02 April 2008

Cegah Aki Meledak

Battery/ aki yang sehat, krusial bagi sistem kelistrikan mobil. Battery yang tidak terawat, tidak saja mengganggu kerja mobil, tapi juga berisiko meledak. Risiko meledak selalu di ingatkan lewat label yang terpasang, meskipun banyak pengguna yang lalai memperhatikannya.
Battery bisa meledak tiba-tiba, tanpa ada peringatan sebelumnya. Dan kalau Anda berdiri dekat dan tidak dapat menghindar, asam battery dapat menciderai Anda. Demikian pula kompartemen mesin, pipa-pipa dan sistem kabel yang langsung �termakan � asam kuat itu.

Bagaimana battery bisa meledak dan langkah-langkah apa untuk mencegahnya?

Seperti kita ketahui, battery menghasilkan listrik dari reaksi kimia yang salah satu produk sampingannya adalah hidrogen. Hidrogen adalah gas yang sangat mudah terbakar. Karena panas dari reaksi kimia dalam battery, juga panas kompartemen mesin, hidrogen ini tersembur keluar.

Bahaya timbul bila saat itu ada percikan api di sekitar battery. Jika gas hidrogen terpercik api, Blammm!!!, meledak. Sumber percikan bisa saja dari battery itu sendiri, bisa pula dari keteledoran pengguna. Pernah terjadi gara-gara ngutak-atik sambil merokok, battery meledak.

Pemicu percikan api lain adalah sentuhan antar plat. Dengan bertambahnya usia pakai battery, larutan asam semakin berkurang dan plat tidak lagi terendam. Ini bisa menyebabkan plat melengkung. Ketika kunci start diputar, permintaan tenaga listrik dalam jumlah besar untuk menggerakkan motor starter bisa menyebabkan plat bengkok itu menjadi lentur yang bisa saja bersentuhan dengan plat lain hingga menimbulkan percikan api.

Penyebab paling sering ledakan aki saat start adalah kutub-kutub battery dan kabel yang kotor. Kotoran itu menghambat jalannya arus listrik dan bisa menimbulkan loncatan bunga api. Jadi kebiasaan untuk mengecek dan membersihkan aki secara teratur sangat menguntungkan.

Selain itu kebiasan men-jumper yang kurang tepat juga riskan. Kebanyakan pengendara salah kaprah dengan memasang kabel jumper ke battery yang bagus, kemudian menyambungkan ke battery lemah. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya percikan api. Biasakan untuk memasang kabel jumper pada battery lemah lebih dahulu, sebelum disambungkan ke battery bagus.

Sekedar mengingatkan, prosedurnya adalah:

- Siapkan dulu kabel jumper, dan posisikan kedua mobil berdekatan tapi tidak saling menyentuh. Matikan semua lampu, radio, AC dan komponen elektronik lainnya. Bersihkan pula kutub-kutub kedua mobil yang kotor.

- Buka tutup aki dan ganti dengan kain untuk mengurangi bahaya ledakan yang mungkin timbul.

- Mesin mobil dengan battery sehat dihidupkan dan biarkan pada putaran idle untuk beberapa saat.

- Hubungkan kabel jumper positif dari battery lemah ke baterai kuat, disusul kabel jumper negatif. Tunggu berapa saat, sekitar tiga menit. Jika dirasa pengisian battery dirasa cukup, cobalah menstater mobil yang mogok.

- Jika berhasil, lepaskan kabel jumper dengan urutan terbalik, kabel negatif dulu baru positif. Singkap pula kain diatas battery dan pasang penutup sebenarnya.

Yaris, Mobil Kompak Untuk Kaum Muda

Yaris sebuah kendaraan kompak nan mungil dengan menawarkan desain kerennya yang membidik pasar anak muda perkotaan. Pada generasi pertamanya (tidak dijual di Indonesia) Yaris pernah menjadi salah satu mobil kompak terlaris di Eropa pada tahun 2000 lalu, dan pada generasi keduannya ini Toyota memasang target penjualan 1000 - 1500 unit per bulan.

