05 January 2010

Mazda RX-7 Baru buat Tandingi Toyota, Nissan, dan Honda

Tampaknya, persaingan para prinsipal mobil dari Jepang di kelas sportcar kian memanas. Setelah Honda meluncurkan HSV 010 GT yang dijuluki sebagai "pembunuh" Nissan GT-R dan Lexus LSF, kini muncul penantang satu lagi, Mazda dengan RX7, senjata terbaru yang akan diperkenalkan akhir 2011.

Situs Insideline.com melaporkan proyek sedan dua tempat duduk model 2012 tersebut tetap progres walau kondisi ekonomi belum pulih dari krisis keuangan global. RX-7 itu hadir sebagai pengganti RX-8 empat tempat duduk sebagai generasi lanjutan yang peluncurannya dibatalkan.

Pembatalan berkaitan dengan pasar RX-8 yang kurang bagus. Sampai kuartal pertama 2009, marketnya anjlok 47,5 persen dibandingkan tahun yang sama. Lemahnya pasar disebabkan penghentian produksi kelanjutan model, termasuk model baru yang bertenaga 300 hp.

Sementara itu, RX-7 diklaim lebih bertenaga dan lebih mahal dari RX-8. Sumber tenaganya menggunakan mesin rotary generasi baru, Renesis 16X. Kapasitasnya lebih besar 300cc dari mesin Wenkel Renesis sebelumnya, dan memiliki tenaga 350 hp dengan torsi 214 ft-lb.

Sebagai informasi, Mazda RX-7 pertama kali diperkenalkan pada 1978 dengan nama Savanna menggunakan mesin rotary 12A. Proses pembuatannya, mulai dari gambar, riset sampai jadi, memakan waktu 7 tahun. Generasi keduanya, dengan proyek yang bernama P747, meluncur pada 1986. Generasi ini tetap pakai mesin roraty, tetapi tenaga yang keluar dari dapur pacu 13B sebesar 150 hp. Trus, tujuh tahun kemudian (1993), generasi ketiga lahir masih mengandalkan mesin 13B, tetapi teknologi lebih canggih dan tenaga 255 hp.

Kalau dilihat berdasarkan rentang waktu, generasi keempat seharusnya sudah muncul sekitar 2001. Ternyata, pada 2004, pabrik mobil terbesar ketiga di Jepang setelah Toyota dan Nissan itu meluncurkan RX-8. Mobil ini tetap menggunakan mesin rotary, tetapi lebih halus dan bertenaga 238 hp. Namun, salah satu majalah otomotif terkemuka, Car and Driver, menyebutkan bahwa tampilan RX-8 ini tak ada bedanya dengan model pertama RX-7.

Berbicara prestasi, RX-7 sempat memenangi salah satu lomba ketahanan paling bergengsi di dunia, Le Mans 24 jam, pada 1991. Saat itu, mobil dikemudikan dua mantan pebalap F1, Johnny Herbert dan Bertrand Gachot, dan satu lagi pebalap bernama Volker Weidler.

28 December 2009

MINI Beachcomber Penakluk Medan Off-road yang Mungil

Prabikan mobil asal Inggris, MINI kembali menyodorkan mobil untuk menaklukkan medan off-road. Meski masih merupkan konsep, namun MINI Beachcomber ini akan dipajang pada acara North American International Auto Show, Januari 2010.

Perihal MINI menciptakan kendaraan untuk lintasan segala medan ini, Beachcomber bukan yang pertama. Mereka pernah punya mobil penggaruk tanah MINI Moke pada 1964 yang bentuknya menyerupai truk, tapi dalam ukuran mini.

Beachcomber ini tercatat sebagai model keempat dalam produk line-up MINI. Produk lainnya yang lebih dulu menetas adalah Clubman dan Convertible. Pihak pabrikan menyebut Beachcomber sebagai MINI Moke abad ke-21.

Untuk mempertegas kalau mobil dengan empat bangku ini buat menjelajah alam, sistem gerak rodanya all-wheel-drive. Trus, desainnya atap tak lazim bagi MINI yang berupa kerangka. Namun pila A dan D sudah diperkuat dan berfungsi sebagai rollover bar (pelindung pengemudi dan penumpang) jika mobil terguling.

Berarti, MINI ini tak bisa dibawa jalan saat hujan. Tetap jalan, karena bahan fiber pada bagian atas bisa ditarik, sekalipun mobil masih melesat dengan sangat cepat. Begitu juga dengan pintu dapat dicopot dan dipasang.

