08 January 2010

Juke, Crossover Terbaru dari Nissan

Nissan Motor Eropa (NME) akhirnya memberi nama pada crossover terbaru mereka untuk pasar Benua Eropa. Namanya, Juke dan akan dipamerkan pertama kali dalam Genewa Motor Show akhir kuartal pertama tahun ini.

Pihak Nissan, seperti dikutip justauto.com (7/1/10) mengatakan, "Juke akan memasukkan seluruh kedinamisan ke dalam segmen mobil kecil, mencoba menawarkan konsumen di Eropa alternatif baru ketimbang produk hatchback tradisional dari merek lain yang lawas."

Juke akan menjadi produk Crossover keempat yang diusung pabrikan dan merupakan hasil pengembangan dari mobil konsep Qazana yang dipamerkan di Geneva tahun lalu. Mobil ini akan bersaing di segmen mobil keluarga hatchbak dengan sedikit kemampuan off-road.

Pihak Nissan mengaku, ketika melakukan survei, konsumen di Eropa belum menemukan mobil bisa memenuhi keinginan mereka. Khususnya di segmen mobil kompak yang masih didominasi oleh berbagai produk yang mirip satu dengan lainnya.

Filosofi Juke, coba menawarkan suatu produk yang keluar dari tradisi hatchback konvensional yang ada saat ini.

"Kami tahu, banyak konsumen masih mencari mobil perpaduan desain menarik, handling mumpuni, kepuasan berkendara, berteknologi tinggi tapi tetap mudah dioperasikan, nyaman, dan tak terlalu mahal. Unsur-unsur ini yang dipunyai Juke untuk memenuhi keinginan pasar Eropa yang sedikit unik," papar Simon Thomas, direktur penjualan dan pemasaran Nissan Eropa.

Produk terbaru Nissan akan diproduksi di Sunderland, sebelah utara Inggris. Jika tak ada aral melintang, Oktober mendatang Juke sudah bisa ditemui di seluruh dealer Nissan di Inggris.

07 January 2010

Lexus LS600hL Diundur Februari, tetapi Sudah Laku 10 Unit

Tak salah memang, prediksi dari para pebisnis otomotif yang menyebutkan bahwa tahun ini pasar mobil bisa kembali seperti 2008. Buktinya terlihat pada Lexus LS600 hybrid. Baru akan diperkenalkan Februari mendatang, surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk produk ini sudah masuk 10 unit. Adapun peminatnya mencapai 20 orang, yang sudah dicatat pada Oktober tahun lalu.

Hal ini berarti SPK diperkirakan akan habis sebelum kuartal pertama 2010 dan kuota akan ludes terjual. "Sekarang kami sudah resmi membuka pesanan ke konsumen, SPK sudah mencapai 10 unit. Nah, Indonesia sendiri paling hanya memperoleh pasokan 20 unit tahun ini. Saya rasa sebelum Maret sudah akan habis dipesan nanti," ujar Adrian Tirtadjaja selaku General Manager PT Toyota Astra Motor-Lexus Indonesia (TAM-LI), agen tunggal pemegang merek mobil Lexus kepada Kompas.com, Kamis (6/1/2010) malam.

Sedan termewah Lexus itu katanya akan hadir dengan berbagai fitur mewah yang belum ada di kompetitornya. Salah satunya adalah fitur Intelegent Parking yang memungkinkan mobil memarkir sendiri sesuai lokasi yang diinginkan pengemudi.

TAM-LI merencanakan akan meluncurkan mobil bertenaga ganda tersebut pada Februari atau molor dari jadwal yang sebelumnya diperkirakan Januari 2010. LS 600 hybrid akan dibanderol Rp 2,7 miliar per unit.

"Untuk semua pemesan Lexus LS600 hybrid harus bersabar karena baru bisa menikmati mobilnya pada Maret 2010. Untuk pengiriman pertama, ATPM hanya akan memasukkan lima unit dari Jepang," papar Adrian.

Lexus LS600h merupakan sedan yang mengaplikasikan sistem hibrida pada mesin. Mobil yang masuk kategori kendaraan ramah lingkungan ini mengusung mesin berkapasitas 5,0 L V8 dan motor listrik dengan daya maksimal sebesar 430 hp.

