25 September 2009

Lamborghini Reventon Perpaduan F1 dan Pesawat Tempur

Lamborghini, merek mobil asal Italia, memperkenalkan supersportcar, Reventon Roadsters, di pesta akbar otomotif di Jerman (63th Frankfurt International Motor Show 2009). Katanya, sedan dengan eksterior yang terinspirasi dari pesawat tempur ini hanya diproduksi 20 unit di pabrik Sant'Agata Bolognese di Bologna, Italia. Wajar bila kehadirannya ekstra eksklusif, baik dari segi tenaga, maupun figur performanya.

Dari segi desainnya, supersportscar ini banyak terinspirasi dari bentuk pesawat tempur F15 milik NATO. Ini tampak dari rongga udara lebar di bagian depan dan belakang. Selain itu, supersportscar ini juga dilengkapi pintu model gunting, dan side skirt yang lebar. Selain itu, pilihan warna abu-abu yang dinamai Reventon Grey membuat kesan sangar di mobil ini makin terbentuk.

Dimensi mobil berlambang banteng ini memiliki panjang 4,7 meter, lebar 2,1 m, tinggi 1,1 m, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 2,7 m. Kedua penumpang, ketika duduk di dalam, sangat dekat dengan tanah. Namun, berkat penggunaan air suspension, bagian depan bisa ditinggikan 40 milimeter untuk menghindari rintangan.

Mobil ini dibuat menggunakan bahan kombinasi antara serat karbon dan besi baja ringan. Dengan begitu, Reventon memiliki tampilan rigid sekaligus bergaya. Bobot bersih 1.690 kilogram (kg) atau hanya 25 kg lebih berat dari model coupe yang sebelumnya ada di pasaran.

Lambo mengusung mesin berkapasitas 6.500 cc 48-valve V12 yang mampu menghantarkan tenaga masif sebesar 670 dk pada putaran mesin 8.000 rpm. Torsi maksimum mencapai 660 Nm (487 lb-ft) yang keluar pada 6.000 rpm.

Seluruh tenaga yang dihasilkan mesin disalurkan ke sistem berpenggerak semua roda (all-wheel drive). Untuk menempuh 0-100km/jam, Lambo ini cuma perlu waktu 3,4 detik. Kecepatan maksimum dicapai pada 330 km/jam.

Interiornya merupakan perpaduan dari konsep pesawat tempur, F1, dan kenyamanan. Panel instrumen tak lagi mengusung 100 persen model analog yang klasik yang biasa digunakan pada mobil sport. Namun, tiga panel LCD sudah diaplikasikan di dasbor untuk meningkatkan kadar futuristiknya.

Satu unit Lamborghini Reventón Roadster akan dibanderol senilai 1,1 juta euro (atau sekitar Rp 15,9 miliar) di luar pajak, dan akan mulai dipasarkan tahun depan.

24 September 2009

Vision EfficientDynamics: Konsep Hibrida Sport Diesel BMW

Popularitas mobil hibrida tampaknya kian menarik. Hal tersebut tampak dari mobil sport konsep yang akan ditampilkan BMW pada Internationale Automobile Austellung (IAA) yang ke-63 atau Frankfurt Motor Show 2009, yang akan diselenggarakan pada 17-27 September ini.

Mobil konsep yang akan diperkenalkan BMW adalah sport 2 + 2 yang mengandalkan sistem penggerak hibrida. Dalam hal ini, sistem itu adalah mesin diesel dan motor listrik. Dijelaskan, mobil konsep terbaru produsen asal Muenchen ini merupakan visualisasi teknologi BMW ActiveHybrid plus, simbol mobil sport masa depan yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan.

Kuat & Irit. Untuk memperoleh kinerja konsumsi bahan bakar yang irit dan emisi yang rendah, para ahli BMW mengadopsi teknologi atau konsep mobil kecil ke kelas premium. BMW menyebutnya VissionEfficientDynamics.

