02 April 2008

Yaris, Mobil Kompak Untuk Kaum Muda

Yaris sebuah kendaraan kompak nan mungil dengan menawarkan desain kerennya yang membidik pasar anak muda perkotaan. Pada generasi pertamanya (tidak dijual di Indonesia) Yaris pernah menjadi salah satu mobil kompak terlaris di Eropa pada tahun 2000 lalu, dan pada generasi keduannya ini Toyota memasang target penjualan 1000 - 1500 unit per bulan.

Ada 4 varian yang ditawarkan Yaris yaitu Yaris E dengan manual transmission, Yaris E AT, Yaris S AT dan S AT limited edition, sehingga memberikan rentang harga yang sangat lebar, yaitu antara 148.5 Juta hingga 174 juta. Rentang ini juga tentunya akan mengait pasar lebih luas, menyesuaikan kocek di kantong. Namun seluruhnya menawarkan desain eksterior maupun interior yang dirancang sebagai kendaraan kompak yang keren.

Pada bagian depan Yaris menawarkan dominasi lampu dengan multi reflektor dengan ukuran besar dan juga dilengkapi lampu kabut kecuali untuk tipe Yaris E. Sementara bagian belakang lampu high mount stop ldengan teknologi LED berfungsi memberi tanda peringatan pengereman responsif. Selain itu desain interiornya memberikan kesan lapang, dengan penempatan panel-panel pada posisi yang menarik. Hal ini sekaligus mendukung kenyamanan dan lega bagi keempat penumpangnya.

Filtur speedometer dikombinasi pada posisi di tengah-tengah dengan pencahayaan orange (untuk model S dan S limited) dan putih (E), yang tidak akan menyilaukan pengendarannya. Pada seluruh varian menggunakan electric steering wheel yang menggunakan motor listrik sebagai sumber daya, sehingga mesin menjadi lebih hemat bensin. Roda kemudi model E menggunakan bahan urethane sedangkan S berbahan kulit. Sementara untuk mengatur ketinggian roda kemudi, dilengkapi fitur tilt steering Yaris tidak ketinggalan memberikan sistem audio dengan spesifikasi 2 DIN AM/FM Cassette dengan 1 CD indash yang dilengkapi 4 speaker (tipe E) dan 6 speaker (Tipe S). Sistem pendingin udaranya menggunakan teknologi subcooling condensor yang bobotnya ringan dan hemat energi.

Ada fasilitas khusus untuk model S limited, dilengkapi teknologi smart entry akan memberi kemudahan untuk menutup, membuka dan mengoperasikan kendaraan tanpa kunci. Teknologi smart start system ini memungkinkan pengendara hanya menekan tombol start atau stop engine.

Kenyaman penumpang didukung lay out kursi. Kursi belakangnya bisa di atur sudut kemiringannya, juga digeser dan dilipat rata lantai untuk menghasilkan ruang lapang pada bagasi Yaris. Untuk kursi pengemudi ada fitur seat height adjuster. Bagasi Yaris punya volume 274 liter. Akan bertambah jadi 363 liter bila kursi digeser maju dan saat dilipat rata lain menjadi 737 liter. Masih ditambah cup holder, seat back pocket, hanger, glove box dan cooler box.

Mengusung mesin 1NZ-FE 1500cc 16 katup DOHC dengan teknologi VVT-i (varible valve timing with inteligent) yang mampu mencapai tenaga maksimum 109ps dan torsi 14.5 kg, Yaris juga menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik karena bobotnya lebih ringan. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi manual 5-speed dan automatic 4-speed. Teknologi Super ECT (Electronic Controlled Transmission) membuat pergantian gigi transmisi lebih halus dan memperkecil frekuensi pergantian gigi saat jalan mendaki atau turun. Tuas transmisi gate type shift memberikan nilai kepraktisan dan menambah penampilan sportif.

Kombinasi MacPherson Strut dengan coil spring plus stabilizer (suspensi depan) dan torsion beam dan coil spring dibelakang, meredam getaran permukaan jalan. Dengan sudut putar minimum 4.7 meter, Yaris dijanjikan akan lincah bermanuver.

Sementara pada roda Yaris menggunakan cakram berventilasi di roda depan dan cakram solid khusus di model S, sementara model E menggunakan Tromol untuk mengendalikan laju mobil. Untuk keamanan optimal, didukung teknologi ABS, EBD dan Brake Assist.

