24 August 2009

GM Meluncurkan Chevrolet "Si Lincah" Agile

Sekalipun dilanda kepailitan, the new GM terus memperkuat varian terbaru sebagai wujud untuk menunjukkan kebangkitan pabrikan mobil (yang sempat terbesar di dunia sebelum dinyatakan pailit) dari Amerika. Salah satunya dibuktikan GM melalui merek Chevrolet (Chevy). Mereka secara resmi meluncurkan prototipe Agile, setelah sebelumnya hanya hadir dalam bentuk sketsa.

Saat penampilannya dilihat, grill depan terlihat dihiasi emblem Chevy warna emas, mirip midsize sedan Cruze yang dikeluarkan untuk pasar Australia. Namun, untuk keseluruhan bodinya, tak terlihat sesuatu yang spesial. Namun, pihak GM mengklaim, hatchback ini hadir menawarkan inovasi desain yang tinggi dan keluasan internal dari sebuah crossover.

Produk ini akan diluncurkan Oktober 2009, khusus untuk memenuhi pasar di wilayah Amerika Selatan. Pengerjaan desainnya dilakukan di Pusat Litbang GM Mercosur di Sao Paulo, Brasil. Bahkan, investasi senilai 400 juta dollar AS dibenamkan untuk membangun pabrik perakitan di Rosario, Provinsi Santa Fe. Dana itu juga digunakan untuk memperkuat fasilitas perakitan baru di Argentina, khususnya untuk kebutuhan infrastruktur pabrik.

"Chevy Agile, produk terdepan dan masuk pasar pada 2009. Produk ini menggambarkan kepercayaan diri dari kebutuhan publik dan potensi dari negeri kami," papar Jaime Ardila, selaku Presiden GM Mercosur (organisasi perekonomian didirikan oleh lima negara di Amerika Selatan) dalam rilis resminya.

Masih belum terungkap, jenis dapur pacu apa yang akan ditanam di balik kap mesinnya. Namun, mungkin dari namanya "aglie" (berarti lincah), seharusnya tenaga yang dihasilkan harus kuat dan responsif.

23 August 2009

Smart Fortwo Diproduksi Pertengahan November 2009

Makin gencarnya isu lingkungan hidup dalam kegiatan industri, termasuk sektor otomotif, membuat setiap pabrikan giat mengembangkan produk beremisi rendah. Seperti dilakukan oleh produsen asal Jerman, Daimler, bukan lagi bereksperimen, melainkan mulai memproduksi mobil listrik Smart Fortwo pertengahan November 2009.

Kegiatan produksi akan dilakukan pada pabriknya di Hambach, Perancis. Jika berjalan dengan lancar, pada 2012, semua konsumen di wilayah Amerika Serikat dan Eropa akan sudah bisa memesannya.

City car generasi kedua ini menggunakan motor listrik berkapasitas 30kW dengan baterai lithium, yang mampu menghasilkan torsi maksimum 120nM. Fortwo mampu berakselerasi 0-60 km/jam hanya dengan waktu 6,5 detik.

Di saat kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya mencapai 115 km. Namun, karena memang diperuntukkan hanya dalam kota, kecepatan mobil dua penumpang ini dibatasi pada 100 km/jam.

Pada akhir 2009, beberapa unit Smart Fortwo akan mulai dibagikan untuk beberapa konsumen pilihan dengan jangka waktu pemakaian empat tahun atau 60.000 km. Dalam proyek bertajuk "e-mobility Berlin" ini akan mulai diciptakan jaringan distribusi serta perusahaan listrik setempat.

Selanjutnya, beberapa unit juga akan mulai dibagikan ke Hamburg, Paris, Milan, Pisa, dan Madrid. Tak ketinggalan, AS juga akan menerima, sebagai permulaan, sebelum diproduksi secara massal kepada publik umum.

22 August 2009

Hyundai-KIA Menyodok 4 Besar Dunia

Pabrikan otomotif terbesar dari Korea Selatan Hyundai-KIA berhasil menyodok ke peringkat empat dalam penjualan global terbanyak pada semester pertama 2009. Bahkan, secara mengejutkan, mereka telah menyingkirkan hegemoni salah satu prinsipal otomotif terbesar di Amerika Serikat, Ford, yang selama ini bercokol di posisi itu.

Hadirnya krisis keuangan global bukan hanya berdampak pada penurunan pasar otomotif dunia, tetapi juga pada komposisi. Hal itu juga dialami Hyundai-KIA yang naik satu peringkat dari tahun sebelumnya. Selama ini, produsen mobil dari Negeri Ginseng mengandalkan AS sebagai pasar terbesarnya di seluruh dunia.

