009, VW Jetta 2.0 TDI yang menyandang mesin diesel yang ”bersih” dijadwalkan akan kembali ke Amerika Utara.

Majalah online CanadianDriver mengemukakan bahwa VW Jetta 2.0 TDI bukan hanya memenuhi standar persyaratan ketat yang diberlakukan di Kanada dan 50 negara bagian AS, tetapi juga memiliki performa yang sangat baik.

Efisiensi bahan bakarnya 30 persen lebih baik daripada pendahulunya. Dengan tangki bahan bakar terisi penuh sebanyak 55 liter, di jalan bebas hambatan, VW Jetta 2.0 TDI dapat menempuh perjalanan sejauh 1.100 kilometer atau menghabiskan 1 liter bahan bakar untuk menempuh perjalanan sejauh 20 kilometer.

Perjalanan sejauh itu dilakukan dengan emisi yang ekstra bersih. Secara signifikan, partikel dan NOx pada emisi diturunkan hingga 90 persen. Kombinasi dari emisi yang bersih (ramah lingkungan) dan hemat dalam mengonsumsi bahan bakar menjadikan VW Jetta 2.0 TDI dapat digolongkan sebagai mobil yang "hijau".

Semua itu juga tidak terlepas dari ketersediaan bahan bakar (dalam hal ini solar) dengan kandungan sulfur yang sangat rendah (ultra low) di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) serta penggunaan teknologi commonrail dengan injektor listrik piezo yang bekerja pada tekanan tinggi, sekitar 1.800 bar (1776,5 atmosfer atau 26.000 psi).

Di SPBU Amerika Serikat, bahan bakar solar yang dijual kandungan sulfurnya di bawah 38 ppm. Di Indonesia, bahan bakar solar di SPBU memiliki kandungan sulfur 3.500 ppm, dan khusus Pertamina Dex kandungan sulfurnya 385 ppm.

Mesin diesel berkapasitas 2.0 Liter, 4 silinder segaris, 16 katup (4 katup per silinder), single over-head camshaft (SOHC), yang dilengkapi commonrail dan diperkuat turbocharger itu menghasilkan tenaga maksimum 140 PK dan torsi maksimum 318 Nm.

Tenaga dan torsi mesin itu disalurkan ke roda melalui perseneling manual dengan 6 tingkat kecepatan atau melalui perseneling otomatik dengan 6 tingkat kecepatan, yang dilengkapi tiptronic (memungkinkan pengendara menaikkan atau menurunkan gigi perseneling secara manual tanpa kehadiran pedal kopling) dan menggunakan kopling ganda.

Sebagai mobil yang menyandang mesin diesel, akselerasi VW Jetta 2.0 TDI dari 0 ke 100 kilometer per jam cukup baik, yakni dicapai dalam waktu di bawah 10 detik. Tidak terpaut jauh dengan VW Jetta yang menyandang mesin bensin berkapasitas 2,5 liter dengan tenaga maksimum 150 PK, yang berakselerasi 0-100 kilometer per jam dalam waktu 9,5 detik./*

03 November 2008

iMiEV Melaju Tanpa Deru

Saat berada di belakang setir mobil ini, tak ada yang berbeda dibandingkan dengan mobil konvensional. Perlengkapan kontrol untuk menjalankannya sama saja. Begitu juga bentuknya, yaitu setir, pedal rem dan akslerator (gas), rem tangan, tongkat pemindah gigi tipe “gate” seperti transmisi otomatik versi sekarang, kontak starter dan panel instrumen.


Setelah mengetahui posisi perlengkapan kontrol mobil, agar mobil bisa dijalankan, target berikutnya adalah mencari lokasi “kunci kontak”. Berada di setir, seperti mobil biasa. Pengoperasian cukup dengan memutarnya.

Ketika kunci kontak di- “ON”-kan, layar instrumen menayangkan “O” (nol) pada speedometer. Indikator transmisi dan dan tripmeter pun muncul dalam tayangan digital. Sederhana sekali!. Di bagian tengah dashboard, pada layar monitor muncul peta dengan keterangan dalam huruf kanji. “Masih asli Jepang!”

Tanpa Getaran
Pada mobil dengan mesin konvensional atau motor bakar, saat kunci kontak “ON” atau hendak dijalankan, getaran dan suara mesin adalah pertanda siap jalan! Nah, pada mobil listrik seperti iMiEV ini, tak ada getaran dan deru. Akibatnya, kita belum yakin mobil ini siap dijalankan.

Sebenarnya, iMiEV bukanlah mobil listrik pertama yang saya coba. Pada 1992, saya sudah pernah mencoba listrik VW di Geneve de Mondiale atau Pameran Mobil Jenewa. Waktu itu yang saya rasakan, saat hendak menjalankan mobil, belum yakin siap dijalankan. Pasalnya, tak ada getaran dan deru mesin. Hal yang sama terulang kembali pada iMiEV!