Dan seperti model Toyota lain, struktur bodynya menganut teknologi GOA plus Head Impact Protection structure (melindungi penumpang bila mobil terguling atau tertimpa beban berat dari atas) dan Side impact beam pada setiap pintu untuk melindungi dari benturan samping.

Sabuk pengaman di semua kursi menjadi pelindung utama didukung dua airbag di depan dan sandaran kepala dengan teknologi Whiplash Injury Lessening untuk mengurangi dampak benturan belakang pada batang leher.

Yaris menawarkan 7 warna, dengan rentang harga mulai dari Rp148.5 juta untuk Yaris E, Rp158.5 juta untuk Yaris E AT, Rp168 juta untuk Yaris S AT dan Rp174 juta untuk S AT limited edition.

Mobil-mobil tidak boros BBM

Mobil apakah yang paling irit? Environmental Protection Agency merilis daftar
mobil-mobil paling irit bahan bakar yang dipasarkan di USA. Angka yang ada dibelakangnya adalah jarak tempuh (km) per liter.

Kita tunggu Kementrian Lingkungan Hidup menghasilkan tabel serupa khusus mobil-mobil yang dipasarkan di Indonesia.
Model Kota Antar kota
Honda Insight 26 28
Toyota Prius (matik) 25.5 27.7
Honda Civic Hybrid 19 27.7
Volkswagen Golf TDI 16.15 19.55
Volkswagen Jetta TDI 16.15 19.55
Volkswagen New Beetle TDI 16.15 19.55
Honda Civic HX 15.3 18.7
Toyota Echo 14.9 17.9
Toyota Corolla 13.6 17.2
Scion xA (by Toyota) 13.6 15.7
Honda Accord Hybrid (matik) 12.75 15.7
Pontiac Vibe (GM) 12.75 15.3
Toyota Matrix 12.75 15.3
Scion xB (matik) 13.2 14.9
Dodge Neon 12.3 15.3
Toyota Celica GT (matik) 12.3 15.3

Tips Menghemat Biaya Operasional Mobil

Mobil bukan lagi soal gengsi. Bagi sebagian orang, mobil adalah alat transportasi penting yang masuk dalam kelompok kebutuhan sehari-hari. Sama seperti yang lain dalam kelompok itu, kebutuhan transportasi harus dibuat seirit dan se-efektif mungkin agar tidak menggangu stabilitas neraca keuangan rumah tangga.

Kondisi ini terutama dirasakan di kota-kota besar. Di Jakarta, hampir 40% pengeluaran berada di pos ini. Lebih dari 50% perjalanan adalah pulang pergi kerja. Sekitar 20% untuk pulang pergi sekolah.


Penghematan bisa dimulai ketika membeli mobil. Memilih mobil bekas bisa menghemat sekian juta rupiah dibandingkan mobil baru dari model yang sama (tentu yang masih laik dan layak. Lihat jurus memilih mobil bekas di tip mobilku.com sebelumnya). Demikian pula pajak yang harus dibayarkan, juga lebih hemat.


Konfigurasi mesin empat silinder segaris lebih hemat dari V6 ataupun V8 yang peformanya jauh lebih baik. (lagian, buat apa cari mobil yang bisa ngebut di Jakarta bila kecepatan jelajah rata-rata hanya 8 km/jam, jauh lebih kecil dari rata-rata internasional, 12 km/jam ). Mobil yang ringan, kecil juga lebih bersahabat soal bensin.


Kalaupun saat ini sudah memiliki mobil, Anda masih bisa melakukan penghematan dengan langkah-langkah sederhana yang sesuai akal sehat.


+ Jangan memanaskan mesin terlalu lama


Kebiasaan memanaskan mesin itu baik, tapi jangan terlalu lama. Karena bensin yang terbakar itu tidak membawa Anda kemana-mana. Lagipula mobil lebih cepat �panas� ketika dikendarai. Apalagi teknologi mobil sekarang tidak membutuhkan waktu pemanasan bermenit-menit. Jadi buat apa buang bensin dengan �ritual� pemanasan berlama-lama?


