11 August 2009

Mobil Menteri Tampil Makin "Sporty"

Sedan kelas menengah (mid size) dari Toyota, yaitu Camry, yang juga dikenal sebagai mobil menteri pada kabinet pemerintahan Indonesia sekarang ini, kini telah berganti wajah.

Memang tidak banyak yang dipoles, tetapi cukup membuat penampilan New Camry (namanya berasal dari kata canmuri, dalam bahasa Jepang berarti mahkota) lebih dinamis tanpa mengorbankan kesan eksklusifnya.

Polesan paling kentara adalah lampu dan bumper depan, serta lampu belakang. Menurut Toyota, gril radiator berubah, tetapi tidak terlalu mencolok. Pada Camry baru, permukaan lampu depan lebih luas dan bentuknya berbeda dengan versi sebelumnya. Sedangkan bumper dan rumah lampu kabut benar-benar baru. Di samping itu, desain roda juga sedikit berbeda.

Di belakang, perubahan berarti bila dibandingkan dengan versi sebelumnya adalah lampu kombinasi. Kendati bentuknya masih sama dengan versi lama, posisi lampu putih atau lampu mundur pindah ke bawah. Di samping itu, juga ada tambahan dua lampu kecil merah pada bumper.

Khusus untuk tipe 3,5 Q, bagian belakangnya berbeda dengan 2,4. Pada tipe 3,5 Q digunakan dua lubang knalpot, sedangkan pada tipe 2,4 hanya satu. Dengan ini, penampilan Camry 3,5 Q lebih dinamis dan bergaya sporty dibandingkan versi 2,4.

Beda Ban. TAM memasarkan New Camry dalam tiga varian. Pertama dibedakan berdasarkan mesinnya. Versi standar menggunakan mesin 2,4 liter. Sedangkan yang paling mahal bermesin 3,5 liter. Versi 2,4 juga terdiri dari dua varian, yaitu 2400G dan 2400V. Sayang, detail perbedaan kedua varian terakhir tidak dijelaskan TAM. Perbedaan secara fisik, hanya ukuran ban yang digunakan. Jika 3,5 Q dan 2,4V menggunakan ban 215/55-R17, 2,4G ban, dan rodanya 215/60-14.

Menurut TAM, dari varian tersebut yang paling laris manis adalah Camry 2,4 liter. "Kita tidak mengira permintaan konsumen Indonesia terhadap Camry 2,4 liter sangat tinggi. Malah kita terlambat mengimpornya," jelas Johnny Darmawan, Presdir PT TAM.

Jok Pijat. Interior tidak banyak perubahan. Kendati demikian, ada fitur baru yaitu meter kombinasi atau panel instrumen dengan tri color optitron. Khusus untuk 3,5Q, kedua jok belakangnya bisa memijat (hanya untuk badan).

"Ini kelebihan baru Camry. Lexus hanya dilengkapi satu jok yang bisa memijat, namun mulai dari kepala sampai badan," beber Johnny Darmawan. Juga tambahan kantung pengaman samping dan vehicle stability control (VSC) dan sunroof untuk 3,5 Q.

Semua varian Camry dilengkapi dengan jack audio untuk iPod yang berada di konsol boks. Juga ada kontrol untuk audio, AC, dan jok yang dipasang di tengah jok belakang. Pada versi 3,5Q, kedua sandaran joknya malah dapat disetel kemiringannya. Sedangkan jok yang bisa memijat hanya untuk tipe 3,5Q.

Tambahan lainnya adalah penerangan interior dengan menggunakan lampu LED. Seperti mobil kelas atas lainnya, Camry juga dipoles dengan lapisan panel bernuasa kayu (wood panel) pada beberapa bagian, yaitu antara bagian atas setir dan tempat tongkat transmisi, door trim, bagian tengah dashboard kiri, dan list panel tombol kontrol belakang.

