07 February 2009

BMW Seri 7 Baru, Rp 2,8 Miliar Saja!

Tidak ada resesi bagi orang berduit. Buktinya, BMW tetap saja meluncurkan Seri 7 paling gres seharga Rp 2,8 miliar (on the road) untuk varian 750Li dan Rp 2,35 miliar untuk 740Li di Indonesia. Juga sudah dipastikan, mobil ini sudah tersedia di dealer resmi BMW di seluruh Indonesia mulai 11 Februari.

Seri 7 adalah “mercusuar”-nya Bayerische Motoren Werke (BMW). Karena itu, seluruh teknologi terbaru dan tercanggih yang dimiliki BMW diaplikasikan pada mobil ini. Begitu juga dengan desain, mutu material, dan penyelesaian akhir; dipilih yang terbaik.

Salah satu contoh teknologi baru adalah brake energy regenerative (BER). Saat ini, teknologi tersebut baru digunakan pada mobil hibrida dan listrik. Adapun versi mekanisnya digunakan pada F1 mulai tahun ini dengan nama KERS (kinertic energy recovery system).

BER adalah teknologi yang mencegah energi terbuang saat mobil direm. Ketika mobil direm, energi kinetik dari mobil diubah menjadi listrik dan disimpan dalam baterai atau aki. Dengan ini pula, meski menggunakan mesin berkapasitas besar, konsumsi bahan bakar relatif jadi lebih irit. Di samping itu, juga makin ramah terhadap lingkungan.

Eksterior
Hanya dengan melihat sosok mobil ini dari luar, teknologi terbaru yang digunakannya langsung terlihat. Teknologi baru tersebut adalah lampu depan dan belakang. Di depan, digunakan sepasang lampu xenon (bi-xenon) dengan fungsi sebagai lampu jauh dan dekat. Keduanya dilengkapi dengan lampu berbentuk korona yang berfungsi sebagai lampu siang. Di sisi luar lampu utama, digunakan delapan lampu LED yang berfungsi sebagai sein.

Di belakang, desain lampu kombinasi berbentuk “L” yang terdiri dari LED. Ketika dihidupkan, lampu membentuk 3-segmen 3-D. Meski sebagian besar tutup lampu belakang merah, untuk sein, ketika hidup warnanya menjadi kuning.

Interior
Saat berada di interior dan semua perlengkapan di aktifkan, muncul kekaguman: mewah, modern, dan eksklusif. Jok dibungkus oleh kulit berkualitas tinggi. Posisi duduk sangat nyaman, mantap, dan empuk.

Posisi duduk sebagai penumpang dan pengemudi juga nyaman. Makin mengasyikkan lagi, bila ingin mengatur jok, baik depan maupun belakang, cukup dengan menggeser tombol-tombol yang ada di samping bawah setiap jok.

Semua jok, bisa digeser maju mundur. Begitu pula kemiringan sandarannya. Hebatnya lagi, posisi setelan bisa disimpan. Dengan demikian, bila sempat diubah, untuk kembali ke posisi semula, cukup menekan satu tombol saja.

Khusus untuk 750Li, bagian interiornya dilengkapi dengan entertainment system profesional dengan tampilan monitor LCD resolusi tinggi berukuran 9,2 inci. Keduanya dipasang di belakang sandaran belakang jok depan. Menu yang ditayangkan bisa diatur melalui tombol “iDrive” belakang yang berada di antara kedua jok belakang.

Sistem infotainment belakang bisa digunakan untuk mengakses seluruh fitur entertainment di dalam mobil, mulai dari televisi, daftar musik, CD/DVD, radio, iPod, kamera digital, hingga Play Station.

Kokpit
Desain kokpit mobil ini canggih, mewah, dan modern. Di bagian tengah dashboard, dipasang layar LCD 10,2 inci untuk menayangkan berbagai informasi dan entertainment. Adapun di bagian tengah, terdapat konsol dengan tombol-tombol tekan dan putar plus tongkat pemindah gigi dengan desain bergaya kontemporer. Bagian ini juga dilapisi dengan panel dari kayu dengan finishing mengilap.

Seri 7 ini menggunakan transmisi otomatis dengan pengoperasian pemindahan gigi yang dilakukan secara elektrik dan kontrol elektronik. Dengan cara ini, pengemudi cukup menggeser tongkat pemindah gigi ke depan atau belakang.

