17 April 2008

Audi Q7 3.0 TDI Diesel, Sophisticated SUV

Isu mobil ramah lingkungan dan efisiensi bahan bakar merupakan topik yang sedang hangat dibicarakan. Kedua hal ini, membuat Audi yakin untuk memperkenalkan mobil diesel di pasar Indonesia. Rabu (19/3) lalu, PT. Garuda Mataram Motor selaku ATPM Audi di Indonesia kembali meluncurkan varian SUV premiumnya bernama Audi Q7, namun kali ini menggunakan mesin diesel.

Dalam sambutannya, Gunadi Sindhuwinata, President Director PT. Indomobil Sukses International Tbk. Mengatakan, "Kami melihat perkembangan ekonomi semakin baik, khususnya pasar otomotif nasional. Kami berharap Audi Q7 sebagai SUV level tertinggi, akan mendapatkan tempat yang baik di pasar otomotif nasional."

Jika dilihat secara kasat mata, desain eksterior maupun interior Audi Q7 diesel memang tidak jauh berbeda dengan versi bensinnya. Sedikit yang membedakan hanya pada velg, sound system dan fitur. Pada Audi Q7 diesel menggunakan velg berukuran 19 inci, Audi Sound System, tanpa menggunakan TV dan telepon dengan teknologi Bluetooth. Sedangkan pada Audi Q7 bermesin bensin menggunakan velg berukuran 20 inci, Bose Sound System, TV dan Audi Telephone.

Pada bagian atap, Q7 diesel dilengkapi dengan open sky system yang merupakan gabungan antara sunroof dan panoramic. Sementara, four-zone climate control memberikan kesejukan keseluruh penumpang baik di baris kedua maupun ketiga. Lainnya, terinstal Adaptive air suspension, yang memiliki 5 mode berbeda yang dapat dipilih melalui Multi Media Interface (MMI) dan selanjutnya secara otomatis akan mengatur karakteristik ataupun ketinggiannya. 5 mode tersebut antara lain Comfort, Automatic, Dynamic, "Off-road" mode dan "Lift" mode.

Berbicara mengenai dapur pacu, kali ini Audi Q7 dibekali dengan mesin 3.0 liter V6 TDI (Tubrocharged Direct Injection), plus Common Rail Fuel Injection sistem generasi ketiga dengan Piezo Injector. Yang menarik disini adalah Piezo Injector yang bertugas sebagai pengganti injektor dengan solenoid valve. Piezo valve mampu melakukan multiple injection untuk sekali pembakaran. Kuntungannya, mesin menjadi lebih responsif namun tetap mengutamakan efisiensi bahan bakar.

Kendaraan yang didatangkan langsung dari Jerman ini memiliki tenaga maksimum sebesar 233 hp pada 4.000 rpm, dan torsi 500 Nm sudah dapat dicapai pada saat putaran mesin 1.750 rpm sampai 2.750 rpm. Penggunaan material vermicular graphite cast iron, membuat bobot mesin Q7 dapat berkurang hingga 15 %, sehingga bobot untuk mesin 3.0 TDI hanya 226 kg. Berkat pengaplikasian Diesel Catalysed Soot Filter, Q7 3.0 TDI sudah memenuhi standar emisi Euro IV. Mesin V6 diesel teringan saat ini dipadukan dengan transmisi tiptronik 6-percepatan, yang memberikan pilihan fully automatic drive style atau manual drive style melalui steering wheel pedal shift.

Audi Q7 3.0 TDI juga ditunjang oleh fitur-fitur keselamatan yang terbilang lengkap yaitu 2 airbags di depan dengan dual stage activation, 2 side airbags pada bagian kursi baris pertama, 2 side airbags pada bagian kursi kedua, 2 side airbags pada bagian kursi ketiga dan 2 curtain airbags yang memanjang dari depan hingga kebelakang. Tak ketinggalan, teraplikasi pula ABS (Anti-lock Brake System), EBD (Electronic Brake-force Distribution), ASR (Anti-Slip Regulation), EDL (Electronic Differential Lock), EBA (Engine Brake Assist), HBA (Hydraulic Brake Assist) dan Hill Decent Assist, Trailer Stabilisation Control plus RSP (Roll Stability Program).