Spesifikasi New Camry
Dimensi (mm)
3.5Q AT
2.4V AT
2.4G AT
Panjang
4.825
Lebar
1.820
Tinggi
1.470
Jarak Poros Roda
2.775
Mesin
2GR-FE
2AZ-FE
Tipe
V6, 24 katup, DOHC,
Dual VVT-i
4 silinder, segaris, 16 katup,
DOHC, VVT-i
Kapasitas mesin
3.456 cc
2.362 cc
Daya maks.
277 PS @6.200 rpm
167PS @6.000 rpm
Torsi maks.
25,3 kg-m @4.700 rpm
22,8/4.000 rpm
Sistem pasokan
bahan bakar
Sistem injeksi elektronik
Bahan bakar
Unleaded
Kapasitas tangki
70 liter
Transmisi
Otomatik 6 kecepatan, sequential
Otomatis 5 kecepatan, sequential
Suspensi
Depan
McPherson strut, per koil, stabiliser
Belakang
Dual link strut, per koil, stabiliser
Rem
Depan
Cakram berventilasi dengan ABS + EBD & BA
Belakang
Cakram ABS + EBD & BA
Ban: Depan & belakang
215/55-R17
215/60-R16

10 August 2009

Leaf, Andalan Masa Depan Nissan Menantang Hibrida

Nissan Motor Co, produsen mobil nomor tiga terbesar Jepang, Minggu (2 Agustus) lalu memulai era barunya. Perusahaan tersebut meluncurkan andalan masa terbaru untuk menghadapi penetrasi mobil hibrida, yaitu hatchback listrik, yang diberi nama Leaf.

Nama tersebut dipilih karena daun adalah pemurni udara di atmosfer. Bagi Nissan, Leaf nantinya akan memurnikan mobil dari polusi atau kendaraan tanpa emisi.

Pengamat menilai, gebrakan Nissan ini merupakan upaya mereka tetap bisa bersaing dengan dua produsen utama Jepang, Toyota, dan Honda. Pasalnya, Toyota dan Honda berhasil memproduksi dan memasarkan mobil hibrida secara massal. Bahkan, Toyota, melalui Prius, sukses memasarkan mobil hibrida di Amerika Serikat dan Jepang. Sementara itu, Nissan tidak punya andalan di segmen hibrida.

Bukan eksklusif
“Kami melihat mobil listrik bukan eksklusif (niche), tetapi produk massal,” ungkap Carlos Ghosn, Presdir sekaligus CEO Nissan Motor Co.

Ia menambahkan, masalah yang dihadapi mobil listrik sekarang ini adalah kapasitas produksinya yang masih kalah dibandingkan dengan kendaraan bermesin bensin. Namun, soal kemampuan, seperti Leaf, sangat bertenaga.

“Sama dengan mobil bermesin bensin yang dilengkapi turbo. Kelebihannya tidak ada gejala turbo lag. Di samping itu, tidak perlu ganti gigi,” lanjutnya. Dalam hal ini, Nissan menggunakan "shift by wire".

Diakuinya, di masa transisi sekarang, mobil hibrida makin populer di beberapa pasar dunia. Kendati demikian, ia menilai, mobil tersebut masih eksklusif. Pasalnya, mobil hibrida baru menguasai 2 persen pasar global.

Tahun depan
Nissan Leaf sendiri baru dijual akhir tahun depan di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Ghosn sangat bangga dengan andalan masa depan ini. “Leaf adalah sukses besar Nissan. Seluruh karyawan Nissan bangga dengan mobil,” katanya.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Nissan, dimensi Leaf sama dengan Grand Livina. Tepatnya (dalam mm): Panjang 4.445, lebar 1.770, dan tinggi 1.550. Sementara itu, Grand Livina punya panjang 4.420, lebar 1.690, dan tinggi 1.595. Modelnya juga sama, hatchback! Namun, wajah Leaf lebih landai, aerodinamis, untuk meningkatkan efisiensinya.

Jarak tempuh: 160 km
Performa Leaf yang diunggulkan Nissan adalah satu kali isi baterai bisa digunakan untuk jarak 160 km (*US LA4 Mode). Baterai yang digunakan adalah lithium ion khusus dengan ukuran lebih kecil dan dilaminasi.