“Ini sudah siap dijalankan,” tanya saya kepada Takayuki Yatabe yang duduk di jok penumpang depan dan merupakan orang yang bertanggung jawab dalam teknologi mobil listrik buatan Mitsubishi ini.


Takayuki yang masih muda itu, menjawab,”Ya. Siap dijalankan! Namun, motor listrik belum bekerja.” Artinya, aki belum menggerahkan energi ke motor listrik. Sedangkan pada mesin bensin atau diesel, dipastikan energi sudah digunakan untuk menghidupkannnya.

Pedal rem saya injak. Rem tangan diturunkan. Posisi tongkat transmisi semua di “P”, segera digeser ke “D”. Saat transmisi saya opeasikan itulah, Takayuki menyuruh saya untuk menginjak pedal rem.
Setelah pedal akselerator di tekan, mobilo bergerak. Tak ada getaran, tak deru mesin yang semakin besar. Suasana senyap. Saya coba menggunakan rem, ternyata bisa beropresi dengan pakem. Mobil bisa diajak meluncur dengan lancar.

Efek “Engine Brake”
Sedikit berbeda adalah huruf-huruf yang tertera paa transmisi. Ternyata sedikit berbeda dibandingkan dengan mobil transmisi otomatik. Pada iMiEV ditulis”P, R, N, D, Eco dan B”. Huruf terakhir ini yang berbeda. Takayuki pun menjelaskan, fungsinya sebagai rem tambahan atau pengaman yang digunakan saat mobil berada di turunan. Sedangkan “Eco” yang juga sudah banyak diaplikasikan pada mobil-mobil sekarang, ditugaskan untuk mengirit energi atau melaju dengan santai.

Namun yang pasti, saat mobil melaju dengan posisi “D”, tenaga terasa cukup besar. Akselerasinya juga responsif, terutama saat start dari diam. Untuk kondisi lain, karena memang tidak bisa dikebut secara maksimal , belum banyak yang diketahui. Pasalnya, setiap wartawan hanya diberi waktu 2 menit mengetesnya di sirkuit supermini.

Ingin mendapatkan pengalaman naik iMiEV sebagai penumpang saja? Cepat-cepatlah datang ke stand Mitsubishi di Arena Pekan Raya Jakarta dalam rangka Indonesia-Japan Expo 2008 yang berlangsung sampai 9 November ini!

25 June 2008

Passat CC, Tampilan Sporty dan Elegan

Volkswagen, sebagai salah satu produsen otomotif besar di Eropa kembali membentangkan sayapnya dengan sebuah produk andalan baru seri sedan 4 pintu, Passat CC di ajang North American International Auto Show di Detroit, AS, yang saat ini tengah berlangsung.

Dengan tampilan interior yang sporty dan kabin yang lapang, Passat CC menjadi coupe yang menawarkan kenyamanan, dan kedinamisan bagi pengendara. Desain lekuk bodi yang mambentuk siluet diadaptasi dari aliran air, disempurnakan dengan atap yang kokoh membentang dengan desain mendatar antara kaca bagian depan, dan belakang. Sementara, pengembangan terbaru terletak pada pemasangan panoramic glass roof yang memungkinkan pengendara menyaksikan pemandangan yang lebih luas.

Produk ini mangedepankan teknologi direct injection engine yang berdaya 118 kW / 160 PS hingga 220 kW / 300 PS. Fitur yang menjadikan Passat begitu unik adalah pengaplikasian new lane hold assist system. Dengan aplikasi ini, jika mobil bergerak ke luar lintasan, maka secara otomatis assistant system akan mengoreksi kendali stir.

Pasar utama dari kendaraan yang dirakit di sebuah fasilitas perakitan Volkswagen yang berada di Jerman, Emden itu, saat ini terkonsentrasi di Amerika Utara, Eropa Barat dan Jepang.

23 April 2008

Volkswagen Indonesia Gelar Pekan Olahraga Khusus Media dan Eksekutif

Dalam rangka menyambut perjalanan api Olimpiade yang akan hadir di Jakarta pada 22 April 2008 nanti, Volkswagen Indonesia menggelar serangkaian kegiatan untuk memeriahkannya. Salah satunya adalah pekan olahraga khusus para media dan eksekutif bertajuk "Volkswagen Mini Olympic - Sport 'Till You Drop", di Gelanggang Olahraga Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/4) lalu.

Menurut Susilo Sudarman, CEO PT. Garuda Mataram Motor, tujuan diadakannya ajang ini agar semangat dan jiwa perhelatan olahraga bergengsi dunia ini dapat menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. "Keterlibatan VW dalam even ini adalah untuk menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap sportivitas, kemampuan dan pencapaian tertinggi dalam masing-masing bidang. Khususnya bidang olahraga, yang sekaligus merefleksikan pembuktian dan kepercayaan dunia terhadap VW akan reputasi, performa dan estetika yang sudah mentradisi serta melegenda," tuturnya lebih lanjut.