Ada 4 varian yang ditawarkan Yaris yaitu Yaris E dengan manual transmission, Yaris E AT, Yaris S AT dan S AT limited edition, sehingga memberikan rentang harga yang sangat lebar, yaitu antara 148.5 Juta hingga 174 juta. Rentang ini juga tentunya akan mengait pasar lebih luas, menyesuaikan kocek di kantong. Namun seluruhnya menawarkan desain eksterior maupun interior yang dirancang sebagai kendaraan kompak yang keren.

Pada bagian depan Yaris menawarkan dominasi lampu dengan multi reflektor dengan ukuran besar dan juga dilengkapi lampu kabut kecuali untuk tipe Yaris E. Sementara bagian belakang lampu high mount stop ldengan teknologi LED berfungsi memberi tanda peringatan pengereman responsif. Selain itu desain interiornya memberikan kesan lapang, dengan penempatan panel-panel pada posisi yang menarik. Hal ini sekaligus mendukung kenyamanan dan lega bagi keempat penumpangnya.

Filtur speedometer dikombinasi pada posisi di tengah-tengah dengan pencahayaan orange (untuk model S dan S limited) dan putih (E), yang tidak akan menyilaukan pengendarannya. Pada seluruh varian menggunakan electric steering wheel yang menggunakan motor listrik sebagai sumber daya, sehingga mesin menjadi lebih hemat bensin. Roda kemudi model E menggunakan bahan urethane sedangkan S berbahan kulit. Sementara untuk mengatur ketinggian roda kemudi, dilengkapi fitur tilt steering Yaris tidak ketinggalan memberikan sistem audio dengan spesifikasi 2 DIN AM/FM Cassette dengan 1 CD indash yang dilengkapi 4 speaker (tipe E) dan 6 speaker (Tipe S). Sistem pendingin udaranya menggunakan teknologi subcooling condensor yang bobotnya ringan dan hemat energi.

Ada fasilitas khusus untuk model S limited, dilengkapi teknologi smart entry akan memberi kemudahan untuk menutup, membuka dan mengoperasikan kendaraan tanpa kunci. Teknologi smart start system ini memungkinkan pengendara hanya menekan tombol start atau stop engine.

Kenyaman penumpang didukung lay out kursi. Kursi belakangnya bisa di atur sudut kemiringannya, juga digeser dan dilipat rata lantai untuk menghasilkan ruang lapang pada bagasi Yaris. Untuk kursi pengemudi ada fitur seat height adjuster. Bagasi Yaris punya volume 274 liter. Akan bertambah jadi 363 liter bila kursi digeser maju dan saat dilipat rata lain menjadi 737 liter. Masih ditambah cup holder, seat back pocket, hanger, glove box dan cooler box.

Mengusung mesin 1NZ-FE 1500cc 16 katup DOHC dengan teknologi VVT-i (varible valve timing with inteligent) yang mampu mencapai tenaga maksimum 109ps dan torsi 14.5 kg, Yaris juga menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik karena bobotnya lebih ringan. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi manual 5-speed dan automatic 4-speed. Teknologi Super ECT (Electronic Controlled Transmission) membuat pergantian gigi transmisi lebih halus dan memperkecil frekuensi pergantian gigi saat jalan mendaki atau turun. Tuas transmisi gate type shift memberikan nilai kepraktisan dan menambah penampilan sportif.

Kombinasi MacPherson Strut dengan coil spring plus stabilizer (suspensi depan) dan torsion beam dan coil spring dibelakang, meredam getaran permukaan jalan. Dengan sudut putar minimum 4.7 meter, Yaris dijanjikan akan lincah bermanuver.

Sementara pada roda Yaris menggunakan cakram berventilasi di roda depan dan cakram solid khusus di model S, sementara model E menggunakan Tromol untuk mengendalikan laju mobil. Untuk keamanan optimal, didukung teknologi ABS, EBD dan Brake Assist.