+ Perlakukan mobil secara lembut


Jalankan mobil dengan lembut dan halus. Bawalah mobil ke kecepatan ideal/jelajah dengan cepat tapi jangan kasar. Usahakan untuk stabil di kecepatan itu. Ini akan menghemat bensin. Hindari kebiasaan ngebut dan ngerem berulang-ulang. Menurut Environmental Protection Agency USA, kecepatan paling ekonomis berkisar 40 km/jam hingga 100 km/jam. Menjalankan mobil dengan lembut, bukan saja menghemat bensin tapi juga memperpanjang umur mesin, transmisi dan rem.


+ Hati-hati dengan roof rack


Mungkin tidak pernah terpikirkan bahwa menempatkan barang di roof rack akan menyebabkan bensin menjadi lebih boros. Kenyataannya terganggunya aliran udara akibat penempatan barang itu menyebabkan mesin harus bekerja lebih keras dan ini berarti bensin lebih banyak. Bila dilengkapi AC, biasakan untuk menutup semua jendela, karena jendela yang terbuka akan mengganggu aliran udara dan menciptakan hambatan baru.



+ Pakai bahan bakar rekomendasi pabrik


Kalau mobil anda dirancang untuk memakai premium, ya beli premium. Membeli bensin yang lebih mahal tidak memberi keuntungan yang signifikan. Hanya saja, hati-hati dengan premium bertimbal yang masih saja dijual Pertamina. Bensin ini cenderung menghasilkan timbunan kerak di ruang bakar dalam jangka panjang.


+ Rawat teratur


Kebiasaan merawat mobil termasuk ganti oli secara reguler pada akhirnya akan menekan biaya operasional, karena mobil beroperasi dalam kondisi puncak dan jarang rusak. Mesin yang tidak di tune up menyerap bensin 10 � 20% lebih banyak dari yang rajin dirawat. Mesin-mesin modern yang dikontrol komputer memang tidak membutuhkan tune up sesering mesin lama, tapi tetap harus dirawat. Pastikan mobil dirawat sesuai jadwal yang ada pada buku manual. Bertindak sigap ketika mendengar atau merasakan suara, getaran dan bau yang berbeda, akan banyak membantu mengurangi risiko kantong kering.


+ Tidak harus bengkel resmi


Dealer resmi tentu dilengkapi dengan peralatan modern dan berpengalaman memperbaiki mobil produksinya. Tapi bengkel resmi biasanya lebih mahal dari bengkel biasa. Jadi ada baiknya mencari bengkel biasa dengan mekanik berpengalaman dan profesional untuk melakukan perawatan rutin mobil anda. Sedangkan pada kasus-kasus tertentu yang tergolong sulit dan jarang terjadi, lebih baik manfaatkan bengkel resmi. Biasakan menyimpan catatan perawatan mobil setiap kali mobil masuk bengkel. Catatan ini akan sangat berguna kelak bila mobil akan dijual kembali.


+ Periksa ban mobil


Seringkali pengendara lalai memeriksa ban mobil. Padahal ban yang kurang tekanan anginnya membutuhkan energi lebih besar untuk menggulirkannya, selain lebih cepat aus. Cek ban minimal sebulan sekali pada kondisi dingin. Tekanan yang direkomendasikan biasanya tertera di buku manual ataupun di bagian dalam mobil. Kebiasaan ini akan memperpanjang umur ban yang sekarang mahal harganya.


+ Sabuk pengaman bukan hiasan


Manfaatkan sabuk pengaman, karena perangkat ini terbukti memberikan perlindungan optimal ketika terjadi benturan. Risiko cidera bisa dikurangi, demikian pula biaya perawatan rumah sakit

01 April 2008

Bangkok International Motor Show 2008

Suasana Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC) kemarin (28/3) sore luar biasa ramai. Di sana berlangsung 29th Bangkok International Motor Show. Ratusan ribu orang memadati ruang pameran mobil terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Sampai sekitar pukul 19.00 tadi malam, arena indoor seluas empat hektare dan tenda-tenda raksasa di luar gedung seluas tiga hektare dibanjiri sekitar 200 ribu pengunjung. Kemarin, pameran itu dibuka untuk umum. Sampai akhir pameran 6 April nanti, ditargetkan 2,5 juta pengunjung datang.