Dalam pekan olahraga ini lebih dari 15 media baik dari cetak, televisi dan online turut berpartisipasi memeriahkannya. Adapun cabang olahraga yang diperlombakan antara lain futsal dan 3 on 3 basket. Tidak hanya itu, para siswi dari tingkat SMP dan SMU pun turut ambil bagian dalam kompetisi pemandu sorak (cheerleaders' competition). Dan kemeriahan even ini semakin komplit dengan hadirnya berbagai VW Combi dari klub Volkswagen Van Club.

Untuk menghibur para pengunjung, tersedia interactive games seperti Wining Eleven serta lomba menggambar khusus anak-anak dengan topik lingkungan hijau. Di akhir acara, VW Indonesia memberikan penghargaan berupa "Life Time Achievement" pada 10 olahragawan dan olahragawati tanah air yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Antara lain Chandra Wijaya, Toni Gunawan, Alan Budikusuma, Hendrawan, Taufik Hidayat, Susi Susanti, Lilis Handayani, Nurfitriani Saiman, serta Lisa Rumbewas.

Pada kesempatan itu juga, PT. Garuda Mataram Motor juga memperlihatkan produk terbaru yang beberapa waktu lalu dirilis, yaitu VW Transporter yang diperuntukkan sebagai mobil ambulans. Menurut Susilo "Kami mendapat banyak permintaan akan mobil Ambulans yang berbasis VW Transporter, baik dari rumah sakit maupun dari pihak institusi lainnya. Hal ini membuka kesempatan untuk menggali potensi lebih besar guna meningkatkan volume penjualan VW Comercial Vehicles. Sekaligus untuk meningkatkan brand awareness dan memperkuat eksistensi merek VW di Indonesia," papar Susilo.

VW Ambulans ini hadir dengan tiga tipe yakni, VW Ambulance Premium, Executive serta VVIP dimana masing-masing dibedakan dari peralatan kesehatan yang tersedia di dalamnya. Ketiga tipe tersebut bermesin 1.9 liter TDI dan ditawarkan mulai harga Rp. 450 juta sampai Rp. 980 juta off the road Jakarta.

Akankah Penjualan Volkswagen di Indonesia Dapat Menyamai Cina?

Sepanjang periode Januari - Maret 2008, penjualan Volkswagen group di Cina berhasil membukukan angka sebanyak 268.200 unit dengan perolehan pangsa pasar sebesar 32,5 persen. Jumlah ini dihasilkan dari penjualan di wilayah daratan Cina, Hongkong dan Macao.

Untuk brand VW selama kuartal pertama memperoleh 221.420 unit, sedangkan untuk Audi berhasil meningkatkan penjualan sebesar 25,5 persen menjadi 30.425 unit. Di bulan Maret sendiri, grup mobil asal Jerman ini mampu mencapai 103.200 unit dan hasil ini merupakan yang pertama kali melampaui penjualan di atas 100 ribu unit.

"Kami mengharapkan pertumbuhan penjualan ini tetap terus stabil pada bulan-bulan berikutnya. Hal ini agar pencapaian target sebanyak 1 juta unit mampu tercapai di tahun ini," tutur Winfried Vahland selaku Kepala Bisnis VW di Cina.

Sementara di Indonesia, perolehan penjualan PT. Car & Cars Indonesia (CCI) selaku ATPM VW memang belum dapat menyamai di Negeri Tirai Bambu tersebut. Terbukti pada triwulan pertama 2008, hanya bisa membukukan angka penjualan sebanyak 11 unit. Dan dari jumlah tersebut lebih banyak didominasi oleh varian Golf GTI.

"Cukup diakui penjualan VW di negara Cina memang selalu pada posisi teratas dan jumlah itu dapat dikatakan normal bagi brand kami di sana. Untuk itu kami harapkan dukungan agar penjualan VW di Indonesia akan menjadi sebesar di Cina, yang disertai dengan berbagai strategi yang dilakukan," ungkap Hary Novianto, Marketing Manager CCI.

"Sejatinya kami mengalami kendala pada jalur pendistribusian dari Jerman ke tanah air. Hal inilah yang menghambat diterima pesanan mobil VW hingga ke konsumen. Namun seperti yang pernah kami kemukakan pada setiap pelanggan, karena VW merupakan kendaraan CBU jadi masa inden-nya sekitar 2 - 3 bulan," tuturnya.

Hary menambahkan bahwa sampai sekarang ini Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang berhasil terkumpul sekitar 30 unit dan keseluruhan SPK tersebut akan sampai ke garasi konsumen sekitar bulan Mei 2008. Terkait target penjualan VW tahun ini adalah sebanyak 190 unit.