Berdasarkan survei yang dilakukan Nissan secara ekstensif terhadap konsumen global, mereka puas dengan kemampuan tersebut. Pasalnya, 70 persen pemakai mobil di dunia setiap harinya menggunakan mobil rata-rata 160 km. Kemampuan lainnya, beterai bisa diisi secara cepat, yaitu 30 menit sampai 80 persen.

Pengisian di rumah dengan tegangan 200 volt di Jepang membutuhkan waktu 8 jam. Kondisi tersebut cukup bila mobil digunakan kembali esok hari dengan start di pagi hari.

Performa
Baterai lithium-ion yang digunakan Nissan mampu menghasilkan tenaga 90 kW (120 PS) lebih. Sementara itu motor listriknya menghasilkan tenaga 280 kW dan torsi 280 Nm. Kemampuan ini memastikan Leaf sangat responsif, enak dikebut, dan membuat pengemudinya seperti mengemudikan mobil sport bermesin bensin. Kecepatan tertinggi yang bisa dicapai 140 km/jam.

Ditambahkannya, mobil ini tidak lagi dilengkapi knalpot. Saat dijalankan, mobil tidak menimbulkan suara berisik. Tidak ada emisi atau gas rumah kaca. Lantas, dengan tambahan regenerative brake system (RBS), Leaf menjadi sebuah mobil yang sangat efisien dalam hal konversi energi.

Juga dijelaskan, mobil listrik ini akan dirakit di Oppama, Jepang. Untuk meningkatkan kapasitas produksi, Leaf juga dibuat di Smyrna, Tennesse, Amerikat Serikat.

Sementara itu, baterai lithium-ion diproduksi di Zama, Jepang. Bila permintaan meningkat, kapasitas produksi ditingkatkan dengan mendirikan pabrik di Amerika Serikat, Inggris, dan Portugal. Yang juga sedang dilakukan, studi untuk membangunnya di negara lain.

Mantan PM Jepang
Peluncuran dilakukan bersamaan dengan peresmian markas global baru Nissan di Yokohama. Ghosn mengemudikan Leaf berwarna biru langit ke panggung dengan penumpang mantan Perdana Menteri Jepang, Junichiro Koizumi, plus dua tamu lainnya.

“Hari ini kami merayakan awal bab baru dari kehidupan perusahaan kami,” ungkap Ghosn. Menurutnya, pada 2020, 10 dari kendaraan yang dibuat atau dipasarkan, 1 adalah mobil listrik.

Disewakan
Perusahaan mobil, seperti Toyota dan Volkswagen AG, juga mengumumkan rencana peluncuran mobil listrik dalam beberapa tahun mendatang. Namun, menurut mereka, butuh waktu satu dekade untuk sampai ke kinerja seperti mobil bermesin bensin sekarang ini.

Pasalnya, harga beterai lithiun-ion masih mahal, rentang penggunaannya terbatas dan waktu pengisian yang lama, terutama bila mengandalkan teknologi baterai sekarang ini.

Nissan belum bisa mematok harga Leaf. Hanya dijelaskan, jika harga baterai lithium-ion nantinya makin murah, dipastikan harga mobil ini bisa bersaing dengan mesin bensin.

Karena masih mahal, seperti yang dilakukan oleh Mitsubishi dengan iMiEV-nya dan Toyota dengan Prius plug-in, pada tahap awal, Nissan mempertimbangkan untuk menyewakannya kepada perusahaan atau departemen pemerintah di Jepang.

09 August 2009

Nissan Navara Bergaya American Style

Mengubah tampilan mobil Jepang menjadi bergaya American style bukan pekerjaan gampang. Masalahnya, dari sisi karakter, bentuk dan desain antara wajah Asia dan Negeri Paman Sam sangat beda.

