31 July 2008

Truk Pintar Hino Profia ASV

Di antara mobil-mobil konsep yang meramaikan IIMS 2008 di JCC, ada dua mobil yang menyita perhatian. Keduanya dipajang berdekatan, yakni Canter Eco D dari Mitsubishi dan Profia ASV (Advanced Safety Vehicle) bikinan Hino berwarna biru metalik. Melihat truk yang dipajang dalam bentuk head tractor di hall B ini pengunjung penasaran ingin melongok ke kabin dan sekaligus berfoto di depan atau samping mobil-mobil itu.

Sudah Dijual
Melongok ke dalam kabin, kesan truk sudah tak ada lagi. Di samping kiri pengemudi atau di tengah-tengah dashboard terdapat layar monitor sentuh berukuran 10 x 15 cm. Dekat layar ini pula ada tombol putar, kamera kecil, dan tuas pemindah gigi.

Desain setir dan panel instrumen juga gagah, sama dengan sedan kelas menengah. Di depan atau di atas kepala pengemudi terdapat satu layar monitor LCD dengan ukuran lebih kecil. Materi jok juga memberi kesan mewah. Semua itu tentu saja mengundang rasa kagum.

Salah satu teknologi yang dibanggakan Hino pada ASV adalah pre crash safety yang sudah dipasarkan di Jepang sejak 2006. Meski begitu, peranti keamanannya terus ditambah setiap tahun. Pada versi terakhir, yang juga dipamerkan di Tokyo Motor Show tahun lalu, tambahan terbaru adalah panoramic view assist system.

Pertama di dunia
Peranti pre crash safety diklaim Hino sebagai pencegah tabrakan pertama di dunia yang dipasang pada truk berat. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan radar akurasi tinggi (menghitung jarak sampai milimeter) yang dikembangkan bersama Toyota.

Otak pencegah tabrakan adalah komputer yang mampu menghitung jarak antara truk dan jarak kendarasan di depannya, baik yang sedang berjalan atau berhenti. Atau bisa juga dengan benda lainnya, seperti tembok atau pagar jalan. Jika jarak antara truk dan mobil di depannya sudah tidak aman atau kemungkinan terjadi tabrakan, alarm akan berbunyi. Komputer juga akan mengaktifkan rem untuk mengurangi kecepatan.

Tanda bahaya diteruskan ke kendaraan yang menyusul di belakangnya. Jika pengemudi tak sempat lagi mengerem, komputer akan mengoperasikan dengan tekanan kuat sehingga kecepatan truk lebih cepat. Dengan cara ini, kerusakan yang lebih parah dapat dihindarkan.

Alat pengaman lain adalah VSC (vehicle stability control) yang mencegah kendaraan terguling atau bagian belakang (trailer) terangkat ketika truk rem mendadak, baik saat melaju di jalan dengan permukaan licin maupun saat membelok. Tambahan lain adalah pemantau tekanan yang ditayangkan pada monitor tengah.

Pada ASV yang dipamerkan di IIMS, teknologi terbaru adalah panoramic assist system. Alat ini digunakan untuk memperluas bidang penglihatan pengemudi terhadap suasana dan kondisi di sekitarnya. Kondisi di sekeliling truk ditayangkan melalui layar monitor yang dipasang di bagian atas kabin. Dengan bantuan alat ini, pengemudi bisa memperoleh jangkauan penglihatan lebih luas saat membelok. Di samping itu, juga ada tambahan alat untuk melihat pejalan kaki pada malam hari melalui kamera inframerah.

Kaca spion ASV adalah model baru yang dilengkapi dengan tambahan penglihatan, terutama saat truk meluncur pada kecepatan tinggi plus lampu depan yang bekerja secara adaptif. Arah sorotan lampu beradaptasi sesuai kondisi jalan dengan arah belokan kendaraan. Panel sentuh, seperti audio, sakelar, dan alat kontrol lainnnya, memudahkan pengemudi. Empat kamera di depan, belakang, sisi kanan dan kiri, serta belakang menayangkannya ke monitor di bagian atas dengan warna merah.