Tombol kontrol lain di samping tongkat pemindah gigi adalah suspensi. Dengan hanya menekan salah satu tombol, "COMFORT", "NORMAL", "SPORT", dan "SPORT+", pengemudi bisa memilih karakteristik suspensi sesuai dengan kondisi saat mengemudikannya. Misalnya, nyaman saat jalan santai di kota (COMFORT) atau agak keras dan keras (SPORT dan SPORT+) untuk memperoleh stabilitas sewaktu membelok pada kecepatan tinggi.

Pada mobil ini tidak lagi ditemukan tuas rem tangan (parkir). Sebagai gantinya, digunakan rem parkir hidro-elektrik yang diaktifkan dengan menekan tombol. Dengan menekan tombol “Auto-Hold”, pengemudi tak perlu lagi menginjak pedal rem saat berhenti di tanjakan.

Panel Hitam
Instrumen menggunakan panel hitam dengan resolusi tinggi. Saat kunci kontak dimatikan, semua instrumen menghitam. Begitu kontak dihidupkan, tampilan instrumen jadi impresif. Pada malam hari, tampilan angka dan indikator berubah dari putih menjadi oranye.

Perubahan perlengkapan yang cukup mencolok dibandingkan Seri 7 versi sebelumnya adalah desain dan cara pengoperasian iDrive. Tombol atau pengontrol iDrive kini ada di depan dan belakang dan bisa dioperasikan secara independen.

Kontrol iDrive dioperasikan dengan menekan tombol ke samping, ke depan dan belakang, dan menekan tombol. Dilengkapi dengan tombol untuk memilih menu yang paling sering digunakan, yaitu CD, radio, telepon, dan navigasi (untuk Indonesia, yang terakhir tidak disertakan).

Juga ada tambahan tombol "MENU", "BACK", dan "OPTION". Tombol "BACK" fungsinya mirip dengan browser internet, memungkinkan penggunaan kembali ke menu semula.

Multimedia
Reproduksi suara audio yang dihasilkan mobil sangat mantap dan berkualitas tinggi, termasuk dari format MP3 dari iPod. Menurut BMW, kualitas suara yang hebat itu diperoleh berkat teknologi DIRAC dengan amplifier 600 Watt plus 16 speaker.

Tambahan komponen entertainment lainnya adalah DVD changer yang bisa menampung 6 keping CD/DVD, dua interface USB untuk audio, televisi, dan peranti pendukung telepon dengan koneksi Bluetooth.

Sistem multimedia pada Seri 7 ini peranti keras dan lunaknya sama dengan komputer masa kini. Untuk menyimpan data, digunakan hard disk berkapasitas 80 GB yang dapat mengakses berbagai data digital dengan efisien dan cepat.

Hard disk ini juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan lagu yang diunduh atau dikopi dari CD/DVD, MP3 player, dan USB stick. Kapasitas memori khusus untuk entertainment 12 GB atau sekitar 200 lagu dengan format CD. Seperti multimedia lainnya, sistem dapat memilih lagu berdasarkan judul, album, dan nama penyanyi.

Masih banyak lagi fitur mewah yang memberikan kenyamanan dan keamanan pengemudi dan penumpang pada Seri 7. Misalnya, integral active steering, park distance control, rear dan side view camera, head-up display, dan mesin twin turbo dengan teknologi piezo injector. Untuk bagian-bagian yang disebut terakhir ini akan dibahas lebih detail dalam rubrik teknologi.

06 February 2009

Honda Segera Rakit Freed Minivan 7 Penumpang di Indonesia

Produk Honda yang sangat menarik dan perlu ditunggu tahun ini kehadirannya oleh konsumen mobil Indonesia—utamanya fans berat Honda—adalah minivan dengan daya muat 7 penumpang. Kendaraan ini segera dirakit dan dipasarkan di Indonesia. Meski PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak mau menyebutkan namanya, diperkirakan minivan tersebut adalah Freed.

Dugaan itu muncul setelah Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy hari ini mengatakan bahwa van 7 penumpang ukuran sedang dan lebih mewah, Odyssey, peluncurannya ditunda.

Ketika Kompas menanyakan apakah van 7 penumpang itu dirakit atau CBU, Jonfis langsung mengatakan,”Dirakit di Indonesia.”

Sebelumnya, dalam acara Warta Citra Adiwahana 2009, ia mengatakan, “Wartawan Indonesia akan mendapat kehormatan, orang pertama yang menyaksikan peluncuran van 7 penumpang terbaru di ASEAN.”