Konsepnya adalah mobil hibrida menggunakan mesin turbo diesel tiga silinder dan dua motor listrik. Dalam hal ini, BMW menggunakan hibrida seri. Hanya motor listrik yang dipasang pada setiap as roda depan belakang, yang menggerakkan mobil.

Dengan kedua as roda diengkol oleh mesin, BMW pun menyebut mobil ini berpenggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD). Tenaga yang bisa dihasilkan oleh motor listriknya, 262 kW (356 PS) dan torsi maksimum 800 Nm.

Mobil ini mampu sprint dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 4,8 detik. Adapun kecepatan top yang bisa dicapai adalah 250 km/jam. Ini pun dibatasi secara elektronik. Sementara itu, konsumsi bahan bakar dari mobil berdimensi panjang 4.600 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.240 mm ini (dengan mode EU) adalah 3,76 liter/100 km atau 26,6 km/liter. Sementara itu, emisi CO2, 99 gram/km.

Plug-In. Untuk meningkatkan efisiensi atau biaya operasional yang murah, BMW merekayasa mobil ini sebagai hibrida plug-in. Sel baterai lithium polimer yang digunakannya bisa dicolokkan langsung ke stop kontak rumah di Eropa yang menggunakan listrik dengan standar tegangan 220 volt. Dengan tegangan tersebut dan arus pengisian 16 ampere, waktu yang diperlukan untuk mengisi ulang baterai hanya 2,5 jam. Selanjutnya, bila menggunakan tegangan 380 volt, 32 ampere, pengisian aki hanya butuh waktu 44 menit. Cukup menarik!

Tak kalah menarik, kemampuan mobil menempuh jarak dengan tangki solar penuh (25 liter) plus baterai adalah 690 km. Untuk baterai saja, jarak yang dapat ditempuh 50 km. Mobil juga dilengkapi dengan brake energy regeneration (BER) atau yang banyak dikenal secara umum dengan KERS.

Lampu. Bagian ini menggunakan material teknologi ringan yang inovatif pada interior. Itu antara lain head-up display (HUD) tiga dimensi. Atap dan kaca pintu dibuat dari polikarbonat yang secara otomatis jadi lebih gelap bila kena sorot cahaya.

Untuk membuat penampilannya gaya, pintu mobil dibuka dengan gaya sayap burung camar (gullwing) yang membuka ke atas samping. Desain bodinya diadopsi dari Formula1 sehingga nilai aerodinamika, render-nya 0,22.

Teknologi inovatif lain yang dibanggakan BMW pada mobil ini adalah lampu dengan pencahayaan yang sangat terang. Di samping itu, lampu ini juga memberikan simbiosis penerangan yang unik di sekitarnya.

Tak kalah menarik, kombinasi desain lampu LED di depan dan belakang mobil, menurut BMW, akan menciptakan tren desain masa depan. Pasalnya, lampu tersebut terintegrasi atau menjadi kesatuan desain seluruh bodi mobil. Bahkan, lampu belakang juga berfungsi sebagai deflektor. Karena itulah, BMW berani mengatakan bahwa VissionEfficientDynamic hibridanya unik!

23 September 2009

McLaren MP4-12C, "Supercar" dengan Teknologi Canggih

McLaren Automotive (MA) memperkenalkan mobil konsep supercar terbarunya MP4-12C, 9 September 2009. Setelah berbulan-bulan media mengintai pengujian sedan sport dengan bodi yang terbungkus, akhirnya dapat menyaksikan tampilan sesungguhnya.

Sebelumnya, MP4-12C ini dikenal dengan sebutan P11 sebagai penerus kesuksesan dari supercar McLaren sebelumnya, McLaren F1 SLR. Dipasarkan 2011 dan bersaing sama Porsche 911 Turbo dan Ferrari 458 Italia.