Tapi, keinginan Dimas Arki Jatipratama mengubah tampilan Nissan Navara TDCi 2009 miliknya bertampang DUB ala American style sudah bulat. Alasannya, ia ingin beda tampilan dari kebanyakan modif double cabin yang marak dengan model city slicker.

Pewujudan ambisinya dilakukan pada bagian detail untuk memperoleh hasil yang baik. Seperti bagian depan, bagian ini diubah beraroma muscle ala Amerika. "Gril dan bumper dibuat ulang plus ditambahkan jaring-jaring kawat," ungkap Opic dari Lm&T, pihak yang diserahi tugas bagian bodi.

Perubahan pada bumper tampak pada penyiasatan ornamen jaring serupa dengan gril pada mud-guard. Tampilan dipermanis dengan penyematan cover fog lamp custom.

Ciri kental model DUB tampak pada pemakaian velg ukuran 24 inci dari MHT dengan desain palang lima. Agar kesan muscle kian kuat, bumper belakang dilabur hitam.

Karena menggunakan ban super-lebar, jadi enggak lucu kalau suspensi enggak ikut dibenahi, apalagi Navara memiliki struktur kaki-kaki yang tinggi, sulit kalau mau dibikin ceper.

"Suspensi harus benar-benar di-custom semua," ungkap Dimas. Untuk mendekatkan ground clearance ke tanah, sistem per daun bagian belakang dicampur dengan punya Toyota Kijang. "Batang per dibalik jadi ke bawah gardan," bilang Dimas.

Dengan per dibalik, meski dipres, buritan benar-benar terlihat ceper. Perubahan termasuk ke bagian damper penahan benturan, yang asli punya mobil diganti dengan karet yang lebih tipis.

08 August 2009

Senjata Andalan Hyundai i20: Mesin Diesel Turbo Common Rail

Hyundai Getz “games over”, muncul i20 sebagai pengganti dengan penampilan makin menantang. Bagi PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), i20 adalah produk keduanya yang dipasarkan di Indonesia dengan pembuka “i” setelah i10 yang diluncurkan Maret lalu.

Hyundai i20 masih berada dalam kelompok mobil kota (city car). Dengan dimensi dan mesin yang digunakan plus harga, mobil kecil ini dibagi lagi dalam segmen “medium city car”. Segmen ini terbesar pangsa pasarnya sekaligus paling “beringas” arenanya.

Pemain yang sudah malang melintang di segmen ini adalah Honda Jazz, Toyota Yaris, Suzuki SX4 dan Swift, Nissan Livina dan X-Gear 1,5 liter, Daihatsu Sirion, Chevrolet Aveo, KIA Pride, Mazda2, Proton Gen2 dan Neo, Subaru R1 dan R2, serta VW Polo. Juga ada saudara i20 sendiri, yaitu Avega.

Mesin diesel. Strategi yang dilakukan PT HMI untuk mendukung penjualan i20 cukup menarik. Varian produk yang ditawarkan tidak didasarkan pada fitur atau transmisi. Kali ini, Hyundai menawarkan dua pilihan mesin kepada konsumen mobil kota Indonesia, bensin, dan diesel. Keduanya sama-sama berkapasitas 1,4 liter. Di beberapa negara, selain kedua mesin di atas, juga ditawarkan i20 dengan mesin bensin 1,2 liter dan 1,6 liter.

Dengan ini, i20 dapat dinilai melakukan terobosan di segmen atau kelasnya karena satu-satunya mobil kota yang menawarkan mesin diesel. Kemudian, bagi mereka yang ingin biaya operasional ekonomis, i20 diesel layak jadi pertimbangan, mempertimbangkan tingkat kemacetan lalu lintas kota besar, utamanya Jakarta.

Mesin diesel yang diusung i20 adalah versi mutakhir, yaitu common rail, Hyundai menyebutnya CRDi, 4 silinder, 16 katup. Mesin ini juga dilengkapi dengan senjata pamungkas diesel, yaitu turbocharger.