Sementara itu, ATPM juga bakal meluncurkan produk baru lainnya, LS 460 facelift tahun ini. Harga sedan mewah ini akan dibanderol seharga Rp 2,12 miliar per unit. Ketika didesak soal tanggal peluncuran, Adrian belum mau membocorkannya. Dia hanya menjelaskan bahwa sampai saat ini pemesannya sudah tercatat 10 unit. Pasokan untuk Indonesia juga cuma 30 unit pada tahun ini.

06 January 2010

Toyota Rilis Foto Etios Versi Konsep

Kendati rencana peluncurkan Toyota Etios yang akan dipasarkan di India pertama kali adalah besok (6/1/2010), Toyota Motor Corporation atau TMC secara resmi telah merilis foto dua model Etios, yaitu hatchback dan sedan.

Menurut TMC, komponen mobil dipasok dari mitra lokalnya di India sehingga harga bisa dibuat lebih murah, tanpa menyebutkan detail. Etios yang dipamerkan dan akan diperkenalkan besok adalah versi sedan dengan mesin bensin 1,5 liter dan hatchback bensin 1,2 liter. Mesin terakhir merupakan hasil pengembangan baru Toyota.

Menurut Kepala Insinyur Etios Yoshinori Noritake, untuk mewujudkan Etios di India, ia harus mengunjungi masyarakat di berbagai kota dan langsung ke rumah mereka. “Kami ingin tahu langsung keinginan masyarakat India,” ungkapnya.

Untuk itu, Toyota membutuhkan empat tahun lebih untuk mendalami tuntutan konsumen India terhadap sebuah mobil penumpang kompak dengan harga yang terjangkau. Mereka juga menjelaskan, untuk proyek khusus ini, TMC mengerahkan sekitar 2.000 insinyur.

Mereka pun menjelaskan, Etios sudah bisa diproduksi akhir tahun ini di pabrik Toyota kedua, dan proses penyelesaiannya akan dikebut secepat mungkin.

Suzuki R3, MPV Kompak dengan Platform SX4

Salah satu mobil konsep yang cukup menarik pada New Delhi Auto Expo 10 adalah MPV kompak dari Maruti Suzuki adalah R3. Menurut Suzuki Motor Corporation atau SMC, MPV ini merupakan hasil rancangan Maruti Suzuki India.

Sementara itu, media otomotif India melaporkan bahwa Maruti Suzuki meluncurkan MPV karena ingin mengikuti jejak Toyota yang sukses dengan MPV Toyota Innova di negara tersebut. Kendati demikian, dimensi Suzuki R3 lebih kecil. Kelasnya di bawah Innova atau berarti sekelas dengan Avanza atau Xenia.

Mobil ini dirancang dan direkayasa dengan tiga deret jok. Cukup menarik, mobil ini dibuat pada platform SX4 yang diperpanjang. Versi produksi nantinya dibuat dengan sasis monocoque. Dengan demikian, posisi mengemudi lebih sama dengan posisi mengemudi di sedan ketimbang posisi di mobil yang menggunakan bodi di atas rangka.

Ciri khas yang cukup menarik pada R3 adalah, kedua pintu samping membuka secara berlawanan arah. Pintu depan ke depan dan belakang ke belakang. Hasilnya, ketika kedua pintu dibuka secara bersamaan sehingga penumpang bisa masuk dengan mudah ke interior. Ini juga akan memudahkan barang bawaan berukuran besar masuk ke dalam MPV ini.

SMC belum menjelaskan mesin yang akan digunakan pada MPV kompak tersebut. Kendati demikian, media otomotif India memperkirakan bahwa Maruti Suzuki akan menggunakan mesin K-Series dengan pilihan 1,2 atau 1,4 liter.

Juga ada kemungkinan bahwa mereka akan menggunakan mesin diesel. Maklum, di India, mesin diesel cukup populer. Mesin diesel yang digunakan bisa jadi dari Fiat, Multijet 1,3 liter. Di samping itu, Maruti Suzuki juga akan melengkapi kendaraan ini dengan teknologi BBG (CNG) terkini.

Yang menarik pula, karena VW kini punya 20 persen saham di Suzuki, produsen Jerman tersebut bisa jadi pula akan menaruh produk mereka di ruang mesin MPV ini. Jika Maruti Suzuki jadi memproduksinya, maka dibutuhkan waktu 18-24 bulan. Penampilannya pun akan berbeda dari konsep yang dipamerkan!