BMW Serie 7 Terbaru, Maju dalam Teknologi

Baru-baru ini BMW Serie 7 terbaru tampil di depan umum. Agak mengejutkan bahwa sosok Serie 7 terbaru itu tampak lebih konservatif ketimbang pendahulunya. Akan tetapi, yang membuat Serie 7 terbaru itu menarik untuk dibicarakan bukan sosoknya, melainkan teknologi yang disandangnya.

Serie 7 terbaru diklaim sebagai mobil pertama di dunia yang memungkinkan keadaan di sisi kiri dan kanan mobil juga dilihat pengendara melalui sistem kamera (side-view camera system) untuk melengkapi kaca spion samping. Dan, dua kamera diletakkan di bemper depan untuk membantu pengendara saat memasuki perempatan atau jalan yang sempit.

Itu belum semua. Konsumen juga dimungkinkan untuk menggunakan sistem untuk melihat di kegelapan malam (night vision system) termutakhir, yang dilengkapi dengan pengenalan pejalan kaki yang menganalisis data video tentang tingkah laku manusia. Data itu akan memberi tahu pengendara jika ada orang yang berjalan menuju lajur yang dilintasi.

Serie 7 terbaru juga merupakan mobil pertama di dunia yang dilengkapi fitur yang memadukan lane-change warning dan lane-departure warning, yang akan menggetarkan setir secara halus apabila mobil mulai bergerak keluar dari lajur yang seharusnya dilalui. Lane change camera akan mengamati keadaan di titik mati (blind spot) pengendara sampai sejauh 60 meter dan memunculkan tanda segitiga pengaman di kaca spion samping seandainya ada mobil yang diperkirakan luput dari pandangan pengendara.

Lane departure warning camera juga dapat digunakan, pada mobil-mobil yang memiliki head-up display, untuk memindai rambu-rambu lalu lintas yang mengatur kecepatan maksimum yang diizinkan. Ini adalah untuk pertama kali sebuah mobil yang diproduksi secara massal menawarkan speed warning system yang dapat membaca rambu lalu lintas.

Secara opsional, konsumen juga dapat menambahkan fitur integral active steering, sejenis four wheel steering, yang memungkinkan roda belakang membelok sampai 3 derajat. Fitur ini meningkatkan kemampuan manuver mobil pada kecepatan rendah dan meningkatkan composure pada kecepatan yang lebih tinggi.

Serie 7 terbaru juga muncul dengan berbagai teknologi yang menjadikan mobil tersebut hemat dalam mengonsumsi bahan bakar dan ramah dalam emisi. Pada tahap awal, Serie 7 terbaru tersedia dengan tiga pilihan mesin, satu mesin diesel dan dua mesin bensin (yang juga muncul dengan model long wheelbase).

Semua varian Serie 7 terbaru muncul dengan persneling otomatik dengan 6 tingkat kecepatan, teknologi efficiency dynamics, sebagai perlengkapan standar, termasuk Brake Energy Regeneration.

Honda Jazz VTEC Dua Pintu

Honda Jazz yang mengikuti ajang Jazz Tuning Contest 2008 beberapa waktu lalu di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, ada satu unit yang bikin penasaran penonton. Yakni, Jazz VTEC 2006 yang ubahannya sangat ekstrem, mulai dari eksterior sampai interior yang digarap modifikator kondang, Ryan Melano dari Bogor.

Yang paling menarik dari karya Ryan, model Jazz asli empat pintu disulap jadi dua pintu, penggarapannya memakan waktu sampai jadi 14 bulan. Perubahan ini membuat pintu Jazz coupe tambah panjang 15 cm dari standarnya. Mau tidak mau, pilar B (tengah) ikut bergeser 15 cm. Supaya kesan kupenya kental, lekukan pintu pada sisi ujung belakang dibikin melengkung.

Menariknya, kaca pintu dirancang model frameless yang naik-turunnya berdasarkan buka-tutup pintu dengan bantuan switch yang diletakkan di pilar B. Jadi, ketika switch mendapat tekanan (pintu di tutup), kaca akan naik (menutup) dan jika pintu dibuka, otomatis kaca turun.

Kaca pintu samping belakang dirancang ulang meruncing. Modelnya hampir mirip dengan Honda Estilo.Tongkrongan Jazz 2006 ini kian sporty setelah diberi side skirt plus bumper depadan dan belakang yang didesain seirama.Tampilan bertambah mencolok dengnan pemilihan warna hijau lumut, hasil racikan biru, kuning ditambah pearl white dan gold metallic.

