16 August 2009

Chevrolet Cruze Dipasarkan September Depan

New GM menunjukkan jati dirinya sebagai produsen mobil global dengan menggarap pasar Indonesia secara lebih gencar. Salah satunya menawarkan produk terbaru, Chevrolet Cruze, di segmen sedan.

"Dalam waktu dekat, akan dipasarkan produk terbaru kami, jenis sedan. Saat ini kami masih menghitung harga, apalagi segmennya kecil," papar Managing Director PT GM Autoworld Indonesia (GMAI) Mukiat Sutikno di Jakarta, Rabu (19/8).

Dari bisikan yang diperoleh dari internal GMAI, Cruze dipilih mengingat masih belum tersedianya segmen ini di jajaran produk miliknya. Bahkan informasinya, saat ini pengujian masih berlangsung dan akan diluncurkan secara resmi September 2009, mungkin pasca-Lebaran.

Salah satu opsinya, ATPM akan memasok sedan kompak ini dari pabriknya di Korea Selatan, sama dengan New Sparks yang akan dipasarkan 2010. Di kelas ini, Cruze akan memperoleh hadangan yang berat dari pimpinan pasar sementara, Honda All New Civic, Toyota Altis, Mitsubishi Lancer, dan Ford Focus.

Selain itu, sedan yang memperoleh lima bintang dari Australian New Car Assessment Program (ANCAP) dalam uji benturan ini, rencananya akan ditawarkan dalam tiga pilihan mesin, yakni, 1.600 cc, 1.800 cc, dan 2.000 cc.

Di Negeri Ginseng, mobil ini dikenal dengan sebutan Daewoo Lacetti Primiere. Adapun label Cruze digunakan di Australia. Harganya antara Rp 300 juta dan Rp 350 juta.

14 August 2009

458 Italia, Supercar Terbaru dan Tercanggih dari Ferrari

Ferrari memperkenalkan supercar terbarunya, yang diberi label 458 Italia. Mobil ini nantinya akan menggantikan posisi F430. Dari aspek mesin, desain, aerodinamika, pengendalian, instrumentasi, dan ergonomis, 458 total baru. Lebih menarik lagi, teknologi mesin paling canggih dengan efisiensi kerja terbaik dari seluruh produk yang pernah dibuat oleh Ferrari.

Prestasi lain yang ditoreh Ferrari pada mobil ini adalah konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Terakhir ini, tujuannya agar bisa mencapai standar CO2. Padahal, kapasitas dan tenaga yang dihasilkan mesin lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, F340.

Para pengamat menilai, 458 Italia merupakan lompatan besar Ferrari dalam bidang teknologi otomotif, terutama untuk mendapatkan performa dan standar emisi gas buang dalam sejarah perusahaan mobil kebanggaan Italia tersebut.

Sayap aeroelastis
Penampilan 458 Italia sangat berbeda dengan pendahulunya, dinilai lebih kompak dan praktis. Dimensinya: panjang 4.527 mm, lebar 1.937 mm, dan tinggi 1.213 mm. Jarak sumbu roda 2.650 mm.

Hidung mobil dilengkapi dengan sayap kecil aeroelastis yang menghasilkan downforce (daya cengkeram), ketika mobil dikebut habis. Bentuk sayap kecil ini akan berubah sesuai dengan kecepatan mobil. Pada kecepatan, aliran udara ke radiator dikurangi, sekaligus memperkecil hambatan angin. Dengan cara ini, daya cengkeram bisa dihasilkan sampai 140 kg pada kecepatan 200 km/jam.

Kemampuan mesin
Mesin V8 berkapasitas 4,5 liter mampu menghasilkan tenaga 570 PS (425 kW) dan torsi 540 Nm. Dengan tenaga dan torsi sebesar itu, 458 Italia bisa sprint 0–100 km/jam dalam waktu 3,4 detik. Tak kalah mengagumkan, Ferrari bisa sampai kecepatan top, 325 km/jam.

Mesin V8 ini merupakan produk pertama Ferrari yang menggunakan sistem injeksi langsung. Mesin ini dipasang di tengah-belakang. Ciri lain mesin, menggunakan piston kompresi tinggi. Gesekan pada jeroannya juga rendah. Inilah yang membuat mesin Ferrari terbaru ini irit, tetapi responsif dibandingkan F340.

Berdasarkan rilis Ferrari, perbandingan kompresi mesin mencapai 12,5 : 1. Mesin makin mantap kerjanya karena menggunakan poros engkol (kruk as) datar. Hasilnya, tenaga maksimal dihasilkan pada @9.000 rpm. Atau untuk setiap liter mesin menghasilkan 125 PS (94 kW). Sementara itu, torsi dihasilkan pada 6.000 rpm. Sebanyak 80 persen lebih dari torsi tersedia pada putaran 3.250 rpm.

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, digunakan transmisi 7 kecepatan plus kopling ganda (dual-clutch). Transmisi ini sama dengan yang digunakan pada California.

Menurut Ferrari, kopling ganda dan injeksi langsung menurunkan emisi CO2 menjadi 320 g/km. Konsumsi bahan bakar, 13,7 liter/100 km (7,2 km/liter). Hal ini juga diperoleh berkat turunnya bobot menjadi 1.380 kg karena menggunakan sasis dari aluminium. Distribusi 42 di depan dan 58 di belakang.