Masuk ke interior, instrumen spidometer dirancang tunggal di belakang kemudi. Lalu, ada speaker yang sangat spesial dan bisa mendengarkan lantunan musik sekalipun sedang beroff-road.

Sayang, tidak dijelaskan mengenai dimensi. Hanya dibeberkan mengenai keempat roda mengenakan pelek ukuran 17 inci, dengan kerangka yang dikrom. Kemudian air intake yang besar, serta tenaga mesin yang mengandalkan turbocharged.

Rencana produksi memang belum ada, namun MINI mengabarkan kalau pada musim gugur 2010 mereka akan memproduksi MINI Crossover.

17 December 2009

Carol Hadiah Christmas dari Mazda

Menyambut Natal 2009 dan Tahun Baru 2010, Mazda Motor Corp. (MMC) meluncurkan Mazda Carol. Kendaraan mikro-mini yang sangat populer di kalangan wanita Jepang. Mulai dipasarkan hari ini, Kamis (17/12/09) di seluruh dealer Mazda Autozam, Mazda, dan Mazda Anfini di Jepang.

Sejak diperkenalkan September 2004 lalu, ini merupakan generasi kedua dengan menampilkan desain baru pada eksterior dan interior. Bahkan tampilannya sangat menarik, konsumsi bahan bakar lebih irit dan harga terjangkau.

Desain ekstrerior yang baru ini sangat atraktif, yang dikelilingi tarikan garis menyatu. Secara keseluruhan tampilannya menyiratkan kasih sayang.

Pada interior, terutama panel instrumen dirancang membulat mengikuti lingkar kemudi. Begitu juga dengan kisi sistem pendingin (AC) simetris sama panel instrumen. Trus, jok dilapisi warna cerah, kombinasi kuning abu-abu dan cokelat, gaya yang impresif.

Semua model Carol baru dikembangkan dengan super-ultra low emission vehicles (SU-LEV), sehingga menghasilkan emisi gas buang lebih rendah 75% dari standar yang diberlakukan di Jepang pada 2005. Tak cuma itu, teknologi continuously variable transmission (CVT) dan transmisi manual 5-speed mampu melebihi standar ekonomis bahan bakar 25% yang diberlakukan pada 2010. Lalu, transmisi matik Carol juga telah melebihi standar ekonomis bahan bakar plus 15% 2010.

Pihak pabrik mengklaim, city car berpenggerak roda depan mampu menempuh 24,5 km dengan satu liter bensin. Dengan sejumlah kelibahan, terutama pada tingkat emisi gas buang yang rendah, Carol bisa masuk program insentif dan mendapat keringan pajak.

08 December 2009

Mitsubishi Menamakan RVR untuk Concept cX

Anda tentu pernah melihat mobil konsep crossover dari Mitsubishi, Concept cX, yang pernah ditampilkan Kompas.com. Pihak prinsipal, Mitsubishi Motors Corporation (MMC), akhirnya memberi nama RVR untuk kendaraan crossover kompak itu. Ini bukan nama baru, melainkan kelanjutan dari model multi purpose vehicle (MPV) yang diproduksi 1991 dan 2002.

Ketika itu, untuk pasar Eropa, Mitsubishi memakai nama Space Runner, sedangkan untuk pasar Amerika bernama Expo LRV dan untuk Asia dan Oceania tetap pakai RVR. Chrysler ketika itu juga menjual produk tersebut dengan nama Playmouth Colt Vista.

Banyak perubahan pada mobil konsep ini sejak 2 tahun lalu diperkenalkan dengan nama Concept cX. Perubahan mencolok tampak pada bagian grille dan desain rongga udara yang tidak kotak dan besar, tetapi sudah dibagi menjadi dua. Begitu juga dengan fender, yang kini diperkecil.

Bagian belakang juga mendapat sentuhan. Tampilannya tidak lagi kotak, tetapi agak melengkung seperti Honda CR-V atau Chevrolet Captiva.

Pada ruang mesin, crossover kompak ini "menggendong" mesin berkapasitas 1.8L MIVEC berbahan bakar bensin. Kendaraan ini memiliki panjang 4,3 meter dengan aerodinamis yang tinggi. Keiritan bahan bakar didapat dari bodi yang ringan.

Di Jepang sendiri, RVR akan diperkenalkan saat musim semi, sedangkan perkenalan secara global dilaksanakan di Amerika Utara, Eropa, dan region Asia, termasuk China. Ada pula rencana uji coba yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.