Dan seperti model Toyota lain, struktur bodynya menganut teknologi GOA plus Head Impact Protection structure (melindungi penumpang bila mobil terguling atau tertimpa beban berat dari atas) dan Side impact beam pada setiap pintu untuk melindungi dari benturan samping.

Sabuk pengaman di semua kursi menjadi pelindung utama didukung dua airbag di depan dan sandaran kepala dengan teknologi Whiplash Injury Lessening untuk mengurangi dampak benturan belakang pada batang leher.

Yaris menawarkan 7 warna, dengan rentang harga mulai dari Rp148.5 juta untuk Yaris E, Rp158.5 juta untuk Yaris E AT, Rp168 juta untuk Yaris S AT dan Rp174 juta untuk S AT limited edition.

Mobil-mobil tidak boros BBM

Mobil apakah yang paling irit? Environmental Protection Agency merilis daftar
mobil-mobil paling irit bahan bakar yang dipasarkan di USA. Angka yang ada dibelakangnya adalah jarak tempuh (km) per liter.

Kita tunggu Kementrian Lingkungan Hidup menghasilkan tabel serupa khusus mobil-mobil yang dipasarkan di Indonesia.
Model Kota Antar kota
Honda Insight 26 28
Toyota Prius (matik) 25.5 27.7
Honda Civic Hybrid 19 27.7
Volkswagen Golf TDI 16.15 19.55
Volkswagen Jetta TDI 16.15 19.55
Volkswagen New Beetle TDI 16.15 19.55
Honda Civic HX 15.3 18.7
Toyota Echo 14.9 17.9
Toyota Corolla 13.6 17.2
Scion xA (by Toyota) 13.6 15.7
Honda Accord Hybrid (matik) 12.75 15.7
Pontiac Vibe (GM) 12.75 15.3
Toyota Matrix 12.75 15.3
Scion xB (matik) 13.2 14.9
Dodge Neon 12.3 15.3
Toyota Celica GT (matik) 12.3 15.3

Tips Menghemat Biaya Operasional Mobil

Mobil bukan lagi soal gengsi. Bagi sebagian orang, mobil adalah alat transportasi penting yang masuk dalam kelompok kebutuhan sehari-hari. Sama seperti yang lain dalam kelompok itu, kebutuhan transportasi harus dibuat seirit dan se-efektif mungkin agar tidak menggangu stabilitas neraca keuangan rumah tangga.

Kondisi ini terutama dirasakan di kota-kota besar. Di Jakarta, hampir 40% pengeluaran berada di pos ini. Lebih dari 50% perjalanan adalah pulang pergi kerja. Sekitar 20% untuk pulang pergi sekolah.


Penghematan bisa dimulai ketika membeli mobil. Memilih mobil bekas bisa menghemat sekian juta rupiah dibandingkan mobil baru dari model yang sama (tentu yang masih laik dan layak. Lihat jurus memilih mobil bekas di tip mobilku.com sebelumnya). Demikian pula pajak yang harus dibayarkan, juga lebih hemat.


Konfigurasi mesin empat silinder segaris lebih hemat dari V6 ataupun V8 yang peformanya jauh lebih baik. (lagian, buat apa cari mobil yang bisa ngebut di Jakarta bila kecepatan jelajah rata-rata hanya 8 km/jam, jauh lebih kecil dari rata-rata internasional, 12 km/jam ). Mobil yang ringan, kecil juga lebih bersahabat soal bensin.


Kalaupun saat ini sudah memiliki mobil, Anda masih bisa melakukan penghematan dengan langkah-langkah sederhana yang sesuai akal sehat.