Mengenai bahan bakar, pihak Audi menyarankan agar Audi Q7 3.0 TDI menggunakan bahan bakar solar yang memiliki Cetane Number 51 yang terdapat pada Pertadex, Shell Diesel dan Petronas Diesel. Selain itu, dalam keadaan darurat mobil ini juga bisa minum solar biasa yang dijual oleh Pertamina, namun Anda harus menambahkan zat additive seperti octane booster.

Audi Q7 3.0 TDI masuk ke pasar indonesia dengan harga Rp. 1.525 miliar (On the Road Jakarta), lebih murah sekitar Rp. 400 jutaan dibandingkan dengan versi bensinnya. Secara keseluruhan terdapat 8 warna eksterior yang ditawarkan, namun saat ini yang baru masuk ke Indonesia baru ada 6 warna yaitu putih, biru, emas, hijau metallic, hitam dan silver. Pihaknya menargetkan penjualan Q7 3.0 TDI per tahun sebanyak 24 unit. Mampukah Q7 bersaing dengan kompetitornya? Kita lihat saja score penjualan di akhir tahun ini.


Audi Q7 3.0 TDI Diesel


HargaRp 1.525 milyar
Dimensi (PxLxT)5.086mm x 1.983mm x 1.737mm


Mesin3.0 TDI Quattro
Kapasitas2.967cc
Tenaga Maksimum233hp @ 4.000 rpm
Torsi Maksimum500Nm @ 1.750 rpm - 2.750 rpm
0 – 100 km/jam9,1 detik
Kecepatan maksimum210 km/jam
Ukuran Ban265/50 R19

Jaguar XF, Kendaraan Terbaik Versi Majalah What Car?

Bagi sebuah perusahaan, penghargaan memang menjadi motivasi tersendiri untuk mereka bekerja lebih kreatif dan inovatif. Salah satu produk Jaguar bernama Jaguar XF belum lama ini meraih sebuah penghargaan "Car of the Year" dari sebuah ajang "2008 What Car? Awards" di London. Dalam kategori ini, BMW seri 5 dan Mercedes-Benz CLS harus mengakui keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Jaguar XF.

Steve Fowler, editor majalah What Car? di London mengatakan, "Bagi kami, XF merupakan produk terbaik yang dimiliki Jaguar dibandingkan dengan produk-produk sebelumnya. Dan semakin menyemarakkan persaingan di kelas sedan kelas atas. Sangat adil jika dikatakan bahwa XF merupakan kendaraan yang terbaik yang pernah dibuat oleh Jaguar."

"XF memang memiliki segalanya. Eksterior yang sensasional dan mengombinasikan interior dengan kesenangan sekaligus memanjakan pengendaranya dalam ukuran yang sama. Di atas itu semua, kendaraan ini mampu menarik perhatian agar kita membeli dan memilikinya," ujarnya lagi.

Mike O'Driscoll, Managing Director Jaguar menambahkan, "Kami sebagai pihak Jaguar merasa sangat senang dapat meraih tempat teratas dari penghargaan ini. Apalagi jika melihat majalah "What Car?" sudah menjadi ikon bagi pelanggan di Inggris."

Beliau menambahkan, "Melalui XF, Jaguar ingin melahirkan sebuah generasi terbaru yang sempat dimulai oleh Jaguar XK. Jaguar XF sebuah kendaraan empat pintu yang mampu mengakomodasi lima orang penumpang. Dibalik itu semua, mobil ini memiliki jantung dari sebuah kendaraan sport. Layaknya XK, XF juga memberikan visualisasi pengendaraan yang menggemparkan."

Selain penghargaan di atas, XF juga pernah meraih beberapa penghargaan seperti "Car of the Year" dari harian The Sun, "Limo of the Year" dari majalah Top Gear, "Interior of the Year" dari majalah CAR dan "Design Award" dari majalah Autocar.

Mobil seharga �33,900 (sekitar Rp. 624 juta) ini, dibekali dengan mesin diesel berkapasitas 2.7-liter. Perangkat standar XF dilengkapi dengan berbagai spesifikasi yang inovatif, termasuk all-new JaguarDrive Selector, JaguarSense, proximity-sensing control untuk bagian lampu konsol dan glovebox release. Sebagai perangkat opsional, Jaguar menyediakan sistem speaker keluaran Bowers & Wilkins berdaya 400 Watt yang mampu memberikan performa yang bertenaga.