Mengutip Reuters, dari angka yang dikeluarkan Automotive News Data Centre (ANDC), Hyundai-KIA berhasil menjual 2.153.000 mobil atau 0,37 persen lebih tinggi dari produsen mobil Negeri Paman Sam yang digesernya dengan total penjualan 2.145.000 unit. Lonjakan yang dialami Hyundai-KIA mencapai sekitar 30 persen.

Padahal, dalam semester pertama tahun ini, kesepuluh besar produsen otomotif dunia ini mengalami keterpurukan rata-rata dua digit persen. Cuma produsen asal Jerman, Volkswagen, yang berhasil menahan kejatuhan pasar hanya satu digit, yakni turun 5,1 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu.

Masih menyisir data ANDC, di posisi pertama masih dipegang Toyota dengan penjualan terbanyak 3.564.105 unit. Sekalipun begitu, dari jumlah tersebut, penjualan mereka justru mengalami penurunan sebesar 26 persen dari semester pertama 2008 yang tercatat 4.815.442 unit. Di posisi kedua, General Motors dengan 3.552.722 unit (-21,8 persen), Volkswagen 3.100.300 (-5,1 persen), Hyundai-KIA 2.153.000, Ford 2.145.000 (-30,6 persen).

Bahkan, produsen asal Jepang lainnya, Honda, hanya mampu menempati posisi ketujuh sebanyak 1.586.000 unit di bawah PSA Peugeot-Citroen 1.586.900 unit. Salah satu yang menarik adalah aliansi Nissan dan Renault melaporkan total unit jualannya secara terpisah. Namun, jika mereka bergabung seperti dua produsen dari Korea Selatan dan Perancis, maka posisi keempat dunia akan diperolehnya.

Data Penjualan Otomotif Dunia-Semester Pertama 2009
PabrikanSemester I/2009S I/2008 % change
1. Toyota3.564.105

4.815.442

-26,0
2. General Motors3.552.722 4.541.125 -21,8
3. Volkswagen3.100.300 3.265.200-5,1
4. Hyundai-Kia2.153.000
5. Ford 2.145.0003.093.000 -30,6
6. PSA Peugeot-Citroen1.586.900 1.844.700-14,0
7. Honda1.586.0002.022.000-21,6
8. Nissan1.545.9762.013.611 -23,2
9. Suzuki1.152.0001.283.000-10,2
10. Renault1.106.9891.326.164-16,5

21 August 2009

Honda Sport CR-Z Hibrida Diluncurkan Februari

Pabrikan mobil Honda Jepang atau Honda Motor Co (HMC) tak mau kalah soal teknologi hibrida Toyota. Cukup sekali kecolongan di kelas passanger car, HMC tampaknya menjadi yang pertama untuk kategori sport hibrida. Pasalnya, mereka akan segera meluncurkan CR-Z pada Februari tahun depan. Produk ini merupakan kolaborasi ramah lingkungan, hemat bahan bakar, dan kecintaan terhadap kecepatan.

Sebagai rival utama Toyota Motor Corp, merek berlambang 'H' ini menyatakan siap bersaing ketat. Selain produk di atas, HMC menegaskan akan mengeluarkan produk andalan yang lain, yakni Fit (Jazz di Indonesia) versi hybrid akhir 2010, dan keduanya diperuntukkan bagi pasar Jepang.

CR-Z diperuntukkan bagi pasar Amerika Utara dan Eropa setelah peluncuran perdana di negeri asalnya. Selain itu, produk kelas B, Fit, juga dipastikan akan menyentuh pasar di Jepang. Namun, pihak Honda tidak menjelaskan detail mengenai target jualan produk ini.

Diharapkan, kehadiran dua kendaraan hibrida Honda ini bisa menopang penjualan di segmen baru itu. Krisis ekonomi global telah menyebabkan Honda mengalami kerugian pertama setelah 15 tahun yang dialami pada kuartal pertama 2009.

Tahun ini, penjualan mobil dengan dua sistem penggerak itu terus mengalami lonjakan yang signifikan. Hal ini menyusul setelah pemerintah setempat mengeluarkan insentif harga jual dan pembebasan pajak untuk mobil hemat bahan bakar. Bahkan, Honda telah menikmati lonjakan penjualan dalam beberapa bulan belakangan ini dengan ditopang produk Insight hybrid yang diluncurkan Februari lalu. Penjualannya menjadi produk terlaris pada April 2009.

Namun, persaingan terus berlangsung. Toyota pun segera meluncurkan Prius terbarunya yang langsung menggeser Insight di posisi puncak pada bulan selanjutnya (Mei 2009). Nah, dengan kondisi ini, maka Honda berencana kembali memimpin dengan produksi pionirnya di segmen sport hybrid.

"Kami ingin fokus pada seberapa cepat bisa melebarkan (produk) hybrid kami," papar Honda President and Chief Executive Officer Takanobu Ito baru-baru ini, seperti dikutip AP.