Ada beberapa teknologi F1 diadopsi, membuat MP4-12C unggul dari kompetitornya dalam hal inovasi. Seperti struktur bodi monosok dari bahan serat karbon dan brake steering system. Teknologi yang terakhir ini membantu pengemudi bisa mengeliminasi gejala understeer dan roda belakang spin dengan menekan pedal rem kedua. Sekaligus mengurangi kecepatan mobil.

Mesin dipasang berkapasitas 6.0L V8 twin-Turbo yang mempunyai tenaga 600 sampai 700 dk. Transmisi dilengkapi dengan 7 tingkat perrcepatan (7-speed) dan mampu menembus kecepatan tertinggi 320 km/jam.

Menariknya, di dalam mobil bisa menggunakan komputer karena dilengkapi wi-fi. Tak cuma itu, suspensi bisa menyesuaikan sendiri dengan kondisi jalan. Trus, buka pintunya model ke atas.

"Perusahaan tidak hanya membangun mobil. Utamanya, lebih kepada brand," jelas CEO MA Ron Dennis, mantan bos tim F1 McLaren. Dalam 6 tahun ke depan, lanjutnya, Anda bisa melihat 3 model MP4-12C. Kelahiran mobil ini tak lain untuk mengingatkan kesuksesan MP4-12C di arena ajang balap F1 pada 1997.

Bila Ferrari dalam satu tahun mampu memproduksi 6.000 unit, untuk MP4-12C ditargetkan 4.000 unit. Soal harga, diperkirakan sekitar Rp 2,4 miliar (246.000 dollar AS), paling tinggi dibanding kompetitornya Porsche 911 yang dipatok Rp 971,6 juta (98.000 dollar AS), dan akan segera di-launching. Harga itu masih kalah tinggi sama Ducati Veyron 1,7 juta dollar AS dan masih lebih murah dari pendahulunya McLaren SLR (455.500 dollar AS).

22 September 2009

Land Cruiser Prado "Facelift" Makin Canggih!

Toyota Motor Corporation (TMC) kemarin meluncurkan Land Cruiser Prado hasil rancang ulang atau facelift. Bagian yang dirancang ulang adalah lampu depan dengan desain baru serta kabin yang lebih lega karena bertambahnya ruang antara jok depan dan deretan kedua. Di samping itu, struktur rangka dan bodi juga diperkokoh.

Yang tak kalah menarik adalah tambahan peranti canggih yang membuat pengemudi Prado makin nyaman dan mengasyikkan saat menyusuri berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal mulus, sampai off-road.

Di Indonesia, Land Cruiser Prado tidak dipasarkan oleh Toyota Astra Motor. Kendati demikian, penggemar dan jumlah Prado yang berseliweran di jalanan Ibu Kota cukup banyak. Ini membuktikan bahwa SUV yang dulu dikenal sebagai "baby" Land Criuser ini cukup banyak penggemarnya.

Multi-terrain Monitor. Fitur teknologi khusus Prado adalah Kinetic Dynamic Suspension System (KDSS) yang membuat peredaman yang dihasilkan mobil sesuai dengan kondisi permukaan jalan. Versi terbaru, ada tambah berupa Multi-terrain Monitor.

Multi-terrain Monitor menayangkan gambar dari kamera yang ditempatkan di keempat sisi kendaraan. Dengan cara ini, pengemudi dapat melihat kondisi permukaan jalan pada 6 area di sekelilingnya, depan, belakang, samping depan, serta belakang kanan dan kiri.

Dengan menggunakan KDSS, stabilitas Prado makin mantap saat meluncur di jalan aspal maupun merayap di off-road. Untuk yang terakhir, Prado dilengkapi pula dengan crawl control. Hasilnya, kemampuan merayap Prado di berbagai medan off-road menjadi semakin mantap.

Interior. Kaca depan menggunakan material yang bisa meredam suara. Dengan cara tersebut, suara angin dari depan bisa dicegah masuk ke kabin. Hebatnya lagi, seluruh bodi disempal dengan bahan peredam suara sehingga kabin benar-benar tenang.