Saat ini, Freed baru dipasarkan di negara asalnya, Jepang, dan diluncurkan akhir Mei tahun lalu. Ketika wartawan coba menggali lebih dalam tentang van yang akan diluncurkan Honda itu, Jonfis berkelit. ”Nanti kami undang lagi,” kilahnya.

Minivan
Di Jepang, Freed dikelompokkan Honda pada minivan. Hal tersebut didasarkan pada dimensinya yang kompak: panjang 4.215 mm, lebar 1.695 mm dan tinggi 1.715 mm. Jarak sumbu roda 2.740 mm. Hanya 325 mm lebih panjang dari All-New Jazz, tetapi lebarnya sama. Mesin yang digunakan juga sama dengan Jazz, yaitu i-VTEC 1.500 dengan transmisi otomatik CVT torque converter.

Makin kuatnya dugaan bahwa Freed akan dirakit dan dipasarkan di Indonesia karena sampai saat ini Honda belum punya pengganti Stream yang telah lama dihentikan produksinya. Di samping itu, dalam survei yang dilakukan oleh ATPM Jepang, kendaraan yang paling disukai konsumen Indonesia adalah yang berkapasitas 7 penumpang dengan tiga deret jok.

Diperkirakan, harga minivan ini berkisar antara Jazz dan All-New City atau sekitar Rp 225 juta. Honda sendiri pusing menentukan harga karena rupiah yang terus merosot. Padahal, meski sudah dirakit di Indonesia, sebagian komponen masih harus diimpor dari Jepang.

Di lain hal, nilai tukar yen yang makin tinggi juga menyebabkan harganya makin mahal. Jadi, dengan merakit Freed di Indonesia, Honda bisa menekan harga karena bebas dari bea masuk dan dan biaya produksi juga lebih murah.

Ceper
Honda menyebut, Freed dikembangkan dengan konsep “Kebebasan untuk menciptakan gaya hidup yang sempurna” (Freedom to create the perfect style). Ciri khas van ini—sama dengan van Honda lainnya—adalah posturnya yang ceper. Menurut Honda, tujuan mereka membuat van seperti ini agar gesit bermanuver di jalanan dalam kota. Tak kalah menarik, pintu belakang menggunakan model geser.

Ruang kabin van ini dinilai Honda cukup lega untuk ditumpangi orang dewasa yang duduk dalam tiga deret jok. Selain sebagai kendaraan keluarga, Honda menilai Freed juga cocok untuk aktivitas lainnya, misalnya buat gaya hidup, transportasi sehari-hari, dan untuk perjalanan jarak jauh.

Wajah minivan ini mirip dengan All-New Jazz yang bersudut tajam. Bagian depan membentuk segi tiga, sedangkan ruang penumpang atau kabin berupa kotak. Menurut Honda, dengan konsep seperti ini, Freed jadi aerodinamis dan tetap menyediakan ruang kabin yang lapang.

Kap mesin dilengkapi dengan gril berukuran besar beraksentuasi krom. Penampilannya makin menarik dengan desain lampu depan bersudut.

Fitur lainnya, suspensi depan menggunakan MacPherson strut dan batang torsi berentuk “H” di belakang. Tujuannya, untuk memperoleh stabilitas dan kenyamanan. Perlengkapan lainnya adalah power steering elektrik. Bukti minivan ini lincah, radius putarnya 5,2 meter. Berminat? Pasti dong!

03 February 2009

All-New Mazda3 dengan Teknologi i-stop

Mazda Motor Corporation hari ini secara resmi mengumumkan akan memperkenalkan All-New Mazda3 (di Jepang dikenal dengan Axela) bulan depan. Perkenalan produk baru yang akan dijadikan sebagai andalan utama Mazda, dilakukan di Geneva International Motor Show 2009 bulan depan.

Fitur baru yang akan dijadikan andalan adalah teknologi i-stop dan mesin bensin injeksi langsung. Khusus untuk mesin ini, meski produsen lain juga sudah banyak menggunakannya, Mazda memberi nama sendiri, yaitu DISI (Direct Injection Spark Ignition).

Lantas, teknologi i-stop adalah sistem start-stop dan sebelumnya disebut Mazda dengan SISS (Smart Idle Stop System). Sistem mematikan mesin secara otomatis ketika mobil stop dan menghidupkannya kembali begitu pedal gas ditekan. Dengan cara ini, selain mengirit konsumsi bahan bakar, emisi gas buang bisa dikurangi.