Thailand merupakan basis produksi otomotif terbesar di Asia Tenggara. Banyak produsen mobil global yang membuka pabrik di negeri seluas hanya seperempat Indonesia itu. Biasanya model-model mobil terbaru diperkenalkan dulu di Bangkok sebelum dipasarkan ke seluruh Asia Tenggara. Karena itulah, Bangkok International Motor Show menjadi agenda pelaku industri otomotif untuk mengintip model mobil dan motor terbaru yang akan dipasarkan di Indonesia.

Kepada Jawa Pos, Dr Prachin Eamlumnow, ketua panitia penyelenggara, menyatakan, pada pameran kali ini, ditargetkan transaksi penjualan mencapai 15 ribu unit senilai 22 miliar baht (sekitar Rp 6,6 triliun). Itu meningkat 2.500 unit atau 20 persen daripada volume penjualan pada pameran tahun lalu, sedangkan nilainya ditargetkan naik 2 miliar baht (Rp 600 miliar) atau 10 persen dibandingkan pameran 2007.

Kenaikan harga minyak dunia dan dampak pemanasan global menjadi isu penting pameran kali ini. Karena itu, penyelenggara menetapkan tema Environmental Auto Globalization. "Tema itu menekankan pada kampanye penggunaan bahan bakar alternatif dan produk peduli lingkungan," ujar Prachin.

Di antara 130 perusahaan peserta dari 11 negara yang mengusung produk terbarunya ke pameran, sebagian besar menempatkan varian hybrid (mesin didukung motor elektrik) dan mobil compact (ukuran kecil) serta irit bahan bakar di panggung utama stan.

Yang paling mencolok di tengah pameran adalah dua mobil konsep (belum diproduksi) yang selalu diusung Toyota dalam berbagai pameran mobil berskala internasional. Yakni, mobil personal satu kursi i-Real serta mobil bongsor ramah lingkungan Toyota Hi-Ct. Untuk mobil ramah lingkungan sporty dan segera masuk pasar, Toyota menjadikan Lexus LF-Xh sebagai andalan.

Di kategori mobil compact ramah lingkungan, produsen asal Jepang, Daihatsu Motor Corp, dan produsen AS, Ford Motor, terlihat paling agresif. Ford menampilkan sedan mewah berukuran mini, Verve, di Bangkok Motor Show.

Di antara ribuan mobil yang dipamerkan, kemarin ada tiga kelas yang mendominasi. Yaitu, mobil ukuran kecil (compact) dan city car, SUV (sport utility vehicles) atau MPV (multipurpose vehicles), serta kelas kendaraan niaga double cabin. Banyak mobil baru muncul di tiga kelas tersebut.

Tapi, mobil niaga berkapasitas mesin (cc) besar tak cukup populer di Indonesia. Mobil double cabin terhalang pajak kendaraan yang lebih tinggi. Padahal, mobil dengan tampilan gagah itu digemari di Malaysia dan Thailand. Toyota dan Isuzu masih menjadi pemain utama dalam segmen tersebut, selain Ford.

Tren kenaikan harga BBM di dunia membuat konsumen menuntut harga perdana lebih murah. Itu membuat persaingan mobil compact di bawah 2.000 cc seharga Rp 100 jutaan paling sengit.

Mendahului para pesaingnya, produsen India Tata Motor merilis Tata Xenon. Truk berdaya angkut satu ton itu dijual hanya 519 ribu baht (sekitar Rp 150 juta).

Yang menjadi bintang pameran kemarin adalah produk Naza Group. Produsen terbesar kedua di Malaysia itu untuk kali pertama memperkenalkan Naza Forza. Sedan hatchback tersebut dipasarkan sekitar Rp 90 juta. Lebih murah sekitar Rp 15 juta dari Proton Savvy, yang sebelumnya diklaim sebagai mobil termurah di Malaysia.

Pameran tak hanya menghadirkan mobil baru. Mercedes-Benz dan BMW juga memamerkan mobil klasik. Salah satunya adalah Benz Patent Motor Car 1886 dan BMW 502 Baroque Angel keluaran 1955. Mercedes mendatangkan langsung dari Mercedes-Benz Classic Centre di Stuttgart, Jerman. Begitu pula, BMW membawa langsung dari pusatnya di Jerman.

Kabarnya, putra mahkota Kerajaan Thailand Pangeran Maha Vajiralongkorn juga meminjamkan tujuh mobil koleksinya untuk dipamerkan.