Fitur lainnya adalah sistem kontrol traksi dan E-Differential dan F1-Trac. Dengan teknologi, gejala spin bisa dicegah, menjadikan Ferrari benar-benar mantap diajak berakselerasi. Untuk suspensi, depan pakai double wishbone dan belakang multi-link.

Kontrol di setir
Fitur inovatif dan dinilai sangat menarik adalah bentuk setir dan dasbor. Dalam hal ini, Ferrari memanfaatkan teknologi dan pengalamannya di F1. Hasilnya, sistem kontrol mobil bekerja dengan cepat dan presisi. Dijelaskan pula, keputusan Ferrari menggunakan sistem kontrol di setir berdasarkan masukan dari pebalap F1 mereka yang paling sukses, Michael Schumacher.

Dengan menggunakan ECU berkemampuan tinggi untuk mengontrol kerja ABS, jarak pengereman yang dihasilkan, 100–0 km/jam, 32,5 meter.

Dijelaskan pula, segmen konsumen 458 Italia berbeda dengan California. Bila California diciptakan bagi mereka yang menginginkan sportcar serbaguna, 458 Italia bagi mereka yang cuma sekali-kali ingin menguji kemampuannya di trek dan lebih sering sebagai mobil harian.

Kendati sudah diperkenalkan kepada media, 458 Italia akan ditampilkan pertama kali di depan publik di Frankfurt Auto Show September mendatang. Sementara itu, penjualan baru dilakukan awal pertengahan tahun depan.

Toyota Sodorkan Vitz Hybrid Versi Termurahnya

Meski masih menjadi market leader di segmen hybrid, harga Toyota Prius III yang 2,05 juta yen itu dinilai agak mahal. Sementara itu, di Indonesia mobil itu dibanderol Rp 585 juta. Mendapat saingan dari Honda dengan Insight hybrid, pabrikan mobil terbesar di Jepang, Toyota Motor Corp (TMC), kembali mempersiapkan kendaraan teknologi hibrida versi termurahnya dan paling efisien.

Santer disebutkan kalau Toyota sedang menyiapkan sedan Auris hybrid untuk versi murah. Namun, pihak manajemen TMC seperti dilaporkan Yomiuri Shimbun, Jumat (14/8) mengumumkan bahwa Toyota akan membangun model baru hybrid yang menggunakan Vitz.

Sedan subcompact ini kalau di Eropa bernama Yaris, sama seperti di Indonesia. Toyota menargetkan pada 2011 sudah dilempar ke pasar Jepang, termasuk luar negeri, seperti Amerika dan Eropa.

Mengenai harga, kendaraan hibrida itu diperkirakan mencapai 1,5 juta yen, jauh di bawah Prius yang kini dibanderol 2,05 juta yen.

13 August 2009

Mendukung Penjualan Fiesta, Ford Indonesia Investasi Rp 250 Miliar

Seiring rencana PT Ford Motor Indonesia (FMI) meluncurkan produk terbarunya, Fiesta, tahun ini, maka salah satu strategi untuk mendukung kesuksesan di pasar adalah menambah jaringan. Untuk itu, agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Ford di Indonesia itu berencana menambah 10 unit dilernya pada 2009-2010.

Direktur Pemasaran FMI Davy Tulian menjelaskan, sejak 2008, pertumbuhan diler yang ditargetkan perusahaan mencapai 35 persen atau menjadi 40 diler dari sebelumnya 30. Masuk semester kedua 2009, akan diresmikan lagi tiga diler yang masing-masing berlokasi di Surabaya, Duri Pekanbaru, dan Bumi Serpong Damai.

"Sampai akhir tahun ini, total diler yang kami miliki mencapai 35 unit, tahun depan kita targetkan mencapai 40 unit. Satu unit diler diperlukan investasi sekitar Rp 15 miliar-Rp 25 miliar belum termasuk unit yang dipasok," paparnya di Jakarta, Kamis (13/8).

Berarti, FMI akan menginvestasikan dana sebesar Rp 250 miliar untuk 10 cabang baru. Penambahan itu dikarenakan mengembangnya segmen produk yang dimilikinya. Selama ini, FMI masih mengandalkan penjualan utamanya, Ford Ranger, untuk kebutuhan armada (fleet).

"Memang dengan masuknya Fiesta, kita semakin serius menggarap segmen passanger car. Untuk itu, saya turun sendiri, mekanik dilatih lagi, pelayanan, diler harus meningkatkan pelayanannya, dan lain-lain. Pokoknya kita sudah persiapkan lah," ungkapnya.

Fiesta rencananya akan diperkenalkan pada semester pertama tahun depan atau tiga bulan setelah Mazda 2 masuk pasar mobil nasional. PT Mazda Motor Indonesia (MMI) berencana meluncurkan Mazda 2 pada akhir tahun.

Fiesta telah berhasil mencatatkan prestasi penjualan di sejumlah wilayah di dunia. Sebut saja beberapa negara, seperti China, Australia, dan Afrika Selatan. Nah, apakah sukses tersebut bisa diikuti di Indonesia ?