Kemampuan menghasilkan tenaga tidak jauh beda dengan versi bensin. Jika mesin bensin menghasilkan tenaga 100 PS @6.300 rpm, diesel 90 PS @4.000 rpm. Namun, keunggulan yang tidak bisa disamai oleh mesin bensin dan dipastikan “pas” buat kondisi lalu lintas macet adalah karakteristik torsi maksimumnya, 22,5 kg-m @1.750–2.750 rpm (flat). Bandingkan dengan versi bensin: 13,9 kg-m @4.200 rpm.

Klaim tenaga tersebut berdasarkan hasil tes Hyundai Korea (khususnya diesel) dengan menggunakan bahan bakar diesel yang memiliki kualitas lebih baik. Hal itu antara lain kadar sulfur yang rendah dan nilai “cetan” yang lebih tinggi. Hal yang sama juga berlaku untuk mesin dengan oktan yang lebih tinggi, tentunya atau biasanya paling rendah 92 untuk mesin dengan perbandingan kompresi di atas 10:1.

Solar biasa. Inilah yang membuat Jongkie D Sugiarto, Presdir HMI, lebih banyak membahas versi diesel saat memperkenalkan produk terbarunya. Dijelaskan, sebelum dipasarkan, mesin diesel tersebut ini sudah dicoba dengan solar biasa Indonesia.

“Tidak perlu Pertadex karena memang sulit mendapatkannya. Prinsipal kita membolehkan menggunakan solar biasa. Sama dengan merek lain yang juga sudah menggunakan teknologi yang sama,” ujar Jongkie.

Saat Kompas.com coba mengamati suara dan getaran dari mesin diesel Hyundai ini, itu sungguh sangat menarik; halus sekali dan tidak berbeda jauh dibandingkan dengan versi bensin. Namun, akselerasi belum bisa diuji. Akan tetapi, bila melihat torsi yang diperoleh pada putaran rendah dan flat, dipastikan, untuk 0–100 km/jam, diesel jago!

Penampilan. Penampilan i20 cukup dinamis, terutama grill bumper bawah berukuran besar dengan bentuk trapesium. Ciri khas lainnya adalah garis "lipatan" samping yang melintang dari fender depan sampai ke lampu belakang.

Transmisi. Untuk transmisi, ditawarkan dua pilihan manual (5 kecepatan) dan otomatik (4 kecepatan). Khusus untuk diesel, hanya menggunakan transmisi manual dengan harga Rp 177,5 juta (off the road). Dengan tambahan pajak, berarti harga on the road hampir menyentuh Rp 200 juta.

Perlengkapan lainnya adalah audio dengan interface yang sudah disiapkan untuk iPod. Pada versi yang dipasarkan di Indonesia, audio tampil dengan warna metalik. Adapun jok dan sandarannya bermotif dengan warna gelap. Untuk door trim dan dasbor tampil dengan dua warna.

Varian i20 terdiri dari standar, yaitu GL transmisi otomatik dan manual. Varian yang lebih lengkap adalah SG dengan pilihan transmisi manual dan otomatik. Hyundai menyebutnya i20 untuk mereka yang berorientasi keluarga. Versi ini dilengkapi dengan sunroof, lampu kabut, dan setir dengan tombol-tombol untuk mengontrol audio.

Untuk roda, varian GL pakai 175-70R14, sementara SG menggunakan ukuran 180-60R15.

Spesifikasi
Dimensi (mm)

Bensin
Diesel
Panjang
3.940
Lebar
1.710
Tinggi
1.490
Jarak sumbu roda
2.525
MESIN
Tipe
Bensin, CVVT

Turbo Diesel Common Rail

Kapasitas (cc)
1.396
1.396
Diameter x langkah (mm)
77 x 74,99
75 x 79
Perbandingan kompresi
10,5 : 1
17,0 : 1
Tenaga maks. PS @rpm
100 @5.500
90 @4.000

Torsi maks. kg-m @rpm

13,4 @4.200
22,5 @1,750-2.750
Kapasitas tangki bensin
45 liter