Buat Eropa
All-New Mazda3 yang akan membuat debutnya di Jenewa bula depan ditargetkan untuk konsumen Eropa. Karena itu pula, regulasi emisi buat mobil ini adalah Euro5.

Selain Mazda3 standar, juga diperkenalkan Mazda3 MPS atau Mazdaspewed Axela. Versi ini merupakan ujung tombak dari semua produk Mazda karena merupakan versi sport dari Mazda3.

Mazda3 yang akan diperkenalkan ini tampil dengan format hatchback. Teknologi i-stop akan dijadikan sebagai salah satu unjung tombak dan nantinya akan digunakan pada produk-produk Mazda yang dipasarkan pada 2009. Menurut Mazda, generasi pertama Mazda3 sudah terjual 2 juta unit di seluruh dunia.

Dijelaskan pula, kombinasi mesin MZR 2.0 DISI dengan i-stop membuat konsumsi bahan bakar All-New Mazda3 lebih irit 12 persen (di jalanan dalam kota) dibandingkan versi Mazda3 sekarang ini. Mesin, 2,0 liter DISI i untuk 2009 hanya dipasarkan di Eropa, sedangkan Mazda3 MP menggunakan mesin MZR 2,3 DISI Turbo.

Kendati Mazda tidak mencantumkan kemampuan mesin Mazda3 Sport ini, situs khusus mobil Jepang menyatakan, tenaganya mencapai 256 PS. Seperti produk Mazda sebelumnya, Mazda3 tetap menggunakan penggerak roda depan.

02 February 2009

Ferrari Bikin SUV Tercepat Seharga Rp 3,7 Miliar

Rumor Ferrari membuat SUV tak kunjung padam. Di lain hal, juga tidak ada bantahan resmi dari produsen mobil sport terkemuka Italia itu. Hebatnya, sejak 2007 telah muncul beberapa rendering para artis dari berbagai media, baik cetak, maupun on-line tentang SUV Ferrari tersebut.

Kini muncul lagi rendering versi terakhir SUV Ferrari yang dimuat oleh terra.com.mx dan myautomovil.com, keduanya dari Meksiko. Lantas juga dikutip oleh worldcarfans.com.

Rumor terakhir ini dilansir berkenaan dengan aliansi Fiat—perusahaan induk Ferrari—dengan Chrysler, apalagi bos Chrysler, Bob Nardelli, Jumat lalu sudah menyatakan keputusan untuk melakukan aliansi strategis yang disampaikan kepada karyawannya dan publik.

SUV Ferrari tersebut pun dikaitkan dengan salah satu produk Chrysler, yaitu Jeep, yang sudah dikenal reputasi dan andal sebagai kendaraan off-road di dunia. Di antara produk Chrysler, saat ini hanya Jeep yang memberikan kontribusi positif.

Premium SUV
Spekulasi kehadiran SUV disandingkan dengan kesuksesan produsen premium Eropa yang membuat SUV, yaitu Porsche dengan Cayenne, Mercedes-Benz dengan ML, dan BMW yang telah membuat X Series, yang terdiri dari X5, X3, X6, dan X1.

Isu lama kembali diembuskan, SUV tersebut akan melakukan debutnya di Geneve Motor Show tahun depan. Bentuknya mirip tourer atau kendaraan lima pintu dengan bagian belakang lebih tinggi. Sistem pemindah dayanya, 4WD (four wheel drive) atau 4x4 .

Nama yang diberikan tetap Ferrari FS599 Fuoristrada dan dibuat dengan mengunakan bodi dari alminium dan komposit serat karbon. Tujuannya untuk mengurangi bobot.

Untuk mesin, diperkirakan ada dua pilihan, yaitu V8 yang digunakan pada Ferrari California dan V12, 599GTB. Masing-masing mesin menghasilkan tenaga di atas 400 dan 600 PS. Ditambahkan, Ferrari tidak membuat SUV dengan kemampuan rata-rata. Kehebatannya, ia paling bertenaga dan tercepat di dunia untuk jenis kendaraan yang sama.

Ditargetkan, kendaraan berbobot 2,2 ton ini harus mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 5 detik. Velg dan ban yang digunakan 22 inci, sama dengan mobil sport jalan raya. Kecepatan tertinggi 300 km/jam. Harga yang ditawarkan pun tak main-main, 250.000 euro atau dengan kurs saat ini sama dengan Rp 3,7 miliar lebih.