Termasuk velg keluaran DPE tipe R20 ikut dikelir hijau lumut. Dengan penggunaan velg yang lebih besar, sistem suspensi pun ikut dibenahi untuk menahan beban pada bagian belakang yang bertambah 400 kg. Pada suspensi belakang dipakai punya Honda Odyssey, sedang untuk pernya dipasang damper asli buatan Indonesia.

Pada interior, ruang kabin penumpang diubah fungsi dengan dijejali perangkat audio. Sistem konstruksinya dibuat 4-way untuk mengimbangi nada-nada rendah yang keluar dari banyak subwoofer yang terpasang di belakang. Dengan taktik ini, nada-nada menengah dan atas tetap terdengar.

Head unit dari audio dipilih Kenwood 8032 yang terintegrated dengan GPS di dasbor yang sengaja tidak dilapis. Langkah ini untuk mengikuti tren mobil baru sekarang, seperti pada Honda CR-V dan New Accord.

Jok standar diganti dengan model semi-bucket racing keluaran Recaro, dipadu sabuk pengaman keluaran Sparco. Setir standar pun ditukar dengan model racing.

Kaca Film Aman dari Si Kapak Merah

Aman dari serangan komplotan kapak merah bukan mimpi lagi. Sekarang Anda tak perlu khawatir lalu lalang di titik-titik rawan kapak merah. Teknologi kaca film Ace Security Laminate (ASL) dapat menjawab ketakutan Anda. Dengan menggunakan kaca film ini, kaca mobil mampu menahan pukulan hingga hampir 17 kg per cm2.

Menurut Marketing Manager ASL Indonesia Hendra, kaca film Ace Security terbuat dari bahan polister sekitar 70 persen. Sisanya, Hendra hanya mengatakan, itu rahasia perusahaan. Perpaduan bahan-bahan ini ditambah memahami struktur kaca menjadi kunci kekuatan pembuatan ASL.

"Kalau dilihat dari mikroskop, kaca memiliki pori-pori. Jadi, ASL di sini berfungsi merekat dan menambal pori-pori itu sehingga menambah kekuatan kaca," ujar Hendra ketika ditemui di stannya dalam Indonesian International Motor Show di JCC, Rabu (16/7).

Untuk membuktikan kekuatan ASL, pengunjung diberi kesempatan memukul kaca mobil di stan mereka yang sudah dipasangi kaca film ASL. Sampai hari kelima pameran (sejak dibuka untuk umum mulai Sabtu, 12/7), mobil ini sudah dipukul lebih dari 120 kali. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda keretakan. Rekor yang sudah dilakukan sebelumnya, kaca baru retak pada pukulan ke-191.

Produk yang ditawarkan ASL ada dua jenis. Pertama, Ace Secure memiliki daya tahan yang lebih rendah karena hanya mampu menahan kekuatan pukulan sampai 9,28 kg per cm2. Ace Secure ditawarkan dalam empat tingkat kegelapan kaca film. Jenis satunya lagi, Ace Secure Plus yang ditawarkan dalam tiga tingkat kegelapan dan dapat menahan kekuatan pukulan hingga 16,87 kg per cm2.

Selain daya tahan yang lebih kuat, kemampuan UV protection sebesar 98 persen dan infrared sebesar 82 persen. Kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh para kompetitornya adalah mampu menahan panas api sampai 450 derajat celsius. "Kalau misalnya di kerusuhan kan ada yang ngelempar apa-apa yang berapi, kaca tidak akan terbakar sampai 450 derajat celsius," tandas Hendra.

Produk ini ditawarkan dengan harga Rp 4-Rp 7 juta sekali pasang tergantung jenis mobil dengan garansi selama tiga tahun. "Tapi, itu kan standar garansi di Kanada (asal teknologi ini). Kami berencana memperpanjang garansinya sampai lima hingga tujuh tahun," tutur Hendra. Ia menambahkan, kinerja ASL terbantu oleh ketebalan kaca. Makin tebal kaca, makin tinggi daya tahannya.

Di bidang properti, kaca film ini juga dipergunakan sebagai antipeluru dan bom. "Di mobil juga bisa asal ketebalan kacanya sampai 12 mm. Jadi, bisa tahan peluru dan bom," tandas Hendra.