06 October 2008

Daihatsu Luncurkan New Sirion

Hari ini (16/10), di Segarra Cafe, Ancol, Jakarta, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), terus mengenjot penjualan meski saat ini, beberapa Agen Tunggal Pemegangan Merek (APTM) agak khawatir dengan situasi ekonomi yang tidak pasti. Salah satu caranya, mendandani produk yang sudah dipasarkan atau melakukan “minor change”.

Minor change atau facelift dilakukan Daihatsu terhadap salah satu produknya yang masuk ke segmen “city car”, yaitu Sirion. Padahal, lima bulan lalu, mobil yang diimpor CBU dari Malaysia ini, juga diperkenalkan dengan wajah baru.

“Waktu itu kita hanya menambahkan aksesori. Hanya berlaku untuk Indonesia. Sekarang modifikasi dilakukan oleh Daihatsu Motor Corporation Jepang dengan Pero Dua yang membuat Sirion di Malaysia. Jadi perubahan sekarang diberlakukan untuk Sirion yang dijual di Indonesia dan Malaysia,” jelas Amelia Tjandra, direktur pemasaran ADM.

Ternyata, dengan menambahkan aksesori saja – tentunya dengan harga yang sangat kompetitif – penjualan Sirion langsung melonjak. Dari target semula 225 unit/bulan, menjadi 350 unit/bulan dengan masa inden 1- 2 bulan.

Anak Muda
“Kami memperkirakan kenaikkan penjualan Sirion karena makin mahalnya harga bahan bakar. Konsumen muda atau keluarga muda yang umumnya berada di kota-kota besar, menginginkan mobil yang praktis dan irit bahan bakar. Sirion memenuhi kebutuhan tersebut. Selain irit, mobil ini juga gesit. Buktinya sudah memenangkan 7 seri slalom,” tegas Amelia lagi.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh ADM terhadap konsumen Sirion, yaitu anak muda dan keluarga, ternyata i 75% menyukai mobil ini karena penampilannnya (styling). Faktor lain adalah nilai ekonomis, yaitu harga dan irit biaya operasional dan mudah dikendarai.

Dengan minor change ini, ADM berharap bisa menjualnya 400 unit/bulan. “Target ini sudah kami turunkan. Sebelumnya target kami 500 unit/bulan. Tetapi karena situasi ekonomi tidak seperti yang kami perkirakan sebelumnya, diturunkan jadi 400 unit/bulan,” jelas Suparno Djasmin, CEO PT Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) yang menjual Daihatsu di Indonesia.

Permintaan Konsumen
Faktor lain yang menyebabkan Daihatsu menyegarkan penampilan Sirion, menurut wakil presiden direktur ADM, Sudirman MR, adalah untuk menjawab permintaan konsumen. “Mereka menginginkan desain yang lebih sporty dan trendi. Ini sesuai dengan jiwa target pemakai Sirion, yaitu anak muda. Perubahan ini sejalan dilakukan pada Myvi di Malaysia, negara tempat Sirion diproduksi,” terang Sudirman.

Dua model atau tipe Sirion yang ditawarkan sama-sama menggunakan mesin 1,3 liter, VVT-i adalah D versi standar dan M untuk sport. Untuk tipe D transmisi manual, dijual Rp 122.900.000 dan otomatik Rp 132.900.000. Berarti naik Rp 2 juta dibandingkan versi sebelumnya. Sedangkan tipe M, untuk transmisi manual Rp 136.500.000 dan otomatik Rp 146.500.000.

Bagian yang mengalami perubahan
Eksterior
• Kap mesin
• Gril, bumper dan aerokit depan plus logo Daihatsu yang lebih besar
• Lampu kabut dengan desain baru (tipe M)
• Semua pilar dihitamkan
• Garnis hitam di pintu belakang (untuk tipe M)
• Dual tail pipe atau knalpot ganda dengan tambahan aerokit di atasnya
• Bumper belakang dengan reflektor lebih tinggi
• Mengganti model alloy wheel
Interior:
• Meter cluster dilengkapi lampu peringatan
• Dashboard two-tone
• Jok dan lapisan pintu (door trim) warna dan motifnya berubah (tipe D)

21 September 2008

Senjata Baru Toyota, New Avanza dan Corolla Altis 2.0

Dengan telah diluncurkannya Daihatsu Xenia facelift, seharusnya juga diikuti saudara kembarnya, Toyota Avanza. Sumber dari PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan kalau mini MPV mereka baru akan diperkenalkan menjelang akhir Oktober. Pasalnya, kata sang sumber produksinya baru dimulai di atas 10 Oktober nanti.