+ Jangan memanaskan mesin terlalu lama


Kebiasaan memanaskan mesin itu baik, tapi jangan terlalu lama. Karena bensin yang terbakar itu tidak membawa Anda kemana-mana. Lagipula mobil lebih cepat �panas� ketika dikendarai. Apalagi teknologi mobil sekarang tidak membutuhkan waktu pemanasan bermenit-menit. Jadi buat apa buang bensin dengan �ritual� pemanasan berlama-lama?


+ Perlakukan mobil secara lembut


Jalankan mobil dengan lembut dan halus. Bawalah mobil ke kecepatan ideal/jelajah dengan cepat tapi jangan kasar. Usahakan untuk stabil di kecepatan itu. Ini akan menghemat bensin. Hindari kebiasaan ngebut dan ngerem berulang-ulang. Menurut Environmental Protection Agency USA, kecepatan paling ekonomis berkisar 40 km/jam hingga 100 km/jam. Menjalankan mobil dengan lembut, bukan saja menghemat bensin tapi juga memperpanjang umur mesin, transmisi dan rem.


+ Hati-hati dengan roof rack


Mungkin tidak pernah terpikirkan bahwa menempatkan barang di roof rack akan menyebabkan bensin menjadi lebih boros. Kenyataannya terganggunya aliran udara akibat penempatan barang itu menyebabkan mesin harus bekerja lebih keras dan ini berarti bensin lebih banyak. Bila dilengkapi AC, biasakan untuk menutup semua jendela, karena jendela yang terbuka akan mengganggu aliran udara dan menciptakan hambatan baru.



+ Pakai bahan bakar rekomendasi pabrik


Kalau mobil anda dirancang untuk memakai premium, ya beli premium. Membeli bensin yang lebih mahal tidak memberi keuntungan yang signifikan. Hanya saja, hati-hati dengan premium bertimbal yang masih saja dijual Pertamina. Bensin ini cenderung menghasilkan timbunan kerak di ruang bakar dalam jangka panjang.


+ Rawat teratur


Kebiasaan merawat mobil termasuk ganti oli secara reguler pada akhirnya akan menekan biaya operasional, karena mobil beroperasi dalam kondisi puncak dan jarang rusak. Mesin yang tidak di tune up menyerap bensin 10 � 20% lebih banyak dari yang rajin dirawat. Mesin-mesin modern yang dikontrol komputer memang tidak membutuhkan tune up sesering mesin lama, tapi tetap harus dirawat. Pastikan mobil dirawat sesuai jadwal yang ada pada buku manual. Bertindak sigap ketika mendengar atau merasakan suara, getaran dan bau yang berbeda, akan banyak membantu mengurangi risiko kantong kering.


+ Tidak harus bengkel resmi


Dealer resmi tentu dilengkapi dengan peralatan modern dan berpengalaman memperbaiki mobil produksinya. Tapi bengkel resmi biasanya lebih mahal dari bengkel biasa. Jadi ada baiknya mencari bengkel biasa dengan mekanik berpengalaman dan profesional untuk melakukan perawatan rutin mobil anda. Sedangkan pada kasus-kasus tertentu yang tergolong sulit dan jarang terjadi, lebih baik manfaatkan bengkel resmi. Biasakan menyimpan catatan perawatan mobil setiap kali mobil masuk bengkel. Catatan ini akan sangat berguna kelak bila mobil akan dijual kembali.


+ Periksa ban mobil


Seringkali pengendara lalai memeriksa ban mobil. Padahal ban yang kurang tekanan anginnya membutuhkan energi lebih besar untuk menggulirkannya, selain lebih cepat aus. Cek ban minimal sebulan sekali pada kondisi dingin. Tekanan yang direkomendasikan biasanya tertera di buku manual ataupun di bagian dalam mobil. Kebiasaan ini akan memperpanjang umur ban yang sekarang mahal harganya.


+ Sabuk pengaman bukan hiasan


Manfaatkan sabuk pengaman, karena perangkat ini terbukti memberikan perlindungan optimal ketika terjadi benturan. Risiko cidera bisa dikurangi, demikian pula biaya perawatan rumah sakit