Toyota All New Corolla Altis V A/T, Munculnya Era Kebangkitan Corolla

Sudah sewajarnya, liburan panjang akhir pekan lalu dimanfaatkan untuk berlibur ke tempat-tempat hiburan di Jakarta. Tapi justru pada kesempatan itu tim kami mengisinya dengan menguji lineup terbaru Toyota, New Corolla Altis 1.8L V A/T berkelir Beige Metallic yang dibanderol dengan harga Rp. 309,5 juta on the road Jakarta.

Saat kunci kontak kami terima dari PT. Toyota Astra Motor (TAM), pertama yang kami lakukan adalah memupus bayang-bayang Camry dari generasi Corolla ke-10 ini. Pasalnya agar dalam pengujian nanti kami tidak mensejajarkannya dengan sedan yang memiliki tingkat lebih tinggi dari Altis. Lalu apakah benar kehadiran New Altis dengan berbagai fitur-fitur terkini menjadikannya satu level dengan sedan premium?

Sepintas aura kemewahan plus keunggulan detail-detail yang revolusioner, langsung terasa saat melihat sisi eksteriornya. Dan memang, aura New Camry beberapa kali muncul kala mencermatinya. Mengakomodir filosofi global design Vibrant Clarity, tampilan New Altis seolah mewakili sosoknya yang dinamis dan sporti. Bodi yang padat dengan lekukan garis berkarakter, mempertegas kesan orisinalitas dari sebuah sedan menengah. Secara keseluruhan dari detail desain ini All New Altis memiliki nilai cofficient of drag yang cukup baik dengan 0,295, dan angka ini sedikit lebih baik dari generasi pendahulunya.

Saat kami mengatur posisi duduk yang paling pas, sambil lalu BeritaATPM.com coba menyapu seluruh isi ruang kabin. Kesan stylish, dan elegan yang bertaburkan kemewahan plus mudah dalam pengoperasian panel-panelnya, memberikan sugesti bagi bahwa New Altis nyaman saat dikendarai. Sayangnya pengaturan kursi secara elektrik hanya terdapat pada jok driver. Meski begitu Toyota mengklaim sistem ini merupakan yang pertama di kelasnya. Tak ketinggalan untuk keselamatan pasif terinstal 5 sabuk pengaman dan juga dual SRS airbag untuk penumpang depan.

Setelah sabuk pengaman terpasang dan posisi spion diatur sesuai jarak pandangnya, mesin langsung kami hidupkan. Performa mesin 1ZZ-FE 4 silinder DOHC 16 valve VVTi berkapasitas 1.8 liter sedikit menyapa ruang kabin. Namun masih dalam batas wajar, terlebih setelah terdengar alunan musik dari audio system yang terdengar syahdu. Selepas dari kantor TAM, mobil segera diarahkan ke jalan bebas hambatan menuju Pondok Indah untuk menjajal akselerasinya.

Ternyata handling dan stabilitasnya saat berpindah jalur dan menyalip mobil di depan cukup baik pada kecepatan 80 - 100 km/jam. Meski begitu kami sedikit mengkoreksi sisi limbungnya, ketika dicermati besar kemungkinan muncul dari sistem suspensinya yang berkarakter medium soft.

Saat BeritaATPM.com mencoba performa, tampaknya akselerasi yang dihasilkan All New Altis tidak jauh berbeda dengan pendahulunya. Menurut data spesifikasi yang kami dapatkan, tipe mesin memang tidak ada perubahan namun keluaran tenaga sedikit lebih kecil. Dan tercatat untuk berakselerasi 0 hingga 100 km/jam, New Altis membutuhkan waktu 10,9 detik. Selain itu, saat memacu kecepatan maksimal, CBU Thailand ini dapat menyentuh 190 km/jam. Sebenarnya masih ada sedikit tenaga yang harusnya dapat dimaksimalkan, hanya mengingat kondisi jalan saat itu kami urung melakukannya. Keselamatan tentunya menjadi hal yang utama. Acungan jempol juga layak dilayangkan untuk grip ban Dunlop yang melekat mantap dengan aspal.

Kinerja pengereman juga tergolong bekerja dengan sempurna. Dengan dukungan ABS, EBD dan BA posisi dan kecepatan kendaraan dapat dikontrol dengan mudah baik saat jalan kering maupun basah.