Dari beberapa varian, Avanza 1.5 tipe S - bertransmisi manual dan otomatis - paling mewah. Perubahan tak hanya pada eksterior, baik bagian depan maupun belakang. Si sumber membocorkan kalau interior sedikit lebih mewah ketimbang pendahulunya.

Selain Avanza, PT TAM masih punya senjata untuk ditembakkan sampai akhir tahun ini. Otomtif.kompas.com sempat mencari tahu kebenaran informasi yang menyebutkan kalau TAM akan melansir Corolla yang telah bertranformasi, yakni Corolla Altis 2.0L.

Lagi-lagi, sumber dari TAM tidak mengiyakan. Namun ketika dibisikkan kalau TAM mau masukkan Altis 2.0L langsung dijawabnya, "Paling lambat akhir Desember atau bisa juga awal Desember ini," ujar sang nara sumber. Kalaupun Altis tak jadi tahun ini, kemungkinan lain Toyota Hilux D-Cab yang sudah otomotif.kompas.com informasikan Agustus lalu.

Ford Perkenalkan Escape Baru Yang Lebih Gagah

Menutup 2008 ini, PT Ford Motor Indonesia (FMI) akan memperkenalkan produk terbarunya, New Ford Escape. Ini sesuai dengan komitmen dari agen tunggal pemegang merek (ATPM) Ford di Indonesia itu. “Setiap tahun, kami ingin selalu menampilkan prroduk-produk yang fresh. Melalui New Ford Escape inilah kami membuktikannya,” jelas Marketing Director PT FMI, Davy Tuilan pada acara “Media Test & Ride” di Sukabumi, 17-18 September 2008.

Dibanding dengan model pendahulunya justru Escape baru lebih berkarakter dan gagah. Seperti dikatakan kepala perancang Escape, Paul Gibson, “Walau lekukan tajam pada kendaraan dikurangi, Escape tetap melukiskan kekuatan khas SUV sejati dengan desain yang lebih kontemporer dan terasa lebih urban.”

Memang, dari pengamatan Kompas.com, secara bentuk Escape baru hampir tak beda dengan model terdahulunya. Namun daru segi tampilan, hampir seluruh sektor di eksterior telah mendapat penyempurnaan. Dan perubahan ini terinspirasi oleh Ford Escape Expression yang pertama kali ditampilkan pada Tokyo Motor Show tahun lalu.

Seperti bagian depan, bentuk kap mesin baru. Tarikan garisnya menyatu dengan ujung gril yang menggunakan logo Ford yang bentuk ovalnya lebih besar. Lampu utama lebih aerodinamis dipadu dengan desain baru bumper, terutama pada desain rongga udara yang lebih besar.

Pada bagian bawah rongga udara dikasih skide plate untuk meredam benturan pada bumper depan. Desain rumah lampu kabut berbentuk trapisum terbalik justru jadi simetris dengan rongga mulut udarta. Dipadu dengan fender yang lebih gemuk dari pendahulunya dan dikasih aliran udara (air vent) di bawah kaca spion, inilah yang sangat membedakan dengan model lamanya.

Sama seperti depan, belakang pun tak luput dari sentuhan. Desain lampu utamanya lebih ramping dan melintang ke dalam dengan LED sebagai stándar. Bumper dikasih skid plate dan dilengkapi sensor parkir.

Tampilan kian manis dengan dipindahkannya antena ke bagian atas belakang dan dikasih spoiler – ini khusus untuk versi Limited. Yang dipaparkan spesifikasi di atas dari versi termewahnya, sementara FMI mengekluarkan dua varian lagi, yakni XLS (terendah) dan XLT (menengah). Jadi ada beberapa komponen tidak dijumpai di dua model ini.

Termasuk interior, meski desainnya sama, tapi untuk yang Limited dipermanis dengan memakai panel wood. Kemudian, pengemudi dan penumpang depan yang di Limited serta XLS sudah dilindungi kantong udara, termasuk dari sisi samping buat pengemudi yang di Limited.

Bagaimana dapur pacu? Untuk mesin masih sama persis dengan model sebelumnya, 2.261 cc 4 silinder DOHC 16V dengan VICS, TSCV, ETCS dan VVT.