Usaha Toyota memberikan peredam suara yang hebat itu berhubungan dengan sistem audio canggih yang digunakan pada Prado. Toyota menyebutnya "Super-Live Sound System", dirancang berdasarkan tema pengembangan dotou, yaitu amplifier 465 watt dan 14 speaker yang ditempatkan secara optional di seluruh kabin.

Sistem mampu menghasilkan ruang akustik dengan nada bas impresif, suara tinggi yang jernih dan jauh lebih dalam dibandingkan dengan sistem tata suara Surround 5.1. Seperti audio mobil masa kini, bagian interior Prado juga dilengkapi dengan jack untuk iPod atau pemutar MP3.

Juga ada sistem Smart Entry dan Start yang digunakan untuk membuka dan mengunci pintu depan dan belakang hanya dengan memegang handel pintu. Fitur lainnya, sistem start dan stop mesin melalui tombol.

Mesin. Dua mesin yang ditawarkan Toyota pada Prado adalah 2,7 liter (2TR-FE) dan 4,0 liter (1GR-FEV6). Mesin yang disebutkan terakhir, 1GR-FE, menggunakan teknologi Variable Valve Timing-Intelligent (VVT-i) ganda.

Sistem mengontrol waktu kerja katup isap dan buang (buka dan tutup) secara otomatis sesuai dengan kondisi kerja (putaran dan beban). Tambahan lain, Toyota menggunakan pelatuk katup tipe roller. Dengan cara ini, Toyota mengklaim bahwa tenaga mesin bertambah sampai 20 kW (27PS) dan mengirit bahan bakar 0,4 km/liter.

Mesin 1GR-FE dipasangkan dengan transmisi 5 Super ECT sequential shfitmatic transmission. Transmisi ini memungkinkan pengemudi serasa melaju dengan transmisi manual. Di samping itu, mesin baru ini dapat menggunakan bensin reguler (92).

Penggerak. AWD atau “full-time-wheel drive system” (gardan tengah dilengkapi LSD Torsen) pada seluruh tipe. Sistem langsung menentukan distribusi tenaga ke roda depan dan belakang sesuai dengan kecepatan, kondisi permukaan jalan, akselerasi, membelok dan sebagainya.

Versi paling top, TZ-G dilengkapi dengan AVS (Adaptive Variable Suspension System) atau NAV/AI-AVS). Versi ini menggunakan sistem suspensi udara yang dikontrol secara elektronik. Namun hanya bekerja pada suspensi belakang.

Toyota juga memasang tombol "multi-terrain select" pada setir. Tujuannya untuk memudahkan pengemudi memilih mode, yaitu “MUD & SAND”, “LOOSE ROCK”, “MOGUL” dan “ROCK” dan mengontrol traksi buat mengoptimalkan tenaga dan rem untuk mendapatkan kinerja yang mantap di off-road.

Fitur Lain. Toyota memasang perlengkapan yang disebut Multi-terrain ABS. Dengan alat ini, kinerja rem pada berbagai kondisi jalan, misalnya jalanan berdebu, kerikil, dan pasir, tetap mantap.

Sistem lainnya adalah Downhill Assist Control (DAC) yang bertugas menjaga kecepatan kendaraan dan memastikan stabilitas ketika meluncur di turunan. Di samping itu, juga ada Hill-start Assist Control (HAC). Sistem bekerja dengan mengontrol minyak rem ketika pengemudi berpindah menginjak rem ke pedal gas. Tujuannya mencegah kendaraan mundur, terutama saat diparkir di permukaan jalan menanjak dan licin.

Di Jepang, Land Cruiser, 6 varian, ditawarkan dengan harga mulai dari 3.150.000 yen dan hingga paling mahal 4.750.000 yen. Mau konversi ke rupiah? Pada kondisi sekarang kalikan harga tadi dengan Rp 110.