Puas memacu performa, BeritaATPM.com keluar dari jalan tol dan selanjutnya melakukan pengujian di jalan-jalan umum. Di sini karakter suspensi medium soft sangat berguna dalam meredam guncangan, terlebih melewati jalan ibukota yang belakangan rusak. Selain itu, teraplikasinya sensor lima titik pada bagian depan dan belakangnya cukup memberikan kami jarak aman dengan kendaraan lain dan juga ketika melakukan parkir. Walau hal tersebut mengharuskan kami sedikit berdamai dengan bunyi yang terkadang sering terdengar.

Di akhir pengujian, BeritaATPM.com menyimpulkan, All New Altis layak dijadikan salah satu Best Buy di kelas mid sedan. Hal ini didasari dari basic produk dan kelengkapan fitur yang sesuai dengan harga yang ditawarkan. Belum lagi resale value dan after sales service yang tentunya tak perlu diragukan lagi dari Toyota. Namun akhir kata, pilihan kembali berada di tangan Anda



Toyota All New Corolla Altis V A/T


Harga (OTR) Jakarta
Rp. 309,5 juta
Dimensi (P x L x T)
4.540 x 1.760 x 1.465 mm
Wheelbase
2.600 mm
Radius Putar
5,3 m
Tipe Mesin
1ZZ-FE 4 silinder sejajar, 16-katup DOHC, VVT-i
Kapasitas
1.794 cc
Tenaga Maks.
141 hp @ 6.000 rpm
Torsi Maks.
188 Nm @ 4.200 rpm
Transmisi Manual
Otomatis 4-percepatan
Kapasitas tangki
55 liter
Suspensi Depan
Mac Pherson Strut with coil spring & stabilizer
Suspensi Belakang
Torsion Beam with coil spring & stabilizer
Rem Depan
Cakram Berventilasi ABS+EBD
Rem Belakang
Cakram V A/T
Ukuran Ban
205 / 55 R16

Penjualan Toyota di Segmen Sedan Meningkat Drastis

Sepanjang kuartal pertama 2008, posisi penjualan produk Toyota semakin kokoh di urutan teratas pada pasar otomotif nasional. Selama periode bulan Januari - Maret 2008, Toyota membukukan angka penjualan sebanyak 45.096 unit. Dari jumlah ini, sumbangan terbesar didominasi dari kendaraan di segmen 4x2 non-komersil yang mencatatkan angka penjualan sebesar 37.306 unit dengan penguasaan pangsa pasar 43,1 persen.

Untuk kendaraan segmen ini, angka penjualan tertinggi tetap dipegang oleh Avanza dengan total 16.158 unit, serta Kijang Innova sebanyak 14.033 unit. Tak hanya dari segmen kendaraan 4x2, segmen sedan secara signifikan mengalami peningkatan hingga 308 persen yakni sebesar 3.548 unit dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan jumlah tersebut masih lebih besar dari perolehan pasar segmen sedan secara nasional, yaitu tercatat hanya 177 persen.

Tampilnya dua varian terbaru Toyota yakni New Altis dan Yaris J Grade berhasil mencatatkan hasil positif sejak keduanya hadir di hadapan masyarakat Indonesia. Bahkan di bulan Maret, kontribusi penjualan yang diberikan oleh keduanya adalah 143 persen untuk New Altis dan 52,6 persen dari Yaris.

Sementara untuk total penjualan nasional sepanjang Q1 2008 adalah 135.607 unit, atau meningkat 160,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dilihat dari komposisi tiga besar penjualan pasar otomotif nasional, Toyota tetap diposisi puncak yang disusul oleh Mitsubishi dengan 19.878 unit dan Suzuki 18.706 unit.

"Meskipun masih tetap ada tantangan dalam menghadapi dampak dari kondisi perekonomian global yang kurang pasti, kami berharap pasar otomotif nasional akan tetap stabil, didukung dengan aneka product movement yang akan hadir tahun ini," komentar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor. Selain itu Johnny juga memastikan keikutsertaannya di pameran otomotif nasional, Indonesian International Motor Show (IIMS) pada bulan Juli mendatang. "Kendati seperti tahun-tahun sebelumnya keiikutsertaan Toyota adalah tanpa target penjualan. Melalui even seperti IIMS tersebut kami yakin dapat menyumbangkan gairah baru dalam pasar dan industri otomotif nasional maupun regional," tutup Johnny