Nissan Bentang Bengkel Siaga Sumatera-Bali

Untuk memperlancar pemudik yang mengendarai Nissan, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) memberi layanan khusus 24 jam Nissan Rest Point (NRP) di 3 lokasi dan layanan Bengkel Siaga di sepanjang jalur mudik dari Sumatera, Jawa, dan Bali. “Di Nissan Rest Point (NRP) pemilik Nissan tidak hanya mendapatkan pelayanan perbaikan untuk kendaraannya, tapi juga bisa beristirahat dan menikmati snack dan minuman secara cuma-cuma,” kata Teddy Irawan, Deputy Director Sales & Marketing NMI, di Jakarta, Senin.

NRP mulai beroperasi 27 September-4 Oktober 2008 di Cikampek, Cisarua, dan Telaga Warna, Puncak. Layanan perbaikan yang dilakukan tidak dikenai biaya, kecuali penggantian suku cadang customer tetap dibebankan biaya sesuai harga suku cadang.

Bengkel Siaga mulai melayani pemakai Nissan selama libur Lebaran (28, 29, 30 September dan 3-4 Oktober 2008). Lokasinya bisa dijumpai di bengkel resmi Nissan di Jabodetabek, Jabar, Jateng, Jatim, Denpasar, Sumsel, dan Sumut. Pekerjaan yang bersifat perbaikan tetap dikenai biaya sebagaimana bengkel kerja normal.

Untuk kegiatan NRP dan Bengkel Siaga ini NMI bekerja sama dengan Telkomsel dengan kode akses 2323. Seluruh nomor telepon Bengkel Nissan Siaga telah didaftarkan di Telkomsel. “Pada saat darurat dan membutuhkan bantuan mekanik, customer Nissan yang menggunakan Telkomsel hanya perlu mengakses nomor 2323 dari ponselnya untuk mendapatkan sambungan otomatis langsung ke NRP atau Bengkal Siaga terdekat,” kata Teddy.

Di samping NRP dan Bengkel Siaga, Nissan juga tetap memberikan layanan ERA 24 Hour (Emergency Road Assistant) untuk wilayah Jakarta, Bandung, dan Surabaya pada 27 September hingga 4 Oktober. Khusus untuk wilayah di luar area jangkauan Bengkel Siaga, NRP, maupun ERA 24 H, NMI menyediakan layanan Nissan Siaga Mobile.

Lokasi jalur Nissan Siaga Mobile meliputi jalur antara Cikampek, Tegal, Pekalongan, sampai Rembang, dan Probolinggo sampai Situbondo. Setiap unit kendaraan Nissan Siaga Mobile ini didukung 2 teknisi Nissan dan perangkat teknis yang memadai. Mulai beroperasi 29-30 September 2008 selama 24 jam.

Teddy berharap, dengan adanya layanan ini para pemudik dapat lebih tenang dan aman selama perjalanan.


Waktu operasi: 27 September-4 Oktober 2008 (24 jam)
Lokasi:
1. Telaga Warna, Puncak, Jawa Barat
2. RM Jati Wangi, Cisarua, Jawa Barat
3. Jl Raya Cikopo (Komp Ruko Cikopo Megah, Cikampek, Purwakarta)

BENGKEL SIAGA
Waktu operasi: 28, 29, 30 September dan 3-4 Oktober (1-2 Oktober tutup)
Jam operasional: 08.30-16.30 waktu setempat

NISSAN REST POINT

Lokasi:
1. Nissan TB Simatupang (Jakarta)
2. Nissan Bumi Serpong Damai-BSD (Tangerang)
3. Nissan Sunter (Jakarta)
4. Nissan Roxy (Jakarta)
5. Nissan Radin Inten (Jakarta)
6. Nissan Cibubur (Jakarta)
7. Nissan Soekarno-Hatta (Bandung)
8. Nissan Cirebon (Cirebon)
9. Nissan Puri Anjasmoro (Semarang)
10. Nissan Jebres (Solo)
11. Nissan Mlati (Jogjakarta)
12. Nissan S Parman (Malang)
13. Nissan A Yani (Surabaya)
14. Nissan Gatsu (Denpasar)
15. Nissan Labuan Ratu (Bandar Lampung)
16. Nissan Istana (Palembang)
17. Nissan Gatot Subroto (Medan)


ERA 24 H
1. ERA 24 H – Jakarta
2. ERA 24 H – Bandung
3. ERA 24 H – Surabaya